facebook

Pemkot Surabaya Bantu Siapkan Pemakaman Korban Kecelakaan Maut Bus Ardiansyah di Benowo

Pebriansyah Ariefana
Pemkot Surabaya Bantu Siapkan Pemakaman Korban Kecelakaan Maut Bus Ardiansyah di Benowo
Pemerintah Kota Surabaya bantu siapkan pemakaman korban kecelakaan maut bus Ardiansyah di Kelurahan Benowo. Jumlahnya ada belasan orang. (Antara)

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kejadian nahas tersebut.

Suara.com - Pemerintah Kota Surabaya bantu siapkan pemakaman korban kecelakaan maut bus Ardiansyah di Kelurahan Benowo. Jumlahnya ada belasan orang.

Sumber daya yang ada di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, kecamatan hingga kelurahan, saat ini berkonsentrasi untuk memberikan penanganan terbaik bagi korban luka serta mempersiapkan pemakaman bagi korban meninggal.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kejadian nahas tersebut.

Selain itu, Armuji juga memantau proses evakuasi jenazah dan penanganan bagi korban luka.

Baca Juga: Disebut Tewaskan Pemotor, Fortuner Pejabat Kuansing Masuk Kebun Sawit Kampar

"Saat ini sedang dilakukan oleh evakuasi yang dikoordinir oleh BPBD Surabaya. Pemkot Surabaya mengirimkan delapan unit ambulans ke RSUD Wahidin Mojokerto untuk membawa sejumlah jenazah warga Surabaya yang menjadi korban kecelakaan bus," katanya.

Bus Ardiansyah Nopol S 7322 UW yang mengangkut 25 orang dari dari perjalanan Yogyakarta ke Surabaya menabrak tiang variable message sign (VMS) di KM 712.400A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) pada Senin pagi.

Informasi dari pihak kepolisian, untuk sementara ini korban tewas kecelakaan sebanyak 14 orang, sedangkan 11 korban luka berat.

"Di luar itu untuk jangka panjang, kami minta kelayakan bus pariwisata, khususnya, perlu menjadi perhatian. Jangan menunggu kejadian baru ada perhatian," kata Armuji.

Bus Ardiansyah nopol S 7322 UW melaju dari barat ke timur atau dari arah Jombang ke Surabaya. Sampai di KM 712.400A Tol Sumo sekitar pukul 06.15 WIB, bus tiba-tiba oleng ke kiri sehingga menabrak tiang pesan-pesan atau VMS di kiri jalan. Dugaan sementara akibat sopir mengantuk.

Baca Juga: Dari 25 Penumpang, 14 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Bus Ardiansyah di Tol Surabaya Mojokerto

Sementara itu, puluhan korban kecelakaan bus dievakuasi ke sejumlah rumah sakit yang berbeda untuk mempercepat proses penanganan.

Komentar