Suara.com - Indonesia mengejutkan pasar internasional setelah memperluas cakupan larangan ekspor bahan baku minyak goreng, yang kini memasukkan minyak mentah dan minyak sawit olahan di dalamnya.
Keputusan memperluas cakupan larangan ekspor ini membalik pernyataan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto sehari sebelumnya, yang mengatakan larangan ekspor hanya mencakup olein sawit yang dimurnikan, diputihkan, dan dihilangkan baunya.
"
Perubahan itu "sejalan dengan keputusan presiden dan setelah mempertimbangkan masukan dan pandangan masyarakat," kata Airlangga Hartarto dalam keterangan singkat.
"Presiden Joko Widodo mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa kebutuhan masyarakat akan harga bahan makanan yang terjangkau mengalahkan masalah pendapatan untuk saat ini.
"
"Setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi, tentu saya akan mencabut larangan ekspor karena saya tahu negara membutuhkan pajak, ..., devisa, ..., surplus neraca perdagangan, tapi memenuhi kebutuhan dasar rakyat adalah prioritas yang lebih penting," katanya.
"Jokowi mengatakan Indonesia memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi permintaan domestik dan adalah "ironis" bahwa negara ini menghadapi kelangkaan minyak goreng.
Pasar minyak sawit gelisah menjelang larangan tersebut dan Indonesia mengerahkan kapal dan personel Angkatan Laut dalam upaya untuk menggagalkan penyelundupan.
Aturan baru itu akan mulai berlaku mulai pukul 00:00 hari Kamis ini (28/04), dan menurut juru bicara Angkatan Laut Julius Widjojono, pihaknya telah diinstruksikan meningkatkan patroli untuk memastikan penerapan aturan ini.
Minyak sawit berjangka di bursa Malaysia melonjak 9,8% pada hari Rabu (27/04), karena beberapa pelaku pasar khawatir eksportir di Indonesia, produsen minyak sawit terbesar di dunia, tidak bisa mendapatkan produk mereka di atas kapal tepat waktu sebelum larangan dimulai.
Minyak kedelai berjangka AS melonjak lebih dari 4% ke rekor tertinggi setelah Indonesia memperluas larangan, termasukmemasukkan CPO.
Tidak jelas apakah perusahaan kelapa sawit telah diberitahu tentang perubahan kebijakan terbaru ini.
Sumber industri dan pedagang, yang meminta dihrahasiakan identitasnya karena masalah yang sensitif inimengatakan mereka terkejut dengan perkembangan terakhir yang diumumkan.
"Ini adalah tindakan drastis untuk mengendalikan harga dan kami berharap ini memiliki efek yang diinginkan dalam waktu singkat, dan menghindari merugikan industri," kata sumber industri kelapa sawit.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal
News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:22 WIB
IHSG Masih Perkasa di Level 6.200, Saham TINS Diincar
Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:21 WIB
Today History 31 Juli, Calon Astronot Wanita Pertama Asia Lahir hingga Naruto Shippuden Rilis
News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:21 WIB
Siswi SD Peraih Emas Olimpiade Asia Dihadiahi Rumah hingga Beasiswa oleh Gubernur Bobby
News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:20 WIB
Dari Distro ke Pasar Global, Ini Rahasia Brand Lokal Asal Banyuwangi
News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:18 WIB
Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis
News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:18 WIB
Pilot Malaysia Sudah Langganan Selundupkan Narkoba, Dibayar Rp220 Juta Sekali Kirim
News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:12 WIB
Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh
Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:10 WIB
AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota
News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:08 WIB
Arti Nama Putra Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Sarat Makna Indah dan Doa
Entertainment | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:01 WIB
Terkini
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
Bola | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:05 WIB
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:57 WIB
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:34 WIB
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:33 WIB
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
Video | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:30 WIB
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:22 WIB
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
Riau | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:14 WIB
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
Tekno | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:11 WIB