Kronologi Maling Apes di Matraman, Tinggalkan Sepeda Motor Demi Helm Curian Setelah Diteriaki Maling

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 14 April 2022 | 14:22 WIB
Kronologi Maling Apes di Matraman, Tinggalkan Sepeda Motor Demi Helm Curian Setelah Diteriaki Maling
Ilustrasi maleing helm terekam CCTV. (IST/tangkap layar)

Suara.com - Maling helm di Matraman, Jakarta Timur, harus meninggalkan sepeda motornya saat aksinya kepergok warga. Saat mau melarikan diri maling tersebut terhalangoleh portal.

Hal itu diungkapkan oleh Yuli, warga di lokasi kejadian di RT Jalan Kelapa Tinggi RT 007/RW 09 Utan Kayu Selatan Matraman, Jakarta Timur.

"Portalkan ditutup. Ada portal jadi mereka enggak bisa kabur, motor enggak bisa lewat," kata Yuli saat ditemui Suara.com, Kamis (14/2/2022).

Jelasnya pelaku yang berjumlah tiga orang datang dari gang berbeda. Tanpa menyadari portal yang berada di jalan Kelapa Tinggi ditutup.

Saat mengambil helm milik warga di sepeda motor yang terparkir, ketiga pelaku yang berboncengan tidak menyadari pemilik mengetahuinya dari teras lantai dua.

"Jadi mereka diteriaki dari atas, karena panik, portal ditutup, mereka enggak bisa kabur. Mau enggak mau sepeda motornya harus ditinggalin," ujar Yuli.

Yuli menuturkan, ketiga pelaku kabur terbirit-birit, diduga takut terkena amukan massa. Tidak ada dari mereka yang berhasil ditangkap.

Sementara sepeda motor milik ketiganya diserahkan warga ke Polsek Matraman.

"Kalau sepeda motornya, warga langsung hubungi polisi," ujar Yuli.

Seperti pemberitaan sebelumnya, video kedua pelaku viral di Instagram setelah diunggah akun @kabarjaktim. Disebutkan peristiwa itu terjadi pada Rabu (13/4/2022) sekitar pukul 02.29 WIB.

"Apes, maling helm kepergok warga, motornya ditinggal," tulis @kabarjaktim seperti dikutip Suara.com.

Berdasarkan video yang diunggah, awalnya ketiga maling tersebut datang mengendarai sepeda di sebuah gang.

Kemudian mereka menghampiri sepeda motor yang terparkir dengan helm yang tergantung.

Mereka lantas mengambil helm, lalu berusaha kabur. Tak berselang lama seorang warga memergokinya.

Dituliskan meski berhasil mengambil helm, namun mereka meninggalkan sepeda motor jenis Honda Beat bernomor polisi B 3129 PES yang dikendarainya.

"Maling tersebut berhasil mengambil helm, tetapi apes maling tersebut harus tertinggal sepeda motornya karna panik saat warga memergoki aksinya," tulis @kabarjaktim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Bikin Jera Suami Sering Pulang Telat ke Rumah, Blokade dan Tutup Portal Jalan Perumahan

Cara Bikin Jera Suami Sering Pulang Telat ke Rumah, Blokade dan Tutup Portal Jalan Perumahan

Otomotif | Kamis, 14 April 2022 | 11:06 WIB

Viral! Maling Apes Tak Setimpal Dengan Pendapatan, Berhasil Curi Helm Tapi Motor Ketinggalan Karena Ketahuan

Viral! Maling Apes Tak Setimpal Dengan Pendapatan, Berhasil Curi Helm Tapi Motor Ketinggalan Karena Ketahuan

News | Kamis, 14 April 2022 | 09:30 WIB

Aksi Pencurian Motor di Minimarket Terekam CCTV, Korbannya Ternyata Istri Anggota Brimob

Aksi Pencurian Motor di Minimarket Terekam CCTV, Korbannya Ternyata Istri Anggota Brimob

Jatim | Jum'at, 08 April 2022 | 16:15 WIB

Gegara Suami Pulang Telat, Istri Nekat Kunci Portal Perumahan, Warganet Ngakak: Bininya Gangster

Gegara Suami Pulang Telat, Istri Nekat Kunci Portal Perumahan, Warganet Ngakak: Bininya Gangster

Hits | Kamis, 07 April 2022 | 11:10 WIB

Terkini

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB