Berusia 271 Tahun, Vihara Petak Sembilan Ditetapkan Jadi Peninggalan Sejarah

Erick Tanjung

Senin, 20 Juni 2022 | 13:11 WIB
Berusia 271 Tahun, Vihara Petak Sembilan Ditetapkan Jadi Peninggalan Sejarah
Vihara Dharma Jaya Toasebio Petak Sembilan di Glodog, Jakarta Barat. (Ist)

Suara.com - Kementerian Agama menetapkan Vihara Dharma Jaya Toasebio Petak Sembilan, Glodog, Jakarta Barat sebagai prasasti sejarah usai pemasangan dan penandatanganan prasasti yang dipajang pada bagian dalam bangunan.

Peresmian ditandai pembukaan selubung kain berwarna merah oleh Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo dan Ketua Yayasan Vihara Dharma Jaya Toasebio Arifin Tanzil pada Sabtu.

Dalam siaran pers, Senin (20/6/2022), Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menandatangani prasasti bersejarah tersebut di Kantor Kementerian Agama RI Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat pada 12 Mei lalu.

Kelenteng Toasebio sudah berdiri sejak dibangun kembali pada 1751 dan saat ini sudah berusia 271 tahun.

Pada kesempatan itu, Wibowo Prasetyo menyampaikan apresiasi atas upaya Yayasan Vihara Dharma Jaya Toasebio membangun prasasti sebagai wujud bakti kepada para pendahulu.

Serta sebagai edukasi kepada generasi penerus saat ini untuk dapat mengingat jasa dan budi baik yang dilakukan oleh para sesepuh pada masa sebelumnya, sekaligus memberikan penghormatan kepada para pendiri yayasan atas dedikasinya selama ini.

Vihara ini didirikan sembilan orang, yakni Ferdinand Kencana Jaya, Husin Buntara Sjarifudin, Husen Buntara Sjarifudin, Agustinawati, Rachman Santosa, Lauw Kiong Hoa, Wong Sem Fie, Harjanto, dan Mujadin Pangestu.

"Penghormatan yang tinggi kepada sembilan pendiri pada tahun 1983 secara bersama-sama mendirikan Yayasan Wihara Dharma Jaya Toasebio yang berkembang hingga saat ini," kata Wibowo.

Lebih jauh Wibowo mengatakan prasasti ini juga akan menjadi sarana mengingatkan pentingnya peduli dan mengerti sejarah, catatan yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.

baca juga

"Generasi sebelumnya membangun jalan yang akan dilalui oleh generasi yang akan datang," tutur Wibowo mengutip pepatah bijak.

Sedangkan, Ketua Yayasan Dharma Jaya Toasebio Arifin Tanzil dalam sambutannya menjelaskan tentang sejarah berdirinya yayasan hingga manfaatnya bagi umat Budha. Dia juga menyampaikan sejarah ketika kakeknya menghibahkan sebidang tanah kepada yayasan di Wihara Dharma Jaya Toasebio.

"Saat ini tanah yang dihibahkan telah menjadi sepenuhnya milik yayasan Wihara Dharma Jaya Tosebio," ujar Arifin.

Kelenteng ini dibangun lagi mulai tahun 1751 dan pada tahun 1754 difungsikan sebagai tempat ibadah orang Tionghoa di Batavia. Kelenteng ini sempat dihanguskan pemerintah Hindia Belanda karena berkaitan dengan oknum yang terlibat dalam tragedi Kali Angke dan Geger Pecinan.

Dalam rangka memperjelas sejarah maka dibuatlah prasasti sejarah kelenteng, agar diketahui masyarakat dan wisatawan mancanegara.

Kevin Wu, Ketua Dharmapala Forum Aktivis Buddha bersatu (FABB) yang hadir pada kesempatan itu mengajak para pemuda untuk bangkit dan turut berperan aktif membangun semangat persaudaraan dan persatuan serta menjaga keberagaman. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Congkel Jendela Rumah, Maling Gondol Uang dan HP di Jakbar, Korban: Kayak Disirep

Congkel Jendela Rumah, Maling Gondol Uang dan HP di Jakbar, Korban: Kayak Disirep

Jakarta | Jum'at, 17 Juni 2022 | 20:56 WIB

Kemenag Merilis WA Center Haji 2022, Beroperasi 24 Jam untuk Memudahkan Layanan Jemaah

Kemenag Merilis WA Center Haji 2022, Beroperasi 24 Jam untuk Memudahkan Layanan Jemaah

News | Jum'at, 17 Juni 2022 | 17:48 WIB

Pemilu 2024, Jumlah Pemilih Saat Ini di Jakbar Capai 1.781.301 Orang, Terbanyak Kedua di DKI

Pemilu 2024, Jumlah Pemilih Saat Ini di Jakbar Capai 1.781.301 Orang, Terbanyak Kedua di DKI

Jakarta | Jum'at, 17 Juni 2022 | 16:14 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×