Penyeludupan Ratusan Kilogram Daging Babi Ilegal Berhasil Digagalkan di Parepare

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 26 April 2022 | 11:58 WIB
Penyeludupan Ratusan Kilogram Daging Babi Ilegal Berhasil Digagalkan di Parepare
Ilustrasi babi (Shutterstock).

Suara.com - Penyeludupan ratusan daging babi ilegal berhasil digagalkan di Parepare, Sulawesi Selatan. Penggagalan penyeludupan tersebut sebagai upaya agar daging babi itu tidak disalahgunakan.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, peristiwa itu merupakan bentuk kerja sama Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Parepare bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare, Polairud Polri, dan Karantina Ikan.

Mereka berhasil menggagalkan penyelundupan daging babi ilegal sebanyak 700 kilogram. Kepala Karantina Pertanian Parepare, And Faisal menjelaskan pihaknya menemukan 15 boks kardus milik penumpang yang disinyalir berisi daging babi.

Faisal melanjutkan, pembawa boks itu tersebut tidak membawa sertifikasi, sehingga dikembalikan ke daerah asalnya, yaitu Makassar. Pengembalian ini dikawal langsung oleh Pejabat Karantina Pertanian Parepare.

"Hal tersebut untuk mamastikan ketertelusuran dan menjamin daging tersebut tidak disalahgunakan. Kami juga telah melakukan pembinaan kepada pemilik dan mengambil sampel untuk memantau uji laboratorium jumlah cemara mikroba," ujarnya.

Sementara itu, dari sisi penyebaran penyakit babi, Sulawesi menjadi pulau yang masih bebas dan belum ada laporan kasus penyakit demam babi Afrika (ASF). Diketahui virus infeksi penis tersebut dapat membunuh populasi babi domestik dengan cepat.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Pertanian mengapresiasi kerja sama antara Pejabat Karantina Pertanian Parepare dengan KSOP Parepare, Polairud, dan Karantina Ikan. Ia memuji penggagalan penyeludupan itu.

"Berkat koordinasi yang baik, penyelundupan daging babi tersebut dapat digagalkan," kata Bambang.

Bambang mengatakan, selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, Karantina Pertanian di seluruh Indonesia akan terus meningkatkan pengawasan lalu lintas.

baca juga

“Dalam hal pencucian uang, saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan dan karantina yang saya terima dari perusahaan perusahaan, perusahaan, untuk produksi produknya,” kata Bambang.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Perang Rusia-Ukraina, Babi Hutan di Jerman Bernama Putin Ganti Nama

Gegara Perang Rusia-Ukraina, Babi Hutan di Jerman Bernama Putin Ganti Nama

Video | Senin, 25 April 2022 | 21:15 WIB

Gegara Perang Rusia-Ukraina, Babi Hutan di Jerman Bernama Putin Ganti Nama

Gegara Perang Rusia-Ukraina, Babi Hutan di Jerman Bernama Putin Ganti Nama

Video | Senin, 25 April 2022 | 21:15 WIB

Kilang Minyak Ilegal Meledak Di Nigeria, 80 Orang Tewas

Kilang Minyak Ilegal Meledak Di Nigeria, 80 Orang Tewas

News | Senin, 25 April 2022 | 11:28 WIB

Dua Harimau Sumatera Ditemukan Mati di Aceh, Begini Kata Polisi

Dua Harimau Sumatera Ditemukan Mati di Aceh, Begini Kata Polisi

Sumut | Senin, 25 April 2022 | 00:13 WIB

Kemlu Minta Masyarakat Waspada Tawaran Kerja di Luar Negeri dengan Kriteria Ini

Kemlu Minta Masyarakat Waspada Tawaran Kerja di Luar Negeri dengan Kriteria Ini

News | Jum'at, 22 April 2022 | 15:50 WIB

Beli Bakso di Thailand, Viral Wanita Panik Gegara Lihat Simbol Hewan Ini Pada Spanduk

Beli Bakso di Thailand, Viral Wanita Panik Gegara Lihat Simbol Hewan Ini Pada Spanduk

Lifestyle | Jum'at, 22 April 2022 | 14:20 WIB

Terkini

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

×