facebook

Zulkifli Hasan Ajak PKS Gabung Koalisi Indonesia Bersatu Bersama Golkar, PAN, PPP

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah
Zulkifli Hasan Ajak PKS Gabung Koalisi Indonesia Bersatu Bersama Golkar, PAN, PPP
Mantan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Antara)

"Mudah-mudahan PKS bisa bersama-bersama, maksudnya itu jangan dua lagi, calonnya jangan dua lagi Pilpres besok," ujar Zulhas.

Suara.com - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan turut memberikan pidato dalam acara Milad ke-20 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (29/5/2022).

Di sela-sela pidatonya tersebut pria yang akrab disapa Zulhas itu mengajak secara tidak langsung untuk bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB yang digagas Golkar, PAN dan PPP untuk menghadirkan tiga pasangan calon pada Pilpres 2024.

Awalnya Zulhas menyampaikan, bahwa Partai Amanat Nasional sudah punya titik tengah dan jalan tengah yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Menurutnya, hal itu yang menyatukan semua sebagai bangsa.

Ia mengatakan, akhir-akhir ini justru bangsa Indonesia sedang pengap, salah satu penyebabnya karena pada Pilpres 2014 dan 2019 terakhir hanya memunculkan dua pasangan calon saja.

Baca Juga: Presiden PKS Ajak Parpol Lain Gugat Presidential Threshold 20 Persen

"Karena Pilpres cuma dua pasang, masing-masing pendukung mati-matian membela kandidatnya dan meniadakan kandidat yang lain," ujar Zulhas.

Untuk itu, Zulhas menjelaskan mengapa Golkar, PAN dan PPP menghadirkan Koalisi Indonesia Bersatu. Ia berharap PKS juga bisa bersama dengan KIB atau paling tidak membentuk koalisi lain agar tak memunculkan dua paslon pada Pilpres 2024.

"Oleh karena itu kami mencoba, Pak Anies, Cak Imin, mudah-mudahan kita bisa bareng-bareng ya, Pak Sandi, kami Golkar dan PPP mencoba membuat Koalisi Indonesia Bersatu ya itu coba. Maksudnya mudah-mudahan PKS bisa bersama-bersama, maksudnya itu jangan dua lagi, calonnya jangan dua lagi Pilpres besok," tuturnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan, setidaknya Pilpres 2024 bisa menghadirkan 3 pasangan calon. Hal itu dilakukan untuk mencegah hal-hal tidak produktif terjadi.

"Paling kurang mengurangi apa yang kita alami akhir-akhir ini, atmosfer yang pengap dan tidak produktif itu," tandasnya.

Baca Juga: Jajaran Ketua Umum Parpol Bakal Beri Pesan Gagasan di Milad ke-20 PKS Hari Ini

Komentar