Masuk Musim Hujan, BMKG Minta Warga Aceh Waspada Banjir

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 09 April 2022 | 05:22 WIB
Masuk Musim Hujan, BMKG Minta Warga Aceh Waspada Banjir
Banjir akibat intensitas hujan tinggi menggenangi jalan di Gampong (desa) Doy, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Jumat (8/5/2020). (ANTARA/Khalis)

Suara.com - Provinsi Aceh telah masuk ke musim hujan ekuatorial. Masyarakat setempat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan potensi banjir.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Zakaria Ahmad di Aceh Besar mengatakan pada musim ini, hujan terjadi ketika matahari berada di garis ekuator, dan Aceh akan terdampak karena provinsi ini di kelilingi Samudera Hindia dan Selat Malaka.

"Dari segi musim, kita ini sudah memasuki musim hujan ekuatorial. Dimana hujannya ketika matahari berada di garis khatulistiwa," kata Zakaria, Jumat (8/4/2022).

Zakaria menuturkan, saat berada di garis ekuator, matahari memanaskan permukaan laut baik di Samudera Hindia maupun Selat Malaka. Kemudian membuat penambahan uap air hingga akhirnya membentuk awan-awan hujan di wilayah Aceh.

Pada musim ini, kata dia, hujan tidak se-ekstrem pada November atau Desember. Biasanya curah hujan musim ini terjadi antara sore hingga malam hari. Juga, tidak semua kabupaten/kota terdampak terhadap musim hujan ekuatorial.

"Kita perkirakan musim hujan ini sampai dengan awal Mei atau akhir April 2022. Walaupun tidak se-ekstrem di musim hujan pada musim hujan November-Desember, namun untuk potensi banjir juga masih ada," kata Zakaria.

Zakaria menambahkan daerah yang berpengaruh terhadap hujan ekuatorial atau pengaruh matahari yang berada di garis khatulistiwa itu seperti wilayah pegunungan Aceh Besar, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Bener Meriah dan Gayo Lues.

Sedangkan wilayah barat selatan Aceh seperti Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Subulussalam, merupakan daerah yang tidak mengenal musim atau non-zoom, maka setiap hari ada potensi hujan.

"Di musim hujan ekuatorial ini potensi banjir masih tetap ada, harus diwaspadai, terutama daerah Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, ini perlu diwaspadai," katanya. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat Sabtu 9 April 2022

Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat Sabtu 9 April 2022

Sulsel | Sabtu, 09 April 2022 | 05:15 WIB

BMKG: Waspada Gelombang 2,5 Meter di Selat Makassar Bagian Selatan

BMKG: Waspada Gelombang 2,5 Meter di Selat Makassar Bagian Selatan

Sulsel | Sabtu, 09 April 2022 | 05:05 WIB

Sepekan Terakhir, Sumbar Diguncang 36 Kali Gempa Bumi

Sepekan Terakhir, Sumbar Diguncang 36 Kali Gempa Bumi

Sumbar | Jum'at, 08 April 2022 | 14:11 WIB

Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan dan Sekitarnya Hari Ini, Jumat 8 April 2022

Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan dan Sekitarnya Hari Ini, Jumat 8 April 2022

Sulsel | Jum'at, 08 April 2022 | 09:06 WIB

Terkini

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektare Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 20:28 WIB

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:24 WIB

×