Buruh dan Mahasiswa Keluhkan Langsung Tolak Omnibus Law dan Revisi UU PPP, Pimpinan DPR: Terlambat

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Kamis, 21 April 2022 | 18:31 WIB
Buruh dan Mahasiswa Keluhkan Langsung Tolak Omnibus Law dan Revisi UU PPP, Pimpinan DPR: Terlambat
Sejumlah perwakilan pengunjuk rasa dari GEBRAK dan AMI ditemui pimpinan DPR pada Kamis (21/4/2022). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Setelah beberapa jam menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR, sejumlah kalangan dari elemen buruh serta mahasiswa yang diwakilkan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) dan Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) akhirnya melakukan audensi dengan pimpinan DPR.

Audensi itu dilakukan perwakilan massa dengan dua Wakil Ketua DPR, yakni Sufmi Dasco Ahmad dan Rahmat Gobel di Nusantara III DPR.

Ketua Umum KASBI Nining Elitos mengatakan, ada sejumlah aspirasi yang telah disampaikan langsung oleh gerakan buruh bersama alianssi mahasiswa kepada pimpinan DPR.

"Pertama memang kami menyampaikan ada beberapa hal tentang revisi UU PPP, kedua tentang Omnibus Law, ketiga tentang penolakan kenaikan BBM, sembako, migor, LPG, dan PPN. Di mana dengan berbagai macam kenaikkan ini berimbas, berimplikasi dengan kebutuhan masyarakat," kata Nining usai audensi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (21/4/2022).

Nining mengatakan, akibat dari kenaikkan berbagai komoditas itu tentunya membuat daya beli masyarakat, termasuk kalangan buruh semakin melemah.

"Kenapa? Dua tahun terakhir pascapandemi upah buruh tidak terjadi kenaikkan tetapi dalam hal ini dengan berbagai macam kenaikkan tadi saya sampaikan justru berimplikasi semakin lemahnya daya beli masyarakat," kata Nining.

"Sehingga kami sampaikan agar pimpinan DPR, termasuk yang ada di wakil-wakil rakyat di DPR, harus jadi perhatian serius karena penderitaan rakyat," katanya.

Sementara itu terkait tuntutan Omnibus Law, Nining menyampaikan pimpinan DPR telah merespons tuntutan. Ia mengatakan, sikap pimpinan DPR menjanjikan adanya partisipasi publik dalam melahirkan setiap kebijakan.

"Dan kami berharap baik DPR maupun pemerintah dalam melahirkan bermacam regulasi seharusnya memang melibatkan partisipasi publik sehingga ketika regulasi ini sudah ketuk palu tidak menjadi polemik. Problemnya hari ini adalah regulasi seringkali tidak melibatkan partisipasi publik yang dilakukan oleh pemerintah atau regulasi yang dilahirkan adalah hanya sosialisasi berbeda sosialisasi dengan partisipasi publik," tuturnya.

baca juga

Sementara itu, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa pihaknya selaku pimpinan DPR telah menerima aspirasi tersebut.

"Ya jadi tadi, kawan-kawan dari Gebrak dan AMI itu menyampaikan beberapa poin aspirasi yang disampaikan kepada DPR. Kami selaku pimpinan berdua dengan Pak Rahmat Gobel barusan menerima aspirasi tersebut," ujar Dasco.

"Dan kami ada beberapa hal yang kami diskusikan dengan kawan-kawan untuk kemudian masukan kami di DPR untuk nanti kita share ke teman-teman dan juga tentunya, kepada pemerintah," sambung Dasco.

Sedangkan terkait tuntutan akan revisi UU PPP, Dasco menilao aspirasi yang disampaikan agak terlambat.

"Ini teman-teman agak terlambat menyampaikan aspirasinya. RUU PPP itu sudah selesai. Kalau paripurna kan cuma pembacaan, sudah diputuskan dalam raker dengan pemerintah. Namun kami dari diskusi tadi, ini kan soal Omnibus Law, kita membuka ruang kepada kawan-kawan untuk selalu berkomunikasi karena kita juga belum tahu omnibus akan diapakan di DPR," tutur Dasco.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bubarkan Diri dari Gedung DPR, Massa Aksi GEBRAK Bakal Demo Lagi 21 Mei Bertepatan Momentum Reformasi

Bubarkan Diri dari Gedung DPR, Massa Aksi GEBRAK Bakal Demo Lagi 21 Mei Bertepatan Momentum Reformasi

News | Kamis, 21 April 2022 | 18:20 WIB

Sebut Rezim Jokowi Gagal Sejahterakan Rakyat, GEBRAK Ultimatum DPR: Jangan Salahkan Rakyat Tumpah Ruah ke Jalan Tol!

Sebut Rezim Jokowi Gagal Sejahterakan Rakyat, GEBRAK Ultimatum DPR: Jangan Salahkan Rakyat Tumpah Ruah ke Jalan Tol!

News | Kamis, 21 April 2022 | 18:16 WIB

Anti Penyusup, Massa Demo Mahasiswa 21 April di Patung Kuda Membubarkan Diri

Anti Penyusup, Massa Demo Mahasiswa 21 April di Patung Kuda Membubarkan Diri

News | Kamis, 21 April 2022 | 18:01 WIB

Terkini

Drama Perkara Busi: Jangan Suruh Orang Beli Suku Cadang Tanpa Catatan Spesifik!

Drama Perkara Busi: Jangan Suruh Orang Beli Suku Cadang Tanpa Catatan Spesifik!

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:21 WIB

Bukan Kasus Kekerasan Seksual, Polisi Tegaskan Betrand Peto Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan

Bukan Kasus Kekerasan Seksual, Polisi Tegaskan Betrand Peto Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:20 WIB

12 Pilihan Pompa Air Panasonic untuk Berbagai Kebutuhan, Mulai Rp900 Ribuan

12 Pilihan Pompa Air Panasonic untuk Berbagai Kebutuhan, Mulai Rp900 Ribuan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:20 WIB

Langgar Keimigrasian, Wanita asal Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru

Langgar Keimigrasian, Wanita asal Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru

Riau | Senin, 21 September 2026 | 18:19 WIB

Bisingnya Knalpot RX King: Mempertanyakan Ulang 'Hak Atas Kota' Warga Jogja

Bisingnya Knalpot RX King: Mempertanyakan Ulang 'Hak Atas Kota' Warga Jogja

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 18:18 WIB

Bagaimana Cara Edit Background Foto Jadi Keren Tanpa Aplikasi? Ini 4 Trik Praktisnya

Bagaimana Cara Edit Background Foto Jadi Keren Tanpa Aplikasi? Ini 4 Trik Praktisnya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 18:15 WIB

Hari Keadilan Ekologis, WALHI Bawa Suara Warga Terdampak ke DPR

Hari Keadilan Ekologis, WALHI Bawa Suara Warga Terdampak ke DPR

Foto | Senin, 21 September 2026 | 18:15 WIB

Fadh A Rafiq dan Arif Sugiyanto Bungkam Ditanya Soal Dugaan Uang ke Nusron Wahid

Fadh A Rafiq dan Arif Sugiyanto Bungkam Ditanya Soal Dugaan Uang ke Nusron Wahid

News | Senin, 21 September 2026 | 18:11 WIB

Kementerian Kehutanan Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla

Kementerian Kehutanan Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:10 WIB

4 Rekomendasi Sunscreen Gel Lokal di Bawah Rp40 Ribu, Cek Klaimnya

4 Rekomendasi Sunscreen Gel Lokal di Bawah Rp40 Ribu, Cek Klaimnya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 18:08 WIB

×