Sweeping Pelajar hingga Dicap Perusuh, Stigmatisasi Anarko Masih jadi Alat Polisi Halangi Pengunjuk Rasa

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 12 April 2022 | 17:30 WIB
Sweeping Pelajar hingga Dicap Perusuh, Stigmatisasi Anarko Masih jadi Alat Polisi Halangi Pengunjuk Rasa
Polisi berpakaian preman sweeping pelajar jelang demo mahasiswa di DPR RI. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Stigmatisasi atau pelabelan Anarko masih menjadi alat kepolisian untuk menghalang-halangi aksi unjuk rasa. Hal itu  diungkap oleh Juru Bicara Blok Politik Pelajar (BPP), Delpedro Marhaen. 

Menurutnya hal itu dibuktikan dengan aksi unjuk rasa yang mereka gelar di DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (11/4/2022) kemarin. Kepolisian masih menghalangi peserta aksi untuk merapat, khususnya mereka yang berstatus pelajar. 

"Betul (stigmatisasi anarko), masih sama, masih terulang, seperti beberapa tahun yang lalu, dan juga beberapa aksi sebelumnya, juga dicap kelompok anarko, kelompok perusuh, diberikan stigma bahwa pelajar hanya ikut-ikutan, pelajar dicap sebagai perusuh yang boleh unjuk rasa itu hanya mahasiswa saja," kata Pedro saat dihubungi Suara.com, Selasa (12/4/2022).

Dari laporannya yang diterimanya, setidaknya tiga pelajar jaringan BPP ditangkap polisi. Mereka digiring ke Polsek Palmerah karena dicurigai sebagai anarko atau perusuh. 

"Mereka kena sweeping dicap, dianggap sebagai anarko," ungkapnya.

Namun mereka akhirnya dibebaskan kembali, karena tidak ditemukan bukti terafiliasi dengan kelompok anarko. 

"Tidak ada barang bukti satupun dari teman-teman pelajar yang menunjukkan bahwa dia terafiliasi dengan kelompok anarko," kata  Pedro.

Seperti diketahui, pada aksi unjuk rasa yang berlangsung kemarin kepolisian menangkap puluhan orang. Di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, mereka yang tertangkap langsung digeledah polisi.

Mereka diminta untuk melepas baju, bahkan barang-barang pribadi mereka seperti dompet dan telepon genggam diperiksa satu per satu oleh polisi. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guntur Romli Ungkap Pengakuan Ade Armando: Saya Dukung Aspirasi Mahasiswa, yang Ngeroyok Penyusup

Guntur Romli Ungkap Pengakuan Ade Armando: Saya Dukung Aspirasi Mahasiswa, yang Ngeroyok Penyusup

Jogja | Selasa, 12 April 2022 | 15:42 WIB

63 Orang di Kota Makassar Masih Ditahan Polisi, Pasca Bentrok Polisi dan Pengunjuk Rasa

63 Orang di Kota Makassar Masih Ditahan Polisi, Pasca Bentrok Polisi dan Pengunjuk Rasa

Sulsel | Selasa, 12 April 2022 | 15:38 WIB

Kemal Palevi Sentil Mahasiswi Pembawa Poster Nyeleneh Saat Demo: Malu-maluin

Kemal Palevi Sentil Mahasiswi Pembawa Poster Nyeleneh Saat Demo: Malu-maluin

Entertainment | Selasa, 12 April 2022 | 15:16 WIB

Soroti Kasus Pengeroyokan Ade Armando, SETARA Sebut Tuntutan Aksi 11 April Harus Tetap Didengar DPR dan Pemerintah

Soroti Kasus Pengeroyokan Ade Armando, SETARA Sebut Tuntutan Aksi 11 April Harus Tetap Didengar DPR dan Pemerintah

News | Selasa, 12 April 2022 | 14:20 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×