Keamanan Asia Jadi Fokus Kunjungan Biden di Korea Selatan dan Jepang

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Jum'at, 20 Mei 2022 | 10:56 WIB
Keamanan Asia Jadi Fokus Kunjungan Biden di Korea Selatan dan Jepang
DW

Ia juga menengahi dua pertemuan puncak untuk pemimpin Korea Utara dengan Presiden Donald Trump saat itu. Hubungan itu mendingin setelah KTT Februari 2019 di Hanoi, Vietnam.

Namun Biden tampaknya berharap bahwa Moon mungkin dapat menghidupkan kembali sejumlah bentuk komunikasi dengan Kim.

Selain itu, topik yang juga akan dibahas oleh Presiden Yoon dan Biden adalah perdagangan. Presiden Korea juga diperkirakan akan mengumumkan bahwa negaranya akan menjadi anggota pendiri Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik yang diusulkan AS.

Pakta ini akan menjadi aliansi mitra regional yang dirancang untuk memperkuat rantai pasokan, meningkatkan infrastruktur, dan mendukung upaya transisi menuju energi bersih, dekarbonisasi, dan perdagangan yang adil. Pakta tersebut secara luas dilihat sebagai upaya membentuk aliansi keamanan regional yang dirancang untuk membatasi gerakan ekspansi agresif Cina di wilayah itu.

Jepang juga diharapkan akan menekankan dukungannya terhadap pakta tersebut ketika Biden tiba di Tokyo.

Meski demikian, Perdana Menteri Kishida punya sejumlah kekhawatiran tentang tumpang tindih pakta tersebut dengan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik.

Masalah keamanan jadi perhatian utama

Namun Tokyo dan Seoul punya keprihatinan utama, yakni masalah keamanan. "Alasan utama kunjungan Biden ke kawasan itu adalah pertemuan Quad di Tokyo dan sudah ada laporan bahwa pernyataan di akhir pembicaraan akan mencakup komitmen untuk bersama mencegah ekspansi Cina di kawasan itu," ujar James Brown, profesor hubungan internasional di Temple University, Tokyo.

"Perang Rusia di Ukraina benar-benar berfungsi menyoroti kekhawatiran banyak negara tentang Cina dan bagaimana kekuatan revisionis yang otoriter dapat mengambil keputusan sembrono," ujarnya.

Ketakutan yang melanda Asia Timur Laut adalah bahwa Beijing mungkin melakukan upaya yang sama sembrononya untuk merebut Taiwan secara paksa.

Konflik ini akan menyebabkan hilangnya banyak nyawa, kerusakan material dalam jumlah besar, dan mengacaukan ekonomi global.

"Saya juga berharap AS untuk menegaskan kembali komitmennya dalam melindungi Jepang di bawah payung nuklirnya dan menyerukan untuk memastikan stabilitas di Selat Taiwan," tambah Brown.

Anggota Quad tidak satu suara?

Namun, diskusi yang terjadi antara sesama anggota Quad diperkirakan tidak akan berjalan mulus. AS, Jepang, dan Australia berkomitmen penuh untuk memberikan bantuan kepada Ukraina dan telah memberlakukan sanksi yang luas terhadap Rusia.

Tidak demikian dengan India. Sebaliknya, New Delhi telah meningkatkan pembelian energi dari Rusia. Lalu, meskipun ingin mendiversifikasi sumber impor senjatanya, India masih terus sangat bergantung pada peralatan militer Rusia.

"Tampaknya India tidak sependapat dengan negara lain ketika berbicara tentang Rusia, tetapi saya berharap anggota Quad dapat mempersempit jurang ini dan menekankan komitmen mereka terhadap keamanan di kawasan Asia-Pasifik sambil menghindari komentar khusus tentang Rusia," kata Brown. ae/yf

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Daerah yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan

Daftar Daerah yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan

Otomotif | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:24 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

PSI Semprot Israel Usai Tahan 9 WNI: Tindakan Pengecut, Langgar Konvensi Jenewa

PSI Semprot Israel Usai Tahan 9 WNI: Tindakan Pengecut, Langgar Konvensi Jenewa

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:22 WIB

28 Tahun Reformasi, Massa Aksi Kamisan Tuntut Penuntasan Pelanggaran HAM

28 Tahun Reformasi, Massa Aksi Kamisan Tuntut Penuntasan Pelanggaran HAM

Foto | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:17 WIB

Mendagri: Daerah Segera Realisasikan Tambahan TKD Rp10,6 T untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

Mendagri: Daerah Segera Realisasikan Tambahan TKD Rp10,6 T untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:16 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Disiksa Pakai Taser dan Peluru Karet, 9 WNI Ceritakan Horor di Penjara Israel

Disiksa Pakai Taser dan Peluru Karet, 9 WNI Ceritakan Horor di Penjara Israel

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Menteri UMKM Dibuat Kesal TikTok Shop, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:04 WIB

Nyanyian Staf Ahli Soal Uang Ratusan Juta, Budi Karya Sumadi Bakal Segera Dipanggil KPK?

Nyanyian Staf Ahli Soal Uang Ratusan Juta, Budi Karya Sumadi Bakal Segera Dipanggil KPK?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:01 WIB

Terkini

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!

Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:13 WIB

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:05 WIB

Terungkap! Dana MBG Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Yayasan, Stranas PK: Rawan Korupsi

Terungkap! Dana MBG Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Yayasan, Stranas PK: Rawan Korupsi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:00 WIB

Usulan DPR Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden

Usulan DPR Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:46 WIB

GRIB Jaya Balik Serang Pihak Ahmad Bahar: Tuding Lakukan Doxing hingga Istri Hercules Trauma

GRIB Jaya Balik Serang Pihak Ahmad Bahar: Tuding Lakukan Doxing hingga Istri Hercules Trauma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:37 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya

Polisi Tetapkan Tersangka Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Sosoknya

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

PSI Semprot Israel Usai Tahan 9 WNI: Tindakan Pengecut, Langgar Konvensi Jenewa

PSI Semprot Israel Usai Tahan 9 WNI: Tindakan Pengecut, Langgar Konvensi Jenewa

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:22 WIB