1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp8,6 Miliar

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:44 WIB
1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp8,6 Miliar
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • PPATK melaporkan 1.900 pegawai Kemensos terindikasi terlibat 68.096 transaksi judi online senilai Rp8,6 miliar.
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan tim internal sedang memverifikasi data.
  • Pegawai Kemensos yang terbukti bersalah nantinya akan dikenakan sanksi tegas berupa peringatan hingga pemberhentian kerja.

Suara.com - Sebanyak 1.900 pegawai Kementerian Sosial (Kemensos) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dari jumlah tersebut, tercatat 68.096 transaksi dengan total nilai mencapai Rp8,6 miliar.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan data tersebut kini sedang diverifikasi oleh tim internal Kemensos untuk memastikan keterlibatan para pegawai.

"Sekarang tim internal sedang mendalami untuk memastikan data yang kita dapat ini benar-benar memang terbukti," kata Gus Ipul di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan data, rata-rata nilai transaksi yang tercatat mencapai sekitar Rp4,5 juta per pegawai. Sementara nilai median transaksi per orang berada di kisaran Rp1,2 juta.

Jika dirinci berdasarkan status kepegawaian, transaksi terbesar dilakukan pegawai berstatus PPPK dengan nilai mencapai Rp7,956 miliar. Kemudian PNS tercatat melakukan transaksi senilai Rp535,3 juta, sedangkan PPPK paruh waktu sebesar Rp104,5 juta.

Semenatara dari total 1.900 pegawai yang terindikasi, sebanyak 1.816 orang atau 95,6 persen merupakan PPPK. Sedangkan PNS berjumlah 42 orang atau 2,2 persen dan PPPK paruh waktu juga 42 orang atau 2,2 persen.

Data PPATK yang diterima Kemensos tidak hanya mencantumkan identitas pegawai dan nilai transaksi. Informasi tersebut juga memuat waktu aktivitas transaksi yang dilakukan.

"Kelihatan banget namanya siapa, mainnya berapa, jam berapa dia main. Bahkan, ada yang main pada saat jam kantor," ungkap Gus Ipul.

Meski demikian, Gus Ipul menegaskan status para pegawai tersebut masih sebatas indikasi. Kemensos belum menjatuhkan sanksi sebelum proses verifikasi dan validasi selesai.

baca juga

"Ini sedang kami verifikasi, sedang kami validasi. Jika nanti benar-benar terbukti, maka kami akan berikan sanksi," katanya.

Gus Ipul memastikan pegawai yang nantinya terbukti terlibat judi online akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Sanksi tersebut dapat berupa peringatan hingga pemberhentian.

Ribuan pegawai yang masuk dalam data PPATK tersebut tersebar di berbagai unit Kemensos di seluruh Indonesia, mulai dari kantor pusat, balai Kementerian Sosial, satuan kerja, hingga unit kerja di daerah.

Kemensos kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan kebenaran data PPATK sebelum menentukan langkah disiplin terhadap pegawai yang terbukti terlibat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur

Selamatkan Nasib PPPK, Mendagri Tito Guyur Rp18,9 Triliun Agar Tak Ada yang Nganggur

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Terkini

Harga Suzuki Baleno Baru 2026 Rp115 Jutaan, 1 Liter Jalan 24 Kilometer

Harga Suzuki Baleno Baru 2026 Rp115 Jutaan, 1 Liter Jalan 24 Kilometer

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 17:21 WIB

Kondisi Terkini Andrie Yunus: Mata Kanan Masih Belum Berfungsi

Kondisi Terkini Andrie Yunus: Mata Kanan Masih Belum Berfungsi

News | Senin, 07 September 2026 | 17:19 WIB

Mantra Jawa di Munafik: Melawan Iblis: Cuma Tempelan Atau Bikin Teror Makin Nyata?

Mantra Jawa di Munafik: Melawan Iblis: Cuma Tempelan Atau Bikin Teror Makin Nyata?

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 17:16 WIB

IHSG Ditutup Tergelincir Tapi Tetap di Level 6.600, Saham Sektor Kesehatan Meroket

IHSG Ditutup Tergelincir Tapi Tetap di Level 6.600, Saham Sektor Kesehatan Meroket

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 17:15 WIB

Kualitas Udara Jadi Perhatian, Sharp Hadirkan Air Purifier Berbasis AIoT

Kualitas Udara Jadi Perhatian, Sharp Hadirkan Air Purifier Berbasis AIoT

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 17:10 WIB

Presenter TV Sarah Khalifa Jadi Bos Narkoba Divonis Mati

Presenter TV Sarah Khalifa Jadi Bos Narkoba Divonis Mati

Entertainment | Senin, 07 September 2026 | 17:06 WIB

Puluhan Siswa Keracunan di Turi, Orang Tua Desak Stop MBG Kalau Bikin Anak Jadi Korban

Puluhan Siswa Keracunan di Turi, Orang Tua Desak Stop MBG Kalau Bikin Anak Jadi Korban

Jogja | Senin, 07 September 2026 | 17:02 WIB

Masih Diselimuti Abu Krakatau! PJJ Sekolah di Jakarta Diperpanjang hingga Besok

Masih Diselimuti Abu Krakatau! PJJ Sekolah di Jakarta Diperpanjang hingga Besok

News | Senin, 07 September 2026 | 17:01 WIB

Modus Pinjam Nama Teman, Anggota DPRD Bengkulu Vinna Diduga Terima Mobil dari Pihak Swasta

Modus Pinjam Nama Teman, Anggota DPRD Bengkulu Vinna Diduga Terima Mobil dari Pihak Swasta

News | Senin, 07 September 2026 | 17:00 WIB

Sukses Tundukkan PSM Makassar, Bek Persib Bandung Kirim Psywar ke Persija Jakarta

Sukses Tundukkan PSM Makassar, Bek Persib Bandung Kirim Psywar ke Persija Jakarta

Bola | Senin, 07 September 2026 | 17:00 WIB

×