Sebelumnya, Ade Armando melalui kuasa hukumnya melaporkan Eddy Soeparno dengan nomor LP/B/1990/IV/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal Senin 18 April 2022 atas dugaan pencemaran nama baik.
Pelaporan itu buntut dari cuitan Eddy yang menyebutkan Ade Armando sebagai penista agama dan ulama. Muannas menyebutkan hal itu tersebut sebagai fitnah, karena tidak adanya putusan pengadilan yang menjadi dasar pernyataan soal penista agama dan ulama.