Kasus Terus Naik, Korea Utara Laporkan 42 Pasien Meninggal Akibat COVID-19

Agatha Vidya Nariswari

Minggu, 15 Mei 2022 | 16:44 WIB
Kasus Terus Naik, Korea Utara Laporkan 42 Pasien Meninggal Akibat COVID-19
Progres pembangunan 10.000 kompleks perumahan di Pyongyang, Korea Utara, Rabu (16/3/2022). [Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) / AFP]

Suara.com - Korea Utara memasuki hari keempat di bawah penguncian nasional atau lockdown. Memasuki hari keempat, Korea Utara juga melaporkan sebanyak 42 orang telah meninggal akibat wabah COVID-19 pertama yang dikonfirmasi di negara pimpinan Kim Jong Un itu pada Minggu (15/4/2022).

Pemerintah Korea Utara pada Kamis (12/5/2022) mengaku bahwa negara itu kini sedang memerangi "ledakan" wabah COVID-19.

Pengakuan itu telah menimbulkan kekhawatiran bahwa virus tersebut dapat menghancurkan negara dengan sistem kesehatan yang kekurangan sumber daya. Selain itu, memiliki kemampuan pengujian terbatas, dan tidak adanya program vaksinasi di negara pimpinan Kim Jong Un itu.

Kantor berita Korut KCNA melaporkan bahwa Korut mengambil "langkah-langkah darurat cepat" untuk mengendalikan epidemi. Akan tetapi, tidak ada tanda-tanda bahwa Pyongyang akan bergerak untuk menerima tawaran vaksin internasional.

Sejak 12 Mei, semua provinsi, kota, dan kabupaten telah melakukan lockdown total. Bahkan, perumahan juga ditutup.

"Semua provinsi, kota dan kabupaten di negara ini telah dikunci total dan unit kerja, unit produksi, dan unit perumahan ditutup bagi satu sama lain sejak pagi 12 Mei dan pemeriksaan ketat dan intensif terhadap semua orang sedang dilakukan," lapor KCNA pada Minggu.

Sehari sebelumnya pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan penyebaran COVID-19 telah mendorong negaranya ke dalam "kekacauan besar" dan menyerukan perlawanan habis-habisan untuk mengatasi wabah tersebut.

Meskipun Korut berada dalam penguncian (lockdown), Kim Jong Un dan pejabat senior lainnya pada Sabtu (14/5/2022) tetap menghadiri upacara pemakaman untuk Yang Hyong Sop, yakni mantan kepala negara de facto selama pemerintahan ayah Kim, Kim Jong Il, seperti diberitakan KCNA.

Lebih banyak pos pencegahan epidemi dan pengangkutan pasokan medis ke rumah sakit dan klinik segera dilakukan oleh otoritas kesehatan Korut sementara para pejabat senior menyumbangkan obat-obatan cadangan, kata KCNA.

baca juga

Menurut laporan, kematian sebagian besar disebabkan orang-orang yang ceroboh dalam meminum obat karena kurangnya pemahaman.

"Sebagian besar kematian disebabkan oleh orang-orang yang ceroboh dalam meminum obat karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit infeksi virus corona varian Omicron siluman dan metode pengobatannya yang benar," kata laporan kantor berita itu.

Setidaknya lebih dari 296.180 orang mengalami gejala demam, dan 15 orang lainnya meninggal (akibat COVID-19) pada Minggu, kata laporan KCNA.

Para ahli mengatakan Korea Utara tampaknya tidak memiliki kapasitas untuk menguji puluhan ribu pasien bergejala tersebut. KCNA tidak melaporkan berapa banyak dari kasus yang dicurigai itu dinyatakan positif COVID-19.

Secara keseluruhan Korea Utara telah melaporkan 820.620 kasus yang dicurigai COVID-19, dengan 324.550 orang masih dalam perawatan medis, kata KCNA.

Korea Utara sebelumnya mengklaim tidak ada kasus infeksi virus corona yang dikonfirmasi. Korea Utara merupakan satu dari hanya dua negara di dunia yang belum memulai kampanye vaksinasi COVID, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sejumlah organisasi bantuan kemanusiaan mengatakan bahwa penguncian yang diberlakukan sendiri oleh Korea Utara justru memperlambat perdagangan dan menimbulkan kekhawatiran tentang kekurangan makanan atau kesulitan lainnya. [Reuters/ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Kematian Akibat Demam di Korea Utara Bertambah 21 Jiwa

Update Covid-19 Global: Kematian Akibat Demam di Korea Utara Bertambah 21 Jiwa

Health | Sabtu, 14 Mei 2022 | 09:05 WIB

Covid-19 Menggila di Korea Utara, Enam Pasien Meninggal dan 187.000 Orang Isolasi

Covid-19 Menggila di Korea Utara, Enam Pasien Meninggal dan 187.000 Orang Isolasi

Malang | Jum'at, 13 Mei 2022 | 20:51 WIB

7 Fakta Korea Utara Umumkan Darurat Covid-19 Pertama Kali, Perintahkan Lockdown Total

7 Fakta Korea Utara Umumkan Darurat Covid-19 Pertama Kali, Perintahkan Lockdown Total

News | Jum'at, 13 Mei 2022 | 16:47 WIB

350 Ribu Orang Bergejala, Korea Utara Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19

350 Ribu Orang Bergejala, Korea Utara Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19

Jogja | Jum'at, 13 Mei 2022 | 14:12 WIB

Terapkan Lockdown, Korea Utara Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19

Terapkan Lockdown, Korea Utara Laporkan Kematian Pertama Akibat COVID-19

Surakarta | Jum'at, 13 Mei 2022 | 13:55 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×