Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Anjlok, Presiden PKS: Pemerintah Harus Introspeksi!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 28 April 2022 | 19:47 WIB
Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Anjlok, Presiden PKS: Pemerintah Harus Introspeksi!
Presiden PKS Ahmad Syaikhu minta pemerintah introspeksi. [Antara]

Suara.com - Hasil survei dari lembaga Charta Politika menunjukkan adanya penurunan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menanggapi itu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, menilai adanya hasil survei tersebut bisa dijadikan pemerintah sebagai bahan introspeksi.

Syaikhu mengatakan, adanya survei tersebut merupakan cerminan dari kondisi masyarakat kekinian.

"Jadi survei memang naik turun biasa. Ini juga menjadi sebuah cerminan masalah apa yang diungkap dirilis oleh survei menjadi bahan introspeksi bagi kita semuanya," kata Syaikhu di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Senayan, Kamis (28/4/2022).

Menurutnya, pemerintah tak boleh berdiam diri menanggapi survei tersebut. Harus ada upaya-upaya yang dilakukan pemerintah.

"Survei iitu turun mestinya harus ada upaya-upaya ke depan untuk melakukan perbaikan. Ini saya kira introspeksi bagi pemerintah," tuturnya.

Ia pun berharap pemerintah bisa segera menindak lanjuti dan bisa menyelesaikan seluruh permasalahan yang ada.

"Tentu kita juga berharap di pemerintah secara optimal melakikan langkah-langkah sehingga sebagai permasalahan di masyarakat bisa terselesaikan secara keseluruhan," tandasnya.

Kepuasan Menurun

baca juga

Berdasarkan survei Charta Politik terjadi penurunan kepuasan kinerja pemerintah sejak Januari 2022. Kondisi tersebut terus terjadi hingga April 2022 di mana tingkat kepuasan publik hanya berada di angka 62,9 persen.

Sementara sebanyak 35,7 persen publik mengaku tidak puas dengan kinerja pemerintah pusat.

Survei dilakukan pada tanggal 10-17 April 2022, melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Sebanyak 1220 responden yang tersebar di 34 provinsi dilibatkan dalam pengambilan survei.

Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka Posko Mudik Perlancar Silaturahmi Masyarakat, Salim Segaf PKS Singung Buzzer Buat Ulah Polarisasi

Buka Posko Mudik Perlancar Silaturahmi Masyarakat, Salim Segaf PKS Singung Buzzer Buat Ulah Polarisasi

News | Kamis, 28 April 2022 | 19:35 WIB

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Ingatkan Pemerintah Jangan Naikkan Harga Kebutuhan Pokok Usai Lebaran

Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Ingatkan Pemerintah Jangan Naikkan Harga Kebutuhan Pokok Usai Lebaran

News | Kamis, 28 April 2022 | 18:46 WIB

Terkini

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

×