facebook

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Ingatkan Pemerintah Jangan Naikkan Harga Kebutuhan Pokok Usai Lebaran

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah
Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Ingatkan Pemerintah Jangan Naikkan Harga Kebutuhan Pokok Usai Lebaran
Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Aljufri saat meresmikan posko mudik Dr Salim di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis (28/4/2022). [Suara.com/Bagaskara]

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri meminta perintah tak kembali membebani masyarakat dengan menaikkan harga-harga kebutuhan pokok.

Suara.com - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Aljufri meminta perintah tak kembali membebani masyarakat dengan menaikkan harga-harga kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng usai momen Idul Fitri tahun ini. 

Salim mengatakan, kekinian masyarakat kondisinya sangat memprihatinkan lantaran sejumlah harga kebutuhan pokok hingga minyak goreng alami kenaikan. 

"Kita merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat cukup memperihatinkan saat ini. Di mana kondisi yang sulit kenaikan di sana sini sulit minyak goreng dan lain sebagainya," kata Salim saat meresmikan Posko Mudik Dr Salim di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis (28/4/2022). 

Untuk itu, Salim meminta kepada pemerintah tak kembali membuat susah masyarakat dengan menaikkan harga-harga lain usai lebaran. 

Baca Juga: Pilih Realistis Di Pilpres 2024, PKS Kerja Keras Agar Salim Segaf Bisa Naik Level

"Kita ingin kan agar pemrrintah dalam kondisi yang semacam ini tidak menaikan barang-barang kebutuhan pokok masyakat sampai selesai lebaran sampai selesai masyakat mampu meningkatkan kesejahteraannya," tuturnya. 

Kendati begitu, Salim menegaskan, bukan PKS mempersilakan pemerintah menaikan harga usai masyarakat kembali pulih kondisinya. Namun ia mengingatkan, kebijakan menaikqn harga kebutuhan pokok usai lebaran waktunya tidak tepat. 

"Tapi timingnya saat ini kurang tepat untuk menaikan kebutuhan masyarakat," katanya. 

Adapun Salim dalam kegiatannya membuka penyelenggaraan Posko Mudik Dr Salim.

Posko tersebut tersebar titik-titik strategis jalur mudik masyarakat. Posko terbagi dari yang tetap dan ada posko yang memang mobile atau bergerak seperti melalui mobil hingga penyediaan ambulans.

Baca Juga: Suara PKS Cuman 8 Persen, Salim Segaf Pilih Realistis Hadapi Pilpres 2024 Sekalipun Didorong Nyapres

Komentar