- Kebakaran hutan melanda Blok Penggol Gunung Bromo sejak Kamis sore dan belum padam hingga Jumat.
- Petugas gabungan mengerahkan pemadaman manual dan helikopter, namun terkendala medan curam serta angin kencang.
- Dampak kebakaran menyebabkan Balai Besar TNBTS menutup sebagian akses wisata Gunung Bromo sejak Kamis.
Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, belum berhasil dipadamkan hingga Jumat (11/9). Api bahkan dilaporkan semakin meluas ke arah lembah Watangan atau yang dikenal sebagai Bukit Teletubies.
Kebakaran terjadi di Blok Penggol, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, sejak Kamis (10/9) sore. Petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api di tengah medan yang curam dan angin kencang.
"Kebakaran terjadi di Blok Penggol, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura sejak Kamis (10/9) sore hingga hari ini belum berhasil dipadamkan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo Oemar Sjarif di Probolinggo, seperti dikutip SUARA.COM dari Antara, Jumat (11/9/2026).
Petugas dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), BPBD, TNI-Polri, dan relawan dikerahkan untuk melakukan pemadaman secara manual. Namun, kondisi medan menjadi salah satu kendala utama.
"Petugas gabungan mengalami kendala, karena area yang terbakar berada di tebing yang curam, sehingga tidak bisa dijangkau dan angin yang cukup kencang menyebabkan titik api lebih cepat menjalar ke area lain," tuturnya.
Untuk mencegah api semakin meluas, petugas membuat sekat bakar di area yang belum terbakar.
"Petugas lakukan penyekatan, namun angin cukup kencang memudahkan titik api menjalar ke ilalang kering dan penyekatan dilakukan agar api tidak menjalar ke tempat yang lain," katanya.
Pemadaman juga dilakukan menggunakan helikopter water bombing milik BPBD Jawa Timur. Namun, upaya tersebut terkadang terkendala kabut yang turun di kawasan TNBTS.
"Kami berharap mudah-mudahan cuaca cerah dan pemadaman bisa dioptimalkan, baik secara manual saat medan bisa dilalui petugas maupun dengan helikopter water bombing ketika medan tidak.bisa dijangkau," ujarnya.
Informasi di lapangan menyebutkan karhutla di kawasan Bukit Penggol semakin meluas hingga menjalar ke arah lembah Watangan atau Bukit Teletubies. Kondisi tersebut membuat petugas bekerja ekstra untuk mencegah api semakin meluas.
Dampak kebakaran juga mulai menyentuh aktivitas wisata di kawasan Bromo. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup sebagian akses wisata Gunung Bromo dari pintu masuk Jemplang, Malang, sejak Kamis (10/9) akibat karhutla.
Penutupan akses tersebut dilakukan di tengah upaya petugas mengendalikan kebakaran yang masih berlangsung di kawasan taman nasional.