Massa Buruh-Mahasiwa Menuju DPR Disekat Aparat, Nining Elitos: Jangan Khawatir, Ini Aksi Damai Menuntut Nasib Rakyat!

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 21 April 2022 | 15:22 WIB
Massa Buruh-Mahasiwa Menuju DPR Disekat Aparat, Nining Elitos: Jangan Khawatir, Ini Aksi Damai Menuntut Nasib Rakyat!
Massa buruh saat berkumpul untuk longmarch ke gedung DPR RI terkait aksi 21 April hari ini. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sejumlah pendemo dari mahasiswa hingga buruh yang akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (21/4/2022) terkendala lantaran disebut dijegat oleh aparat keamanan yang melakukan filterisasi.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum KASBI, Nining Elitos yang merupakan bagian dari massa Gerakan Buruh Bersama Rakyat atau GEBRAK yang sudah lebih dulu datang di lokasi. 

"Betul ada beberapa kawan-kawan kita mahasiswa masih tersendat di perjalanan karena ada penyekatan tapi tadi juga kawan-kawan buruh selain dari KASBI juga tersekat untuk masuk ke sini," kata Nining ditemui di lokasi. 

Nining menjelaskan, aksi dilakukan dari berbagai sektor elemen masyarakat yang memang memprotes sejumlah kebijakan pemerintah utamanya harga-harga kebutuhan pokok hingga minta penghentian pembahasan Revisi Undang-Undang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (P3) untuk mengakomodir perbaikan UU Cipta Kerja. 

Ketua Umum KASBI, Nining Elitos saat Aksi 21 April di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)
Ketua Umum KASBI, Nining Elitos saat Aksi 21 April di depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Bagaskara)

"Ada buruh ada petani ada mahasiswa, ada pelajar, ada perempuan. Artinya aksi ini dilakukan dari berbagai macam sektor tidak hanya kaum buruh tapi gerakan buruh bersama rakyat," tuturnya. 

Lebih lanjut, Nining mengatakan, meski ada sejumlah bagian dari massa tersekat, tak menyurutkan semangat massa melakukan aksi. 

"Tidak usah khawatir, aksi ini adalah aksi damai di mana aksi ini adalah menuntut persoalan dan nasib rakyat," tandasnya. 

Untuk diketahui, tuntutan massa yang akan berunjuk rasa pada umumnya menolak perpanjangan masa jabatan presiden, kemudian menuntut agar pembahasan Revisi UU PPP untuk mengakomodir perbaikan UU Omnibus Law Ciota Kerja dihentikan, mendesak harga-harga kebutuhan pokok diturunkan, hingga menolak PPN 11 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa hingga Buruh Geruduk DPR Hari Ini, Fadli Zon: Bagus-Bagus Saja, Biarkan Mereka Bersuara, Jangan Disusupi

Mahasiswa hingga Buruh Geruduk DPR Hari Ini, Fadli Zon: Bagus-Bagus Saja, Biarkan Mereka Bersuara, Jangan Disusupi

News | Kamis, 21 April 2022 | 15:10 WIB

Pria Diduga Provokator Aksi 21 April Teriak-teriak saat Dipiting Polisi: Woi Gue Dipukul!

Pria Diduga Provokator Aksi 21 April Teriak-teriak saat Dipiting Polisi: Woi Gue Dipukul!

Jakarta | Kamis, 21 April 2022 | 15:00 WIB

Geruduk Gedung DPR RI, Massa Mahasiswa: Mama Izinkan Aku Protes Negara Ini!

Geruduk Gedung DPR RI, Massa Mahasiswa: Mama Izinkan Aku Protes Negara Ini!

News | Kamis, 21 April 2022 | 14:56 WIB

Khawatir Dijebol Mahasiswa dan Buruh yang Hari Ini Berdemo, Gedung DPR Dilindungi Barier Raksasa hingga Kawat Berduri

Khawatir Dijebol Mahasiswa dan Buruh yang Hari Ini Berdemo, Gedung DPR Dilindungi Barier Raksasa hingga Kawat Berduri

News | Kamis, 21 April 2022 | 12:08 WIB

Terkini

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB