Anthony Albanese Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Australia

Siswanto, Deutsche Welle

Senin, 23 Mei 2022 | 11:36 WIB
Anthony Albanese Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Australia
DW

Suara.com - Anthony Albanese menjadi perdana menteri pertama dari Partai Buruh. Meski penghitungan suara masih dilakukan, dia dilantik lebih awal karena harus terbang ke Jepang untuk menghadiri pertemuan kelompok QUAD.

Anthony Albanese dari Partai Buruh dilantik sebagai Perdana Menteri ke-31 Australia pada hari Senin (23/05), setelah mengalahkan koalisi konservatif Scott Morrison.

Albanese, yang akrab disapa Albo, dilantik oleh Gubernur Jenderal David Hurley dalam sebuah upacara di gedung pemerintah di Canberra.

Hurley adalah kepala negara perwakilan Ratu Elizabeth II di Australia. "Saya merasa sangat terhormat untuk melayani (masyarakat) sebagai Perdana Menteri Australia,” tulis Albanese di Twitter setelah upacara.

"Sebagai Perdana Menteri, saya ingin menyatukan masyarakat dan memimpin pemerintahan yang berani, pekerja keras, dan peduli seperti rakyat Australia. Pekerjaan itu dimulai hari ini.”

Albanese dan Menlu Wong akan bertemu dengan Joe Biden Selain Albanese, anggota kabinet utama juga dilantik yakni Menteri Ketenagakerjaan Richard Marles, Menteri Luar Negeri Penny Wong, Bendahara Negara Jim Chalmers, dan Menteri Keuangan Katy Gallagher.

Albanese dan Wong yang dijadwalkan berangkat ke Tokyo untuk menghadiri pertemuan kelompok Quad pada Selasa (24/05), membuat mereka dilantik lebih awal dari jadwal yang sesungguhnya. Forum Quad adalah kelompok keamanan strategis yang beranggotakan Australia, India, Jepang, dan Amerika Serikat.

Albanese mengatakan dia berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Minggu (22/05) dan berharap untuk bertemu dengannya bersama Perdana Menteri Jepang dan India pada Selasa (24/05).

"Kunjungan ini sejalan dengan apa yang dilihat pemerintah Albanese sebagai tiga pilar kebijakan luar negeri Australia: aliansi kami dengan Amerika Serikat, keterlibatan kami dengan kawasan, dan dukungan kami untuk forum multilateral,” kata PM baru Australia dalam sebuah pernyataan.

baca juga

Akankah Partai Buruh membentuk pemerintahan mayoritas? Pada Senin (23/05) pagi, penyiar ABC menyebut Partai Buruh mengantongi 72 kursi di 151 anggota DPR, atau bertambah tujuh kursi dari susunan sebelumnya di majelis rendah parlemen. Partai Buruh membutuhkan total 76 kursi di DPR untuk bisa membentuk pemerintahan mayoritas.

Menurut proyeksi ABC, 12 kursi masih terlalu dekat dengan perolehan sekitar 70 persen suara. Koalisi kanan-tengah, yang didominasi Partai Liberal mantan Perdana Menteri Scott Morrison, dijadwalkan mendapat 52 kursi, berkurang 16 kursi.

Partai Hijau Australia, yang sebelumnya memiliki satu perwakilan di majelis rendah parlemen, memperoleh dua kursi tambahan. Partai Lingkungan sayap kiri diharapkan mendukung Albanese jika Partai Buruh tidak mencapai mayoritas.

Kandidat independen yang beberapa di antaranya juga bisa mendukung Partai Buruh, juga mendapat skor bagus di sejumlah kursi.

Pengambilan sumpah Albanese yang lebih awal kemungkinan terjadi atas dasar bahwa dia satu-satunya perdana menteri berikutnya yang layak, bahkan jika dia akhirnya harus memimpin sebuah parlemen pemerintah minoritas.

