Sadis! Dua Pastor Di Meksiko Ditembak Mati Di Gereja, Jasad Hilang

Bangun Santoso Suara.Com
Kamis, 23 Juni 2022 | 14:19 WIB
Sadis! Dua Pastor Di Meksiko Ditembak Mati Di Gereja, Jasad Hilang
Ilustrasi penembakan. (Antara)

Suara.com - Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador, pada Rabu (22/6), menyesali pembunuhan dua pastor Jesuit Javier Campos dan Joaquín Mora. Ia mengatakan sang pelaku pembunuhan telah diidentifikasi.

Kedua pastor, yang masing-masing berusia 79 dan 80 tahun itu, ditembak mati di gereja kecil di alun-alun kota Cerohahui pada Senin (21/6), bersama pemandu wisata yang mereka coba lindungi dari pemimpin kelompok kriminal setempat.

Kedua pastor itu telah diintegrasikan ke dalam komunitas Adat Tarahumara, yang lebih memilih nama Raramuri, dan melakukan berbagai pekerjaan sosial, membela budaya lokal dan mengadvokasi layanan dasar, termasuk pendidikan.

Sempat terdapat pembicaraan untuk menarik Campos dan Mora keluar dari daerah tersebut demi keselamatan mereka sendiri, dan juga karena faktor usia, tetapi keduanya menolak usulan itu.

Dalam misa yang digelar di Mexico City pada Selasa (21/6) malam, seorang pastor Jesuit lainnya Jorge Atilano mengatakan “mereka dihormati.” Ia menggarisbawahi betapa “kata-kata keduanya diperhitungkan dan sesuatu yang terjadi kemarin telah menyakitkan (komunitas itu).”

Kawasan pegunungan itu telah menjadi tempat pembunuhan para pemimpin masyarakat suku asli atau pribumi, pencinta lingkungan, pembela HAM dan bahkan seorang wartawan yang meliput daerah tersebut.

Luis Gerardo Moro, pastor Jesuit terkenal di Meksiko, pada Rabu, mengatakan “kami belum menemukan jasad mereka.” “Hal ini mengingatkan kita pada ribuan keluarga yang mencari kerabat mereka yang hilang di negara ini. Lebih dari 100.000 orang hingga saat ini belum ditemukan,” tambah Moro.

Pelaku pembunuhan, yang menurut Presiden López Obrador telah diidentifikasi, disinyalir menyembunyikan mayat kedua pastor itu.

López Obrador mengatakan pihak berwenang sedang mencari seorang laki-laki yang dicari sejak 2018 atas tuduhan pembunuhan seorang wisatawan asal Amerika Serikat.

Baca Juga: Menunda Penindakan Pelaku Penembakan Massal di SD Texas, Kepala Polisi Dinonaktifkan

Tingkat pembunuhan yang tinggi di Meksiko telah menjadi masalah bagi López Obrador, yang ketika menjabat menegaskan bahwa ia tidak tertarik untuk memburu pelaku perdagangan narkoba sebagaimana yang dilakukan pendahulunya, yang menurutnya justru telah meningkatkan aksi kekerasan.

Namun, baru separuh jalan dari masa jabatannya yang berlangsung selama enam tahun, jumlah pembunuhan di Meksiko melonjak menjadi hampir 124.000 kasus, melampaui jumlah kasus pembunuhan selama masa kepresidenan Felipe Calderon yang meningkatkan upaya untuk berhadapan langsung dengan para kartel narkoba. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI