Cerita KSAD Dudung, Pernah Ditegur Tamtama Sampai Kue Klepon Ibunya Jatuh Berserakan

Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 11 Juni 2022 | 01:45 WIB
Cerita KSAD Dudung, Pernah Ditegur Tamtama Sampai Kue Klepon Ibunya Jatuh Berserakan
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman saat menceritakan buku biografinya yang berjudul "Loper Koran Jadi Jenderal" di Mabes AD, Jakarta Pusat, Jumat (10/6/2022). (Suara.com/Ria).

Suara.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman pernah menjalani hidup prihatin bahkan sampai harus menjual kue klepon buatan sang ibu demi melanjutkan hidup. Kue kleponnya itu pernah berserakan ke tanah saat dibawa Dudung untuk dijual.

Cerita itu dituliskan dalam buku biografinya berjudul "Loper Koran Jadi Jenderal" yang diluncurkan di Mabes AD, Jumat (11/6/2022). Singkat cerita, Dudung tinggal di barak asrama tentara di Jalan Belitung, dekat Markas Kodam Siliwangi, Bandung.

Pria kelahiran 1965 itu memiliki seorang ayah yang dulunya seorang PNS TNI Perbekalan dan Angkatan Kodam (Bekangdam) Kodam III/Siliwangi. Sementara ibunya seorang ibu rumah tangga.

Ayahnya, almarhum Achmad Nasuha meninggal saat Dudung berusia 12 tahun. Kondisi tersebut yang memaksakan Dudung membantu sang ibu, almarhumah Nasiyati, dalam mencari nafkah.

Bukan hanya menjadi loper koran, Dudung masih membantu ibunya untuk berjualan klepon saat duduk di bangku SMA.

Satu cerita, Dudung harus mengantarkan klepon buatan ibunya dengan mengenakan sebuah tampah ke kantin Makodam III/Siliwangi.

"Semua tamtama di pos penjagaan telah mengenalnya dengan baik," demikian yang diceritakan Imelda Bachtiar, penulis buku biografi Dudung.

Karena sudah kenal, Dudung begitu luwes melewati pos penjagaan sembari membawa tampah. Namun suatu hari, terdapat seorang tamtama baru selesai pendidikan yang berjaga di pos jaga.

"Kamu kok tidak izin mau masuk,?" kata tamtama itu.

baca juga

Belum juga mendengar jawaban, tamtama tersebut langsung menyenggol tampah yang dibawa Dudung. Alhasil, kue klepon buatan ibunya langsung jatuh berserakan ke tanah.

Dalam buku, Dudung hanya bisa menatap kue buatan ibunya tersebut. Ia terdiam melihat kue itu sudah tidak bisa lagi dijual karena kotor.

Akan tetapi, Dudung tetap mengambil kue-kue kleponnya sembari bertekad untuk menjadi tentara yang tidak semenyebalkan tamtama itu.

"Awas, saya harus jadi tentara dan bila saya perwira nanti saya tak akan semena-mena pada orang lain, apalagi kepada rakyat," ucap Dudung.

Berangkat dari tekad tersebut, Dudung akhirnya berhasil mengejar cita-citanya ke Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) atau Akademi Militer (Akmil) saat ini.

Masuk AKABRI pada 1985, Dudung dinyatakan lulus pada 1988. Setelah itu ia memulai perjalanannya sebagai prajurit TNI. Beragam jabatan strategis pun pernah diembatnya hingga kini menduduki kursi orang nomor satu di TNI AD sejak 19 November 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Segan Copot Komandan Satuan yang Ambil Hak Prajurit, Jenderal Dudung: Jangan Kaya Kapal Keruk

Tak Segan Copot Komandan Satuan yang Ambil Hak Prajurit, Jenderal Dudung: Jangan Kaya Kapal Keruk

News | Sabtu, 11 Juni 2022 | 00:11 WIB

Politisi PKS Minta Jenderal Dudung Tetap Menjadi yang Terdepan Jaga Umat Islam

Politisi PKS Minta Jenderal Dudung Tetap Menjadi yang Terdepan Jaga Umat Islam

Bogor | Selasa, 07 Juni 2022 | 07:37 WIB

Jenderal Dudung Fasih Bahasa Tetun saat Sapa Veteran Perang, Gubernur NTT Kaget

Jenderal Dudung Fasih Bahasa Tetun saat Sapa Veteran Perang, Gubernur NTT Kaget

Lampung | Kamis, 19 Mei 2022 | 08:50 WIB

Jenderal Dudung: Saya tak Ingin Melihat Ada Prajurit Menderita dan Kesusahan

Jenderal Dudung: Saya tak Ingin Melihat Ada Prajurit Menderita dan Kesusahan

Lampung | Rabu, 11 Mei 2022 | 18:00 WIB

Terkini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

×