Partai Buruh, Partai Hijau, dan sejumlah kandidat independen mencalonkan diri pada platform yang mengusulkan tindakan lebih keras terhadap perubahan iklim. Albanese mengaku dia ingin mengubah Australia menjadi "negara adidaya energi terbarukan.”

Isu perubahan iklim dalam pemilu Australia Perubahan iklim memainkan peran penting dalam pemungutan suara hari Sabtu (21/05), lantaran para pemilih dilaporkan tidak senang dengan tanggapan pemerintah Morrison terhadap kebakaran dan banjir mematikan yang melanda Australia dalam beberapa tahun terakhir.

Partai Buruh dan Liberal bersaing terbuka atas perubahan iklim sejak 2007 dan beberapa pemerintah telah digulingkan dalam konflik tersebut. Namun, dalam pidato kemenangannya, Albanese berjanji untuk "mengubah cara politik beroperasi."

"Bersama-sama kita bisa mengakhiri perang iklim," kata Albanese. rw/ha (AFP, dpa, Reuters, AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon

Dunia Desak Israel Segera Berhenti Serang Lebanon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 06:17 WIB

PM Australia Terbang ke Singapura, Amankan Pasokan BBM di Tengah Lonjakan Harga

PM Australia Terbang ke Singapura, Amankan Pasokan BBM di Tengah Lonjakan Harga

News | Selasa, 07 April 2026 | 14:26 WIB

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB

Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani

Cara Cerdas Australia Mati-matian Turunkan Harga BBM di saat Perang Iran, Agar Rakyat Tak Terbebani

News | Senin, 30 Maret 2026 | 14:04 WIB

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Warga Australia Panik dan Mulai Timbun BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:49 WIB

Australia Umumkan bakal Kirim Pesawat Pengintai dan Rudal ke Teluk untuk Hadapi Serangan Iran

Australia Umumkan bakal Kirim Pesawat Pengintai dan Rudal ke Teluk untuk Hadapi Serangan Iran

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01 WIB

Prabowo dan PM Australia Teken Traktat Keamanan Bersama

Prabowo dan PM Australia Teken Traktat Keamanan Bersama

Foto | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:57 WIB

Kunjungi Istana, PM Albanese Diajak Prabowo Investasi Tambang Garap Nikel Hingga Emas

Kunjungi Istana, PM Albanese Diajak Prabowo Investasi Tambang Garap Nikel Hingga Emas

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:57 WIB

Prabowo Ajak PM Australia Anthony Albanese Hadiri Ocean Impact Summit di Bali

Prabowo Ajak PM Australia Anthony Albanese Hadiri Ocean Impact Summit di Bali

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:37 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu, Ini Daftarnya

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kemenkeu, Ini Daftarnya

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:39 WIB

Ganti Username Instagram Centang Biru, Berapa Lama Prosesnya? Ini Ketentuannya

Ganti Username Instagram Centang Biru, Berapa Lama Prosesnya? Ini Ketentuannya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 10:36 WIB

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Paramount Ubah Haluan Bisnis, Kini Bidik Rumah Sakit hingga Sektor Energi

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial RUU Migas, Termasuk Bada Usaha Khusus di Bawah Presiden

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Real Madrid Tumbang di Derby Madrid, Mourinho Serang Keputusan Wasit Ortiz Arias

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Review Call My Agent! The Movie: Nostalgia Satir Industri Perfilman Prancis

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:33 WIB

Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:32 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Amis Ikan yang Menempel pada Wadah Plastik Tempat Makanan?

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Amis Ikan yang Menempel pada Wadah Plastik Tempat Makanan?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:32 WIB

Petualangan Ajaib Bersama Gurita dalam The Octopus Karya Guojing

Petualangan Ajaib Bersama Gurita dalam The Octopus Karya Guojing

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:30 WIB

Luke Vickery Tak Sabar Rasakan Gemuruh GBK Bareng Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Tak Sabar Rasakan Gemuruh GBK Bareng Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 21 September 2026 | 10:28 WIB

×