Temuan Mengejutkan yang Dapat Memicu Pemahaman Baru Soal Alam Semesta

Siswanto | BBC | Suara.com

Senin, 25 April 2022 | 13:59 WIB
Temuan Mengejutkan yang Dapat Memicu Pemahaman Baru Soal Alam Semesta
BBC

Suara.com - Para ilmuwan menemukan massa partikel sub atom bertentangan dengan teori yang mendasari fisika modern.

Para ilmuwan yang bermarkas di luar Chicago, Amerika Serikat menemukan bahwa partikel sub atom bukanlah seperti yang digambarkan sebelumnya.

Pengukuran itu merupakan eksperimen pertama yang menunjukkan hasil dan bertentangan dengan salah satu temuan paling penting dalam teori fisika modern.

Tim menemukan bahwa partikel yang dikenal sebagai W boson lebih besar dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya.

Hasil itu digambarkan sebagai "mengejutkan" oleh Profesor David Toback, yang merupakan juru bicara proyek tersebut.

Temuan ini dapat membuka pada pengembangan teori baru yang lebih rumit tentang alam semesta.

"Bila hasilnya diverifikasi dengan eksperimen lain, dunia akan terlihat berbeda," kata Toback kepada BBC News.

"Astronom terkenal Carl Sagan mengatakan klaim luar biasa memerlukan bukti luar biasa. Saya rasa, kami telah menemukan itu," tamahnya.

Para ilmuwan di laboratorium Fermilab Collider Detector (CDF) di Illinois hanya menemukan perbedaan kecil massa W boson dibandingkan dengan teori yang menyebutkan hanya 0,1%.

Namun bila dipastikan dengan eksperimen lain, implikasinya akan sangat besar. Apa yang disebut dengan Standard Model atau Model Standar partikel fisika memperkirakan gerakan partikel sub atom tak berubah selama lima puluh tahun sampai sekarang.

Juru bicara CDF lain Prof Giorgio Chiarelli, dari INFN Sezione di Pisa, mengatakan kepada BBC News bahwa tim peneliti tak percaya saat melihat hasil itu.

"Tak ada yang memperkirakan ini. Kami kira, kami melihat yang salah." Para peneliti kemudian secara cermat mengamati temuan mereka dan mencari kesalahan. Dan mereka tidak menemukan kesalahan apapun.

Hasil yang diterbitkan di jurnal Science, dapat terkait dengan eksperimen lain di Fermilab dan Large Hadron Collider beauty (LHCb) di perbatasan Swiss-Prancis.

Hasil eksperimen itu juga menunjukkan penyimpangan dari Standard Model, kemungkinan karena kekuatan alam baru, yang sejauh ini masih diteliti.

Teori perlu diperbarui

Para pakar fisika sudah lama mengetahui bahwa teori yang ada perlu diperbarui.

Teori yang ada sekarang tidak dapat digunakan untuk menerangkan adanya materi yang tak terlihat di ruang angkasa, yang disebut Dark Matter dan tak bisa menerangkan ekspansi semesta dengan kekuatan yang disebut Dark Energy.

Teori yang ada sekarang juga tidak menerangkan gravitasi.

Dr Mitesh Patel dar Imperial Colleage yang bekerja di LHC mengatakan bila hasil di Fermilab dipastikan, maka akan membuka perubahan terbesar dalam pemahaman kita tentang alam semesta sejak teori relatifitas Einstein lebih dari 100 tahun lalu.

"Harapannya adalah pada akhirnya kita akan menyaksikan temuan luar biasa ini tidak hanya memastikan bahwa Standard Model tak bisa digunakan untuk menggambarkan alam, dan memberikan kita arah baru untuk memahami semesta," katanya.

"Bila temuan ini dipastikan, akan ada partikel baru dan kekuatan baru, dan menunjukkan bahwa data yang ada konsisten," tambahnya.

"Berhati-hati"

Namun kegembiraan komunitas fisika ini juga disertai catatan untuk berhati-hati.

Walaupun hasil Fermilad adalah pengukuran yang paling akurat untuk massa W boson sejauh ini, hasilnya tak sesuai dengan pengukuran tepat dua eksperimen sebelumnya, yang sesuai dengan Standard Model.

"Kami perlu mengetahui apa yang terjadi dengan pengukuran itu," kata Profesor Ben Allanach, pakar teori fisika dari Universitas Cambridge.

"Fakta bahwa, ada dua eksperimen lain yang sesuai dengan Standard Model namun tak sesuai dengan eksperimen kali ini. Inilah yang mengkhawatirkan saya," katanya.

Semua mata kini tertuju pada Large Hadron Collider yang akan memulai kembali eksperimen setelah tiga tahun alatnya diperbarui.

Harapan para ilmuwan adalah eksperimen itu akan memberikan hasil yang akan dijadikan landasan untuk teori fisika yang lebih konkrit.

"Sebagian besar ilmuwan akan lebih berhati-hati," kata Dr Paten.

"Kami pernah mengalaminya dan pernah kecewa namun kami tetap berharap bahwa penelitian ini akan menghasilkan dan bahwa dalam kehidupan kita, kita dapat melihat perubahan dari apa yang selama ini tercatat dalam buku sejarah."

Ikuti Pallab on Twitter

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

5 Parfum Wanita Aroma Bunga Segar Tahan Lama, Wanginya Khas Nempel Seharian

5 Parfum Wanita Aroma Bunga Segar Tahan Lama, Wanginya Khas Nempel Seharian

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 21:05 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Tak Mau Kalah dari Anak, Richardo Benito Ayah Jennifer Coppen Prewedding Jelang Pernikahan ke-4

Tak Mau Kalah dari Anak, Richardo Benito Ayah Jennifer Coppen Prewedding Jelang Pernikahan ke-4

Entertainment | Selasa, 07 April 2026 | 21:20 WIB

5 HP Layar Lebar dengan Stylus Pen untuk Desain Grafis, Smartphone Rasa Laptop

5 HP Layar Lebar dengan Stylus Pen untuk Desain Grafis, Smartphone Rasa Laptop

Tekno | Selasa, 07 April 2026 | 20:59 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

7 Rekomendasi Kipas Tangan 'Rasa AC' Praktis Dibawa ke Mana Saja, Anginnya Semriwing

7 Rekomendasi Kipas Tangan 'Rasa AC' Praktis Dibawa ke Mana Saja, Anginnya Semriwing

Lifestyle | Selasa, 07 April 2026 | 20:51 WIB

Sektor Pertanian Jadi Motor Utama, Realisasi KUR BRI Tembus Rp31,42 Triliun

Sektor Pertanian Jadi Motor Utama, Realisasi KUR BRI Tembus Rp31,42 Triliun

Bri | Selasa, 07 April 2026 | 20:50 WIB

Terkini

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:19 WIB