Kerusuhan Berdarah di Sri Lanka Lengserkan PM Rajapaksa

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Rabu, 11 Mei 2022 | 10:49 WIB
Kerusuhan Berdarah di Sri Lanka Lengserkan PM Rajapaksa
DW

Suara.com - Demonstran dan kelompok pro-pemerintah terlibat saling serang, ketika seorang pejabat dari partai pemerintah tewas akibat amukan massa. Situasi ini mengarah pada lengsernya PM Mahinda Rajapaksa.

Sepanjang Senin (9/5) malam, tentara bersenjata lengkap berusaha menghalau gelombang demonstran yang berulangkali berusaha merangsek masuk ke dalam kediaman perdana menteri di Kolombo, Sri Lanka.

Saat itu, PM Mahinda Rajapaksa sedang berada di dalam rumah. Dia dikabarkan baru meninggalkan kediaman resmi itu pada keesokan harinya.

Buntutnya pada Selasa (10/5), Presiden Gotabaya Rajapaksa memberikan kewenangan darurat kepada militer dan kepolisian.

Menurut aturan tersebut, aparat berhak menahan orang tanpa dakwaan selama 24 jam, melakukan penggerebekan paksa terhadap kediaman tersangka, termasuk menyita kendaraan pribadi.

Amarah warga sempat membeludak, yang memaksa PM Mahindra harus undur diri menyusul pertumpahan darah sepanjang Senin kemarin.

Eskalasi ikut dipicu oleh serangan massa pendukung partai pemerintah terhadap demonstran yang bermukim di depan kediaman perdana menteri.

Hasilnya, kader Partai Fron Rakyat Sri Lanka (SLPP) dijadikan sasaran serangan balas dendam di penjuru negeri. Demonstran dilaporkan membakar 70 rumah dan kantor milik bekas menteri atau pejabat lain, ditambah 150 kendaraan bermotor.

Pada hari yang sama, anggota legislatif dari SLPP, Amarakeerthi Athukorale, dikabarkan tewas di Nittambuwa, setelah iring-iringan kendaraannya menjadi sasaran amukan massa.

Dia dan pengawalnya sempat melepaskan tembakan ke arah demonstran, sebelum melarikan diri ke dalam sebuah gedung. Jenazah Athukorale yang dipenuhi luka baru bisa diungsikan beberapa jam kemudian, kata kepolisian Sri Lanka. Setidaknya tiga orang demonstran mengalami luka tembak.

Sementara di Weeraketiya, kampung halaman dinasti Rajapaksa, sekelompok massa berusaha membakar kediaman seorang politisi lokal. Usaha mereka digagalkan kepolisian yang menembak mati dua orang.

Secara keseluruhan, sebanyak tujuh orang dikabarkan tewas dalam kerusuhan sepanjang Senin, sementara 200 lainnya mengalami luka-luka. Gotabaya dalam bahaya Pertumpahan darah pada Senin (9/5) menandakan kejatuhan dramatis klan paling berkuasa di Sri Lanka itu.

Kedua kakak beradik, Mahinda dan Gotabaya, pernah dianggap pahlawan karena mengakhiri perang saudara selama 30 tahun, meski dipenuhi tuduhan kejahatan perang.

Hingga kini, Presiden Gotabaya Rajapaksa, bersikeras tidak ingin mengundurkan diri. Parlemen membutuhkan proses politik yang pajang jika ingin memakzulkannya.

Adapun pengunduran diri perdana menteri secara otomatis membubarkan kabinet pemerintah. "Perdana menteri harus mengundurkan diri dengan tidak hormat setelah pendukungnya melancarkan gelombang kekerasan” Senin kemarin, kata Jayadeva Uyangoda, pengamat politik di Kolombo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Rekomendasi HP Tipis dengan Fast Charging Terbaik 2026: Ramping, Elegan, dan Anti Lowbat!

7 Rekomendasi HP Tipis dengan Fast Charging Terbaik 2026: Ramping, Elegan, dan Anti Lowbat!

Tekno | Minggu, 12 April 2026 | 10:52 WIB

Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:51 WIB

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Perundingan AS-Iran Kacau, Trump Malah Nonton UFC Ketimbang Negosiasi Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:49 WIB

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 12 April 2026, Apakah Kamu Termasuk?

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 12 April 2026, Apakah Kamu Termasuk?

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 10:47 WIB

Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:47 WIB

Healing Sederhana di Tengah Kota: Saat Interaksi dengan Banyak Hewan Peliharaan Jadi Obat Stres

Healing Sederhana di Tengah Kota: Saat Interaksi dengan Banyak Hewan Peliharaan Jadi Obat Stres

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 10:43 WIB

Bukan Masalah Kurang Bersyukur, Saya Kerja 3 Profesi Pun Masih Tetap Bokek

Bukan Masalah Kurang Bersyukur, Saya Kerja 3 Profesi Pun Masih Tetap Bokek

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 10:41 WIB

Eksel Runtukahu Bicara Kans Dipanggil John Herdman Usai Dua Kali Bobol Gawang Persebaya

Eksel Runtukahu Bicara Kans Dipanggil John Herdman Usai Dua Kali Bobol Gawang Persebaya

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 10:37 WIB

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Masih Kuat, Begini Datanya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:29 WIB

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Terkini

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:20 WIB

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:09 WIB

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:08 WIB

Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:51 WIB

Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:47 WIB

Intip 4 Pasang Sepatu Senilai Rp 129 Juta dari OTT Bupati Tulungagung, Ada Merek Louis Vuitton!

Intip 4 Pasang Sepatu Senilai Rp 129 Juta dari OTT Bupati Tulungagung, Ada Merek Louis Vuitton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:01 WIB

Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!

Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!

News | Minggu, 12 April 2026 | 09:26 WIB

Detik-detik OTT Bupati Tulungagung: KPK Sita Sepatu Louis Vuitton hingga Duit Jatah Ratusan Juta!

Detik-detik OTT Bupati Tulungagung: KPK Sita Sepatu Louis Vuitton hingga Duit Jatah Ratusan Juta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 08:52 WIB

KPK: Duit Perasan Rp2,7 Miliar Bupati Tulungagung Dipakai Beli Sepatu hingga Bayar THR Forkopimda!

KPK: Duit Perasan Rp2,7 Miliar Bupati Tulungagung Dipakai Beli Sepatu hingga Bayar THR Forkopimda!

News | Minggu, 12 April 2026 | 08:33 WIB

Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran

Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 08:20 WIB