Mahasiswa Demonstran 21 April Kena Pukul hingga Sulit Mendengar, Polda Metro Jaya: Enggak Ada Pemukulan

Jum'at, 22 April 2022 | 14:48 WIB
Mahasiswa Demonstran 21 April Kena Pukul hingga Sulit Mendengar, Polda Metro Jaya: Enggak Ada Pemukulan
Seorang peserta aksi dari Blok Politik Pelajar ditangkap saat demo di Kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Kamis (21/4/2022). [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Polisi membantah melakukan pemukulan terhadap mahasiswa sekaligus anggota Blok Politik Pelajar (BPP) berinisial SH yang ditangkap saat aksi 21 April di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis, kemarin. Polisi mengklaim secara umum aksi demonstrasi berjalan lancar.

"Enggak ada (pemukulan). Secara umum berjalan baik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Jumat (22/4/2022).

Zulpan lantas berdalih, pihaknya menangkap sejumlah pihak sebagai upaya agar tidak terjadi kerusuhan. Sebab orang-orang yang ditangkap diklaim melakukan upaya provokatif. 

"Ini kan tidak termasuk kelompok yang mengajukan atau memberitahukan kegiatan ujuk rasa. Tidak masuk dalam kelompok elemen mahasiswa dan buruh. Itu yang kami amankan," katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. (Suara.com/M Yasir)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. (Suara.com/M Yasir)

Menurut Zulpan, kekinian pemuda berinisial SH tersebut masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Pusat. 

"Masih dilakukan pemeriksaan, kan batasan penyidik itu 1x24 jam untuk menentukan statusnya. Nanti kita lihat lah," tuturnya. 

Dipukul dan Diancam

Juru bicara BPP, Delpedro Marhaen sebelumnya mengungkap SH mengalami gangguan pendengaran. Luka tersebut diduga akibat dipukul oleh seorang anggota Brimob. 

"Ketika di perjalanan, ada satu anggota Brimob yang memukul SH di bagian telinga. Pukulan itu membuat SH mengalami kesulitan dalam mendengar," kata Pedro kepada Suara.com, Jumat (22/4/2022). 

Baca Juga: Masih Ditahan Polres Jakpus, Mahasiswa Demonstran 21 April Ternyata Diancam Dibunuh saat Dipiting Polisi

Namun sebelum itu, lanjut Pedro, SH pun sudah mengalami tindak kekerasan. Tindakan tersebut terjadi saat yang bersangkutan hendak digelandang aparat kepolisian ke mobil tahanan.

SH, mahasiswa saat ditangkap aparat kepolisian lantaran diduga menjadi provokator aksi 21 April yang digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)
SH, mahasiswa saat ditangkap aparat kepolisian lantaran diduga menjadi provokator aksi 21 April yang digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)

"Kekerasan yang dialami oleh SH pertama ketika dipiting dan dipukul di bagian dahi kemudian dibawa masuk ke mobil," ungkap Pedro. 

Selain mengalami tindakan kekerasan, SH bahkan disebut turut mendapat ancaman pembunuhan. 

"Ia disebut anak lahir dari kotoran, lalu dipukul dan diancam akan dibunuh," pungkas Pedro. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI