Kapan Sidang Pertama BPUPKI? Begini Hasilnya yang Menjadi Sejarah Hari Lahir Pancasila

Rifan Aditya

Selasa, 31 Mei 2022 | 14:26 WIB
Kapan Sidang Pertama BPUPKI? Begini Hasilnya yang Menjadi Sejarah Hari Lahir Pancasila
sidang pertama BPUPKI - Sidang Resmi Pertama "Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI (Arsip Nasional Republik Indonesia/Wikimedia Commons)

Suara.com - Hari Lahir Pancasila 2022 akan diperingati besok Rabu, 1 Juni 2022. Sejarah Hari Lahir Pancasila ini berkaitan dengan sidang pertama BPUPKI.

Kapan sidang pertama BPUPKI? Lalu seperti apa hasil sidang pertama BPUPKI tersebut? Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan atau BPUPKI dibentuk oleh pemerintah Jepang, ketika masa penjajahan di Indonesia, tepatnya pada tanggal 29 April 1945.

Tugas BPUPKI yaitu memberikan bantuan dan dukungan proses kemerdekaan Indonesia. Tujuan dibentuknya BPUPKI ini juga untuk mempelajari dan menyelidiki hal yang berhubungan dengan pembentukan negara Indonesia.

Latar belakang pembentukan BPUPKI ini dimuat di dalam Maklumat Gunseikan Nomor 23 tanggal 29 Mei 1945. Penyebab pembentuan BPUPKI adalah karena kedudukan semakin terancam oleh sekutu. Tujuan lainnya adalah karena Jepang ingin memikat hati rakyat Indonesia untuk mempertahankan kekuasaan. 

Mengutip dari laman kemdikbud.go.id, upacara peresmian BPUPKI dilakukan pada tanggal 28 Mei 1945, bertempat di gedung gedung Cuo Sangi In, Jalan Pejambon (Sekarang gedung Departemen Luar Negeri), Jakarta. Sidang BPUPKI berlangsung selama dua kali, di mana dalam sidang tersebut, membahas tentang rumusan dasar negara, pembentukan PPKI, sampai membahas mengenai rancangan UUD. 

Bagaimana susunan organisasi BPUPKI

Dalam bahasa Jepang, BPUPKI disebut sebagai Dokuritsu Junbii Chosakai. BPUPKI berjumlah 62 orang yang diketuai oleh Dr KRT Radjiman Wedyodiningrat, dengan wakil ketuanya adalah Raden Pandji Soeroso dan perwakilan Jepang, Ichibangase Yosio. Sedangkan kepala sekretariat adalah Toyohito Masuda dan Mr AG Pringgodigdo.

Sidang BPUPKI berlangsung selama dua kali yang melahirkan panitia sembilan yang bertugas untuk memeriksan usul yang masuk dan menentukan kebulatan pendapat. 

baca juga

Berikut ini adalah susunan Organisasi Panitia Sembilan:

  • Ir Soekarno (ketua)
  • Drs Mohammad Hatta (wakil ketua)
  • Mr Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (anggota)
  • Mr Prof. Mohammad Yamin, S.H. (anggota)
  • K.H. Abdul Wahid Hasjim (anggota)
  • Abdoel Kahar Moezakir (anggota)
  • Raden Abikusno Tjokrosoejoso (anggota)
  • H. Agus Salim (anggota)
  • Mr Alexander Andries Maramis (anggota)

Kapan sidang BPUPKI pertama dilakukan? 

Sidang pertama BPUPKI berlangsung pada tanggal 29 Mei-1 Juni 1945. Sidang pertama dilakukan di gedung Chuo Sangi In di Jalan Pejambon 6 Jakarta (sekarang gedung Pancasila). Hari pertama pada 29 Mei 1945, membahas mengenai rumusan dasar negara Indonesia.

Ada tiga tokoh yang memberikan pendapat terkait usulan dasar negara yaitu Mr Mohammad Yamin, Mr Soepomo, dan Ir Soekarno. Pada sidang pertama ditetapkan Pancasila sebagai nama dasar negara Indonesia, kemudian 1 Juni 1945 ditetapkan sebagai hari lahirnya Pancasila.

Bertepatan pada 1 Juni 1945, BPUPKI juga membentuk panitia yang jumlahnya ada 9 orang, di mana tugas panitia tersebut untuk menampung dan identifikasi rumusan dasar negara ketika sidang BPUPKI. Panitia tersebut juga dibentuk untuk membuat rumusan yang dikenal sebagai Piagam Jakarta (Jakarta Charter) pada 22 Juni 1945.

Seperti itulah penjelasan tentang sidang pertama BPUPKI yang menjadi cikal bakal peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Miris Rumah Achmad Soebardjo, Tokoh Bangsa Kelahiran Karawang yang Ikut Rumuskan Pancasila

Cerita Miris Rumah Achmad Soebardjo, Tokoh Bangsa Kelahiran Karawang yang Ikut Rumuskan Pancasila

Jabar | Selasa, 31 Mei 2022 | 14:11 WIB

Kapan Seharusnya Rakyat Indonesia Peringati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni atau 18 Agustus?

Kapan Seharusnya Rakyat Indonesia Peringati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni atau 18 Agustus?

Sulsel | Selasa, 31 Mei 2022 | 13:07 WIB

Sederet Ucapan Hari Lahir Pancasila 2022, Cocok untuk Update Status WA!

Sederet Ucapan Hari Lahir Pancasila 2022, Cocok untuk Update Status WA!

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 12:38 WIB

Hari Lahir Pancasila 2022, Ini Tema dan Logo untuk Peringatan Tahun Ini

Hari Lahir Pancasila 2022, Ini Tema dan Logo untuk Peringatan Tahun Ini

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 11:55 WIB

1 Juni Besok, Jokowi Bakal Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Kota Ende NTT

1 Juni Besok, Jokowi Bakal Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Kota Ende NTT

News | Selasa, 31 Mei 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak

Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:51 WIB

Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK

Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:48 WIB

DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu

DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:43 WIB

×