Menkes Beberkan Alasan Vaksin Covid-19 Hasil Donasi dari Negara Maju Cepat Kedaluwarsa

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 31 Mei 2022 | 13:48 WIB
Menkes Beberkan Alasan Vaksin Covid-19 Hasil Donasi dari Negara Maju Cepat Kedaluwarsa
Ilustrasi / vaksin covid-19 hibah dari negara maju cepat kadaluwarsa. (Pexels)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan penyebab tanggal kedaluwarsa vaksin Covid-19 dari hasil hibah negara-negara maju lebih cepat ketimbang vaksin yang dibeli oleh pemerintah.

Menurutnya, vaksin Covid-19 hasil hibah tersebut memang hasil pembelian dini dari negara-negara maju.

Budi mengatakan vaksin hasil hibah atau donasi itu umumnya merupakan stok lama yang dimiliki oleh negara-negara maju. Stok lama yang dimaksud itu adalah vaksin Covid-19 yang sudah dibeli lebih terdahulu oleh negara-negara maju.

"Jadi negara-negara maju pada saat vaksin tersedia dia akan belinya duluan, karena mereka memiliki akses dan uang untuk ke sana," kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (31/5/2022).

Disaat memiliki stok vaksin yang banyak, negara-negara maju itu sadar tidak seluruhnya bakal disuntikan kepada warga. Lantaran khawatir akan kedaluwarsa sebelum digunakan, maka negara-negara maju memutuskan untuk mendonasikan ke negara-negara yang diperlukan.

Afrika menjadi target utama dari negara-negara maju untuk melakukan hibah vaksin Covid-19 karena dianggap yang paling membutuhkan. Namun, karena laju vaksinasi di sana juga lambat, maka negara-negara maju memutuskan untuk hibah ke Indonesia.

Indonesia sendiri pada saat itu melakukan vaksinasi secara masif. Di mana menurut Budi, Indonesia pernah mencapai 2,5 juta suntik vaksin Covid-19 per hari.

"Nah, dialihkan ke kita rata-rata expired datenya pendek antara 1 sampai 3 bulan," tuturnya.

Meskipun jarak menuju kedaluwarsanya pendek, Indonesia tetap menerima hibahan tersebut lantaran membutuhkannya. Lagipula vaksin Covid-19 tersebut diberikan secara gratis dan memiliki kualitas baik.

baca juga

"Itu penyebabnya memang kenapa expired karena jangka waktu expired datenya sudah tinggal 1 sampai 3 bulan terutama vaksin-vaksin donasi."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Terima 50 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Hibah dari Negara Maju Hingga Akhir Tahun 2022

Indonesia Terima 50 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Hibah dari Negara Maju Hingga Akhir Tahun 2022

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 13:16 WIB

Menkes Budi Tegaskan Vaksin Covid-19 Yang Kedaluwarsa Hasil Hibah, Bukan Beli

Menkes Budi Tegaskan Vaksin Covid-19 Yang Kedaluwarsa Hasil Hibah, Bukan Beli

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 12:48 WIB

Cuma Penuhi Gudang, Jokowi Instruksikan Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Segera Dimusnahkan

Cuma Penuhi Gudang, Jokowi Instruksikan Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Segera Dimusnahkan

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 12:24 WIB

Menkes Bakal Musnahkan Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa

Menkes Bakal Musnahkan Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa

Health | Selasa, 31 Mei 2022 | 12:23 WIB

Aliansi Alim Ulama Jakarta Desak Kemenkes Patuhi Putusan MA Soal Vaksin Halal

Aliansi Alim Ulama Jakarta Desak Kemenkes Patuhi Putusan MA Soal Vaksin Halal

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:59 WIB

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:54 WIB

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:48 WIB

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:45 WIB

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:44 WIB

×