Orang Tua Hobi Bertanam, Salah Satu Tanamannya Rusak, Malah Tuduh Tetangga Rumahnya, Netizen: Playing Victim

Dany Garjito | Dita Alvinasari | Suara.com

Senin, 20 Juni 2022 | 15:56 WIB
Orang Tua Hobi Bertanam, Salah Satu Tanamannya Rusak, Malah Tuduh Tetangga Rumahnya, Netizen: Playing Victim
Ilustrasi seseorang menanam tanaman (Pexels/Mikhail Nilov)

Suara.com - Seorang anonim cuitkan curhatan yang mengaku memiliki tetangga yang berkelakuan buruk kepada keluarganya.  Tetangganya tersebut diduga merusak tanaman yang ditanam oleh orang tuanya. Cuitan tersebut ia kirimkan pada akun Twitter @SeputarTetangga pada Minggu (19/06/22).

Di awal cuitannya, ia menceritakan bahwa orang tuanya hobi menanam pohon dan bunga.

Suatu ketika, salah satu pohon  yang ditanam oleh orang tuanya patah. Ia kemudian menuduh tetangganya yang merupakan seorang ustaz dan guru ngaji merusak tanaman tersebut.

"Aku punya tetangga, suaminya ustaz, bininya guru ngaji. Sama warga sini, dipanggil umi dan abi. Tapi kelakuan pada keluargaku benar-benar naudzubillahi min dzalik. Ibu dan ayahku adalah seseorang yang suka menanam pohon dan bunga . Pernah suatu hari, ayah mendapati pohon yang ia tanam kayak sengaja dipatahin," ungkap sender.

Tuduhan dari sender ini berlandaskan dari perkataan dari tetangganya yang pernah mengatakan bahwa dirinya tidak ikhlas jika ada sehelai daun dari tanaman yang keluarga sender ini jatuh ke wilayah rumah mereka.

"Yang mana pelakunya si umi solehah ini. Kenapa kami bisa tahu? Karena ia perrnah bilang, 'Saya nggak ikhlas kalau sehelai daun kalian jatuh ke tana kami'. Apa sebegitunya ya?" tulis sender.

Cuitan ini pun menuai beragam respons dari netizen. Banyak netizen yang merasa bahwa sender ini hanya play victim dan fitnah, karena tidak ada bukti kuat yang membuktikan bahwa tetangganya lah yang mematahkan salah satu pohon yang ditanam oleh orang tuanya.

"'Kenapa kami bisa tahu? Karena ia pernah bilang ...' Berarti ini masih prasangka dan tidak bisa dibilang tahu. Tanyakan dulu baik-baik. Kalau ada bukti, baru baku hantam," terang netizen.

"Playing victim nih sendernya. Gue kalau disuruh setiap hari nyapu daun pohon orang lain di halaman gue juga ogah," kata netizen.

"Cerita itu yang jelas. Kalau cuma dari kata-kata itu tidak membuktikan apa-apa," ungkap netizen.

"Kamu ada bukti nggak nder selain kata-kata si umi yang matahin pohon dia? Kalau nggak ada, jatuhnya fitnah lho ya. Selain itu, perlakuan yang naudzubillah itu yang kayak gimana?" tanya netizen.

"Sender-nya tolong jelaskan dulu kronologi detailnya. Jangan hanya menceritakan sudut pandang negatif si keluarga ustaz saja. Ceritakan juga bagaimana aktivitas keluarga Anda dengan masyarakat, bagaimana batas-batas tanah pekarangan yang berhimpitan dengan tana si ustaz. Menurutku ceritamu hanya membernarkan sepihak. Apalagi buktinya tidak ada, hanya berdasarkan 'pernah dengar'. Bukan berarti dia mematahkan pohonmu. Jangan-jangan keluargamu yang sebenarnya bermasalah? Bukti tidak valid berarti Anda memfitnah," tambah netizen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Remaja Perempuan Curhat Sedih Gegara Dilarang Tidur Bersama Ayahnya oleh Sang Ibu, Netizen Berikan Tanggapan Begini

Remaja Perempuan Curhat Sedih Gegara Dilarang Tidur Bersama Ayahnya oleh Sang Ibu, Netizen Berikan Tanggapan Begini

News | Senin, 20 Juni 2022 | 15:20 WIB

Tersebar Video Detik-Detik Pengendara Sepeda Motor Terobos Jalan hingga Jembatan, Diduga karena Rem Blong

Tersebar Video Detik-Detik Pengendara Sepeda Motor Terobos Jalan hingga Jembatan, Diduga karena Rem Blong

News | Senin, 20 Juni 2022 | 14:46 WIB

Grup Kasidah Nasida Ria Manggung di Jerman, Netizen: Legend!

Grup Kasidah Nasida Ria Manggung di Jerman, Netizen: Legend!

News | Senin, 20 Juni 2022 | 14:45 WIB

Berkedok Minta Garam ke Rumah Warga, Pria Ini Gondol Sepeda Motor

Berkedok Minta Garam ke Rumah Warga, Pria Ini Gondol Sepeda Motor

News | Senin, 20 Juni 2022 | 13:12 WIB

Sebelum Nikah Sepakat untuk Childfree, Wanita Ini Diceramahi Habis-habisan oleh Mertua

Sebelum Nikah Sepakat untuk Childfree, Wanita Ini Diceramahi Habis-habisan oleh Mertua

News | Senin, 20 Juni 2022 | 10:29 WIB

'Mesum Berkedok Loker' Pemilik Konter HP Ini Kasih Syarat Tak Senonoh pada Calon Pelamar

'Mesum Berkedok Loker' Pemilik Konter HP Ini Kasih Syarat Tak Senonoh pada Calon Pelamar

News | Senin, 20 Juni 2022 | 10:26 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB