Sebut Gerakan NII Belum Mati, Moeldoko Minta Semua Pihak Hati-hati

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 22 April 2022 | 22:02 WIB
Sebut Gerakan NII Belum Mati, Moeldoko Minta Semua Pihak Hati-hati
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut keberadaan Negara Islam Indonesia (NII) masih ada. [ANTARA/HO-Kantor Staf Presiden]

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut keberadaan Negara Islam Indonesia (NII) masih berlangsung hingga saat ini. Menurutnya, NII terus aktif demi mewujudkan tujuannya yakni mengubah ideologi Indonesia menjadi negara Islam.

NII merupakan sebuah gerakan ideologis yang lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat pada 1947 di bawah kepemimpinan Kartosoewirjo. NII terus berkembang dan jaringannya meluas hingga ke luar Jawa.

"Ternyata NII ini tidak mati dalam melanjutkan garis perjuangannya. Selalu tumbuh hidup untuk memertahankan tujuan ideologisnya yaitu menuju negara Islam Indonesia," kata Moeldoko dalam sebuah rekaman video, Jumat (22/4/2022).

Moeldoko menerangkan kalau NII juga berada di belakang pada hampir seluruh gerakan-gerakan terorisme. Salah satunya ialah peristiwa bom Bali 2000, bom di Kedutaan Besar Amerika hingga bom buku pada 2011.

"Ternyata di balik itu semua ada latar belakang NII," ucapnya.

Mantan Panglima TNI tersebut kemudian mengatakan kalau gerakan NII masih berlanjut hingga saat ini. Menyikapi hal itu, Moeldoko menilai perlu adanya pengamatan terhadap perubahan strategi dan pola gerakannya.

Ia menyebut kalau dulu NII tampak lemah karena hanya menguasai daerah yang mudah untuk direbut. Tetapi kalau sekarang NII menggunakan strategi dengan cara mengambil hati serta pikiran.

"Ini jauh lebih dahsyat. Kenapa dahsyat? Kalau pergerakan senjata dia mudah dikenali, pelakunya mudah ditangkap dan mudah diselesaikan. Tapi begitu pergerakan itu melakukan pendekatan dengan perebutan hati dan pikiran, melalui baiat, melalui doktrin-doktrin itu cukup sulit untuk diatasi," tegasnya.

Moeldoko lantas meminta seluruh pihak untuk berhati-hati dengan upaya doktrinisasi dari gerakan NII. Sebab, orang dengan latar belakang apapun dapat terpengaruh oleh upaya doktrinisasi NII.

baca juga

"Lebih dahsyat lagi, dia bergerak dengan cara menyembunyikan diri, taqiyyah. Dia kamuflase agar tidak dikenali dari awal sehingga dia memiliki keleluasaan untuk memengaruhi orang lain. Hati-hati ada di tengah-tengah kita."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Rusia dan Ukraina Belum Juga Berakhir, Moeldoko Pastikan Sikap Indonesia Tetap Netral

Konflik Rusia dan Ukraina Belum Juga Berakhir, Moeldoko Pastikan Sikap Indonesia Tetap Netral

Surakarta | Jum'at, 22 April 2022 | 19:00 WIB

Ajak Petani Sawit Jangan Cuma Bisa Tanam, Moeldoko: Saatnya Jadi Pelaku Utama di Rantai Pasok CPO

Ajak Petani Sawit Jangan Cuma Bisa Tanam, Moeldoko: Saatnya Jadi Pelaku Utama di Rantai Pasok CPO

News | Jum'at, 22 April 2022 | 15:32 WIB

Pengamat Teroris: Isu NII Sering Dipakai untuk Kepentingan Pemerintah

Pengamat Teroris: Isu NII Sering Dipakai untuk Kepentingan Pemerintah

News | Jum'at, 22 April 2022 | 14:08 WIB

LKAAM Sumbar Desak Polri Klarifikasi Jumlah Anggota NII di Ranah Minang

LKAAM Sumbar Desak Polri Klarifikasi Jumlah Anggota NII di Ranah Minang

Sumbar | Kamis, 21 April 2022 | 15:45 WIB

Terkini

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

×