facebook

Wapres Maruf Tinjau Pembangunan Hunian Korban Erupsi Gunung Semeru

Erick Tanjung
Wapres Maruf Tinjau Pembangunan Hunian Korban Erupsi Gunung Semeru
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin saat meninjau pembangunan hunian tetap dan hunian sementara bagi masyarakat korban terdampak erupsi Semeru di Lumajang, Jawa Timur, Kamis (2/6/2022). ANTARA/HO-BPMI Setwapres

"Kepala BNPB dan semua berusaha keras sehingga bisa terlaksana tempat yang bersih. Hunian tetapnya sudah jadi, tinggal yang hunian sementaranya, supaya lengkap," ujar Maruf.

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin meninjau perkembangan pembangunan hunian tetap dan hunian sementara bagi masyarakat korban terdampak erupsi Gunung Semeru, di Desa Sumber Mujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (2/6/2022).

"Kepala BNPB dan semua berusaha keras sehingga bisa terlaksana (penyediaan) tempat yang bersih. Hunian tetapnya sudah jadi, tinggal yang hunian sementaranya, supaya lengkap," ujar Maruf salam siaran pers.

Pada kesempatan itu, Wapres menerima informasi bahwa hunian tetap bagi korban terdampak erupsi yang berjumlah 1.951 unit, seluruhnya sudah dibangun dan menggunakan teknologi hunian tahan gempa.

Sementara hunian sementara, dari target 1.951 unit, sudah terbangun 878 unit, dengan rincian kategori selesai sebanyak 437 unit, dalam proses penyelesaian sebanyak 441 unit, dan sudah dihuni sebanyak 130 unit.

Baca Juga: Tak Terima Disebut Profesor Gadungan, Rektor UIC Musni Umar Seret Nama Wapres Maruf Amin

Maruf menyampaikan apresiasi atas upaya keras yang dilakukan semua pihak dalam percepatan penanggulangan bencana erupsi Gunung Semeru.

Pada kesempatan ini, Wapres juga berkesempatan memberikan bantuan dari Kementerian Sosial untuk para pengungsi.

Adapun kategori bantuan yang diberikan di antaranya bantuan sembako untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru sebanyak 130 paket, bantuan sembako untuk Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan atau KPM PKH sebanyak 50 paket, serta atensi kewirausahaan bagi lansia produktif sebanyak 10 paket. (Antara)

Komentar