Makan Siang di NasDem Tower, Surya Paloh Jamu Rombongan Presiden PKS dengan Nasi Briyani dan Gudeg

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 22 Juni 2022 | 13:44 WIB
Makan Siang di NasDem Tower, Surya Paloh Jamu Rombongan Presiden PKS dengan Nasi Briyani dan Gudeg
Makan Siang di NasDem Tower, Surya Paloh Jamu Rombongan Presiden PKS dengan Nasi Briyani dan Gudeg . (Suara.com/Novian)

Suara.com - Jajaran pengurus PKS yang dipimpin Presiden PKS Ahmad Syaikhu berkunjung ke NasDem Tower, siang ini. Kehadiran mereka disambut sejumlah petinggi NasDem, di antaranya Waketum Ahmad Ali dan Ketua DPP Willy Aditya.

Pantauan Suara.com, Syaikhu yang tampak ditemani Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsyi, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman dan pengurus lainnya hadir sekitar pukul 13.12 WIB.

Mereka langsung masuk ke dalam lobby menuju ke ruang pertemuan yang digelar secara internal dan tertutup.

Sementara itu Willy Aditya mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan makan siang dalam agenda pertemuan tersebut. Setelahnya baru kedua partai akan membicarakan persoalan-persoalan lain termasuk menyoal politik.

""Agenda pertama makan siang. Pak surya menyiapkan nasi briani dan gudeg. Kami jamu makan siang habis itu baru bicara tentang hal-hal lainnya," kata Willy di NasDem Tower, Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Gagas Poros Baru

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera Muhammad Kholid sebelumnya mengatakan bahwa PKS ingin membentuk poros baru untuk meghadapi Pilpres 2024. Salah satu langkah awal yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut ialah melakukan komunikasi dengan partai lain, termasuk dengan NasDem.

Kholid juga mengungkap, rencana kunjungan PKS ke NasDem Tower untuk hubungan antara petinggi kedua partai.

"Kami terus jalin silaturahim. Kami ingin lanjutkan pelukan kebangsaan PKS-Nasdem yang dulu sempat berjeda. Semakin banyak kawan semakin baik, bukan?" kata Kholid kepada wartawan, Rabu (22/6/2022).

Kholid mengatakan bahwa PKS ingin Pilpres nantinya memunculkan banyak poros koalisi. Keinginan itu bukan tanpa sebab, PKS berkeyakinan banyaknya poros koalisi dapat berdampak baik untuk memitigasi terjadinya polarisasi politik.

Bukan cuma mencegah polarisasi, keberadaan poros yang banyak nantinya bisa lebih memberikan pilihan kepada masyarakat siapa saja calon pemimpin bangsa.

"PKS berikhtiar ingin membentuk poros baru. Semakin banyak poros semakin baik buat demokrasi kita."

Terkait pertemuan PKS dan Nasdem, Kholid berujar bahwa kedua partai itu memiliki tujuan yang sama. Di mana NasDem yang memiliki semangat restorasi juga dimiliki oleh PKS.

Juru Bicara BPN Muhammad Kholid. (Suara.com/Walda)
Juru Bicara PKS Muhammad Kholid. (Suara.com/Walda)

Kholid menyampaikan restorasi dalam bahasa PKS adalah kembali kepada jati diri bangsa Indonesia, sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa atau founding fathers.

"Kami menggagas poros perubahan, yakni perubahan agar Indonesia menjadi negara yang lebih adil, lebih sejahtera, lebih demokratis, lebih bersatu dan berdaulat serta memiliki peran strategis di panggung politik global," kata Kholid.

Terakhir, kata Kholid, Presiden PKS Ahmad Syaikhu akan terus menjalin komunikasi secara lebih intensif bersama Ketua Umum Partai Nasdem Bapak Surya Paloh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagas Poros Baru, PKS Jelang Pertemuan Nanti Siang: Semoga Berjodoh dengan NasDem di 2024

Gagas Poros Baru, PKS Jelang Pertemuan Nanti Siang: Semoga Berjodoh dengan NasDem di 2024

News | Rabu, 22 Juni 2022 | 11:34 WIB

Bakal Bertemu PKS Siang Ini, DPP Nasdem: Alon-alon Bangun Poros

Bakal Bertemu PKS Siang Ini, DPP Nasdem: Alon-alon Bangun Poros

News | Rabu, 22 Juni 2022 | 09:34 WIB

Jokowi Ulang Tahun, Presiden PKS: Mudah-mudahan Semakin Bijak Memimpin Bangsa

Jokowi Ulang Tahun, Presiden PKS: Mudah-mudahan Semakin Bijak Memimpin Bangsa

Jakarta | Selasa, 21 Juni 2022 | 21:18 WIB

Gembira Koalisi dengan Gerindra, Kader PKB Merah Cukur Gundul

Gembira Koalisi dengan Gerindra, Kader PKB Merah Cukur Gundul

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juni 2022 | 20:53 WIB

Terkini

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:15 WIB

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:59 WIB

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB