facebook
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Rumah Ustaz Abdul Somad Terbakar, Benarkah?

Farah Nabilla | Fita Nofiana
CEK FAKTA: Rumah Ustaz Abdul Somad Terbakar, Benarkah?
Unggahan sebut rumah UAS terbakar (Turnbakhoax.id)

Benarkah rumah UAS habis terbarkar?

Suara.com - Beredar sebuah informasi yang menyatakan bahwa rumah Ustaz Abdul Somad (UAS) terbakar. Informasi tersebut mulanya diunggah oleh sebuah akun Facebook.

Akun tersebut mengunggah video yang menunjukkan UAS tengah memantau kondisi rumah yang sudah ludes terbakar.

Dalam narasinya, akun Facebook itu juga menyatakan bahwa rumah yang terbakar tersebut adalah rumah UAS di Pekanbaru, Riau.

Berikut narasinya:

Baca Juga: Aksi Bela UAS Digelar Besok, Titik Kumpul di Masjid Agung Annur Pekanbaru

“Kondisi Rumah UAS Setelah Kebakaran”

Unggahan sebut rumah UAS terbakar (Turnbakhoax.id)
Unggahan sebut rumah UAS terbakar (Turnbakhoax.id)

Lalu benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, UAS sendiri telah mengonfirmasi di akun Instagramnya bahwa yang ludes terbakar bukanlah rumahnya.

Klarifikasi UAS tersebut diunggah pada Senin (16/5/2022).

Baca Juga: Jadi Saksi Persidangan Kasus Hoaks Bahar Bin Smith, Kades Nanjung Diomel Hakim: Harus Proaktif, Jangan Nggak Mau Tahu

UAS menyatakan bahwa yang terbakar bukan rumahnya, namun rumah sahabatnya di Pekanbaru.

Video klarifikasi UAS (Instagram)
Video klarifikasi UAS (Instagram)

“Yang betul adalah bahwa hari Sabtu pagi, saya menjenguk rumah sahabat saya. Sahabat saya, rumahnya kebakaran di Pekanbaru," ujar UAS.

"Saya jenguk sebagai bentuk bela sungkawa, simpati, sebagai sahabat. Gambar saya itu di-share orang, lalu dibuat beritanya rumah saya kebakaran. Yang betul adalah rumah sahabat saya,” tambahnya.

Kesimpulan

Melalui penjelasan di atas, maka unggahan yang menyatakan bahwa rumah UAS terbakar adalah tidak benar atau hoaks.

Konten tersebut masuk dalam kategori konten dengan konteks yang salah.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar