Indeks Keselamatan Jurnalis 2025 Soroti Impunitas, Swasensor, dan Pola Ancaman Baru

Vania Rossa

Selasa, 10 Februari 2026 | 14:03 WIB
Indeks Keselamatan Jurnalis 2025 Soroti Impunitas, Swasensor, dan Pola Ancaman Baru
Acara Diseminasi Indeks Keselamatan Jurnalis 2025, Erasmus Huis Library, Jakarta, Senin (9/2/2026). (Suara.com/Dinda Pramesti)
baca 10 detik
  • Peluncuran IKJ 2025 pada 9 Februari 2026 menyoroti penurunan keselamatan jurnalis serta isu impunitas aktor negara.
  • Swasensor menjadi ancaman laten karena tekanan tidak langsung, meski pemerintah menampik adanya intervensi isi berita.
  • Usulan penandaan digital pada liputan memicu perdebatan karena berpotensi meningkatkan risiko pengawasan jurnalis.

Suara.com - Peluncuran Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 pada Senin (9/2/2026) tidak hanya menyoroti penurunan angka keselamatan jurnalis, tetapi juga memicu perdebatan tajam mengenai impunitas aktor negara, meningkatnya praktik swasensor, serta perubahan pola ancaman terhadap kerja jurnalistik di Indonesia.

Sorotan terhadap Peran Negara dan Impunitas

Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) sekaligus pengurus AJI, Erick Tanjung, mempertanyakan kenaikan skor pada pilar peran negara dan regulasi di tengah tingginya kasus kekerasan terhadap jurnalis.

Sepanjang 2025, AJI mencatat sedikitnya 91 kasus serangan terhadap jurnalis dan media, sebagian di antaranya diduga melibatkan aparat. Ia menyoroti kasus kekerasan terhadap wartawan di Karo serta pembakaran kantor media Jubi di Papua yang dinilai belum sepenuhnya dituntaskan.

“Sepanjang 2025 itu ada 91 kasus semuanya… Nah ini yang jadi pertanyaan saya sebetulnya, kok bisa jadi naik ya?” ucapnya, dikutip Selasa (10/2/2026).

Menanggapi hal tersebut, Project Officer Jurnalisme Aman Yayasan Tifa, Arie Mega, menjelaskan bahwa kenaikan skor tidak mencerminkan perbaikan nyata di lapangan, melainkan perubahan persepsi responden terhadap aparat penegak hukum (APH).

“Kenaikan ini lebih mencerminkan perubahan persepsi responden terhadap peran APH, bukan menunjukkan adanya perbaikan yang nyata di lapangan,” katanya.

Ia menekankan bahwa kenaikan tipis skor justru menunjukkan stagnasi, bukan kemajuan signifikan dalam perlindungan jurnalis.

Swasensor Jadi Ancaman Laten

baca juga

Selain kekerasan fisik, diskusi juga menyoroti swasensor sebagai ancaman laten terhadap kebebasan pers.

Editor Project Multatuli, Firia, menyebut banyak jurnalis memilih menahan diri menulis isu sensitif karena tekanan langsung maupun tidak langsung, termasuk ancaman terhadap keberlangsungan bisnis media.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Humas Kementerian Sekretariat Negara RI, Eddy Cahyono Sugiarto, menegaskan pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap isi pemberitaan.

“Kami pun tidak pernah melakukan hal itu… selebihnya mengenai isi dan segala macam itu tentunya kewenangan redaksi, kantor di mana wartawan itu bertugas,” jawabnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum AMSI, Suwarjono, menilai dinamika swasensor tidak bisa dilepaskan dari struktur kepemilikan media dan relasi bisnis yang memengaruhi kebijakan redaksi, terutama di media besar berbasis Jakarta.

“Kalau media di Jakarta itu kan strukturnya jelas, owner-nya siapa… hubungan manajemen dengan pemasang iklan misalnya, ada kepentingan itu,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indeks Keselamatan Jurnalis 2025: Swasensor dan Narasumber yang Diam Jadi Tantangan Baru

Indeks Keselamatan Jurnalis 2025: Swasensor dan Narasumber yang Diam Jadi Tantangan Baru

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 12:07 WIB

Green Media Network Dideklarasikan, Pers Bersatu untuk Isu Lingkungan

Green Media Network Dideklarasikan, Pers Bersatu untuk Isu Lingkungan

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 08:04 WIB

HPN 2026, Polda Metro Jaya Soroti Bahaya Framing Medsos

HPN 2026, Polda Metro Jaya Soroti Bahaya Framing Medsos

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×