Luhut Ngaku Nggak Pernah Usul Soal Jokowi 3 Periode: Siapa yang Bilang Begitu?

Rabu, 13 April 2022 | 09:41 WIB
Luhut Ngaku Nggak Pernah Usul Soal Jokowi 3 Periode: Siapa yang Bilang Begitu?
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) dalam kunjungannya di lokasi rencana pembangunan pengolahan RDF di Desa Padangsambian Kaja, Kota Denpasar, Bali, Jumat (25/2/2022). [Foto : ANTARA/Ayu Khania Pranisitha]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan mengenai isu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga periode.

Luhut menyampaikan bahwa dirinya tak pernah membicarakan soal presiden Jokowi tiga periode.

Hal tersebut ia ungkapkan saat menemui BEM UI yang melakukan aksi unjuk rasa di Balai Sidang UI.

BEM UI menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka menolak wacana perpanjangan masa jabatan Presiden. Selain itu, BEM UI juga menolak penundaan pemilu 2024.

Kemudian, saat bertemu dengan BEM UI Luhut menjelaskan bahwa dirinya tak pernah usul soal jabatan presiden tiga periode.

"Siapa bilang saya meminta supaya presiden tiga periode. Saya tanya siapa?" kata Luhut, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Rabu (13/4/2022).

Lebih lanjut, Luhut mengaku dirinya tak pernah usul soal perpanjangan jabatan presiden.

Dirinya berpesan kepada mahasiswa agar menyaring informasi dengan baik.

"Kalau kau baca dari media, ya dengar dari saya dong, saya enggak pernah bilang begitu. Dengerin ya, dengar jangan marah-marah. Saya tidak pernah mengatakan jabatan presiden tiga periode, enggak perah," tandasnya.

Baca Juga: Massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia DIY Turun ke Simpang Tiga UIN, Tolak Penundaan Pemilu 2024

Luhut mengaku dirinya hanya menyampaikan aspirasi dari masyarakat terkait penundaan pemilu 2024.

"Yang pernah saya katakan banyak di bawah itu minta Pemilu ditunda. Apa salah? Kamu (mahasiswa) ngomong gini salah, enggak kan?" tanyanya.

Diketahui, Luhut sengaja menemui massa aksi BEM UI di Balai Sidang UI, Depok, Selasa (12/4/2022).

Luhut tak ingin menunjukkan big data yang ia klaim berisi 110 juta orang di media sosial memberikan dukungan penundaan Pemilu 2024. Dirinya secara tegas menolak untuk membuka data tersebut.

"Kamu tidak berhak juga menuntut saya. Saya punya hak untuk bilang enggak," kata Luhut.

Sebagaimana diketahui, Luhut sempat menyinggung adanya Big Data berkaitan dengan Pemilihan Umum 2024.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI