Survei Indikator: Tren Kepuasan Terhadap Kinerja Wapres Maruf Turun Juga, Angkanya Cuma Dibawah 50 Persen

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 26 April 2022 | 15:55 WIB
Survei Indikator: Tren Kepuasan Terhadap Kinerja Wapres Maruf Turun Juga, Angkanya Cuma Dibawah 50 Persen
Tren kepuasaan terhadap kinerja Presiden Jokowi dan Wapres Maruf menurun. (BPMI Setpres/Rusman)

Suara.com - Tren tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Wakil Presiden RI Maruf Amin juga alami penurunan seperti tingkat kepuasaan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Hal itu seperti hasil survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia dalam rilis terbarunya.

Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, memaparkan bahwa survei terbaru yang dilakukan April 2022, tingkat kepuasan terhadap kinerja Maruf berada diangka 45,2 persen.

Padahal, kata Burhanuddin, kepuasan responden terhadap kinerja Wapres pada survei Februari 2022 itu di atas 50 persen.

"Tapi di April lagi-lagi tren kepuasan baik kepada pak Jokowi atau pak Maruf itu turun," kata Burhanuddin dalam paparannya, Selasa (26/4/2022).

Burhanuddin mengatakan, jarak atau gap antara kepuasaan terhadap kinerja Jokowi dengan Maruf juga jauh dimana Jokowi ada di angka sekitar 59,9 persen atau 60 persen dan Maruf hanya 45,2 persen.

"Semtnara pak kyai Maruf itu hanya 45,2 persen yang sangat puas atau cukup puas. Di bawah 50 persen. Jadi gapnya lumayan antara 60-45 persen," tuturnya.

Burhanuddin pun mengungkapkan alasan mengapa tren kepuasaan terhadap kinerja Maruf turun, salah satunya karena figur Maruf dianggap lebih low profile.

"Ini bukan soal jabatan. Dulu zaman pak Jokowi-JK itu gapnya nggak sejauh sekarnag. Ini bukan soal posisi wapres. Jadi memang kalau kita lihat kan memang figur pak Kiai Maruf ini lebih low profile. Beliau lebih banyak di belakang layar," tuturnya.

"Kalau dikenal sih banyak. Tapi, kan kita jarang melihat pak Kiai Maruf tampil secara masif di depan publik ya. Beda dengan pak Jokowi. Saya kira pak kyai maruf juga melakukan banyak hal. Tapi publik tidak tahu, apa yang dilakukan pak Kiai Maruf sebagai wapres," sambungnya.

baca juga

Survei ini dilakukan pada tanggal 14-19 April 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1.220 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Tinjau Sirkuit Formula E, Ketua Pelaksana Sahroni: Bentuk Perhatian Presiden ke Program Daerah

Jokowi Tinjau Sirkuit Formula E, Ketua Pelaksana Sahroni: Bentuk Perhatian Presiden ke Program Daerah

News | Selasa, 26 April 2022 | 15:35 WIB

Survei Indikator Politik: Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Jokowi Anjlok ke Angka 59,9 Persen

Survei Indikator Politik: Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Jokowi Anjlok ke Angka 59,9 Persen

News | Selasa, 26 April 2022 | 15:31 WIB

Petani Menjerit, Harga Sawit Riau Terjun Bebas usai Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng

Petani Menjerit, Harga Sawit Riau Terjun Bebas usai Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng

Riau | Selasa, 26 April 2022 | 14:42 WIB

Sepakat Untuk Berdamai, Pelapor Ujang Sarjana Beberkan Hal Ini

Sepakat Untuk Berdamai, Pelapor Ujang Sarjana Beberkan Hal Ini

Bogor | Selasa, 26 April 2022 | 13:28 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×