facebook

Berpotensi Mematikan, Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Pusat Hingga Daerah Sosialisasikan Gejala-Gejala Hepatitis Akut

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari
Berpotensi Mematikan, Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Pusat Hingga Daerah Sosialisasikan Gejala-Gejala Hepatitis Akut
Ilustrasi Hepatitis Akut - Gejala Awal Hepatitis Akut Pada Anak dan Dewasa (Pixabay)

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI-P Rahmad Handoyo meminta pemerintah pusat, daerah serta fasilitas kesehatan untuk lebih masif menyosialisasikan gejala hepatitis akut.

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI-P Rahmad Handoyo meminta pemerintah pusat, daerah serta fasilitas kesehatan untuk lebih masif menyosialisasikan gejala-gejala dari hepatitis akut yang menyerang anak-anak.

Pasalnya, ia berharap para orangtua bisa lebih cepat melakukan penanganan tanpa kepanikan apabila anak-anaknya mulai memperlihatkan gejala dari hepatitis akut.

"Pemerintah juga sudah menyampakan bahwa penyakit ini bisa sembuh, meskipun datangnya juga sangat cepat tetapi potensi mematikan juga ada, ini saya kira, edukasi, sosialisasi harus segera kita sampaikan," kata Rahmad  dalam diskusi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2022).

"Oleh karena itu, walaupun sudah dilakukan pemerintah saya meminta untuk lebih masif lagi kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, kepada seluruh fasilitas kesehatan untuk disampaikan apasih tanda-tandanya yang utama," katanya.

Baca Juga: Ketahui 4 Perbedaan Hepatitis Akut dan Hepatitis Biasa

Rahmad meminta kepada orang tua agar tidak perlu panik dan takut secara berlebihan. Hal yang paling penting ialah bagaimana orang tua bisa melakukan antisipasi lebih dini terhadap hepatitis akut.

"Sehingga ketika ada tanda-tanda sedikit pun yang sudah diketahui oleh orang tua kita maka bawa lah ke rumah sakit," ujarnya.

Selain itu, Rahmad juga berharap para pejabat di sektor pendidikan juga bisa melakukan edukasi di lingkungan sekolah untuk menerapkan hidup sehat.

Ia juga meminta anak-anak bisa diberikan pemahaman untuk tidak takut dengan adanya penyakit hepatitis akut, namun harus tetap melakukan upaya untuk mencegah mengingat penyakit tersebut bisa menular.

"Saya kira kita mendorong kepada Kementerian Kesehatan untuk mengajak kita semua, guru-guru para pemangku kepentingan tingkat pendidikan, untuk meninformasikan dan mengedukasi anak kita, bahwa ini penyakit bahaya, enggak perlu takut anak-anak, tetapi paling tidak bagaimana menghindarinya."

Baca Juga: Ini Perbedaan Suspect dan Probable dalam Hepatitis Akut yang Perlu Diketahui

Komentar