HUT DKI Terakhir di Jabatan Anies, Kenneth PDIP Ingatkan Masih Banyak PR Tersisa

Stefanus Aranditio, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 23 Juni 2022 | 19:37 WIB
HUT DKI Terakhir di Jabatan Anies, Kenneth PDIP Ingatkan Masih Banyak PR Tersisa
Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menganggap momen Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta yang jatuh pada 22 Juni kemarin sebagai peringatan bagi Gubernur Anies Baswedan. Pasalnya masih banyak pekerjaan rumah bagi Anies di sisa masa jabatannya.

HUT DKI Jakarta kemarin merupakan perayaan terakhir di masa Anies menjabat sebagai Gubernur sebab ia bakal lengser pada Oktober 2022 mendatang.

"Jika bicara pekerjaan rumah, masih segudang yang harus diselesaikan Pak Anies dan Pak Riza. Tetapi yang sangat penting adalah membangun kepercayaan warga Jakarta," ujar Kenneth kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).

Kenneth pun membeberkan beberapa pekerjaan Pemprov DKI Jakarta yang saat ini tak pernah kunjung selesai. Misalnya, angka kemiskinan yang kembali meningkat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa angka kemiskinan tertinggi dalam satu dekade terakhir dan nyaris menyamai angka kemiskinan DKI Jakarta 20 tahun lalu, yakni 4,96 persen.

Angka kemiskinan di Jakarta kembali meningkat pada 2021 yakni menjadi 501.920 orang atau 4,72 persen dari total penduduk Jakarta.

"Artinya angka kemiskinan di Jakarta tak pernah menurun ditambah lagi dengan kejadian pandemi Covid-19 selama dua tahun kemarin," kata Kenneth.

Memang, kata Kenneth, pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktor dominan yang sangat realistis dan logis, dalam kasus bertambahnya warga miskin di Jakarta.

Program-program Pemprov DKI Jakarta dalam bantuan yang bersifat tunai, baik untuk penguatan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), mengatasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dianggap tidak tepat sasaran.

baca juga

"Dengan adanya program bantuan penguatan ekonomi kepada warga Jakarta, tingkat kemiskinan dan kondisi ekonomi masyarakat akan tetap terbantu. Tapi pada kenyataannya di lapangan bantuan tersebut tidak tepat sasaran," ucapnya.

Lalu, pembangunan daerah di Jakarta yang kurang tertata dan tak bermanfaat bagi warga. Ia pun mengakui jika ada beberapa yang mengalami kemajuan tetapi hanya seperti kampung yang luas, bukan selayaknya perkotaan modern.

Salah satu yang nyata terlihat berubah saat ini hanyalah di bidang transportasi, seperti Mass Rapid Transit (MRT). Namun ia menganggap itu juga bukan hasil kerja Anies saja, melainkan suatu proses panjang yang telah dilakukan sejak era Gubernur-gubernur sebelumnya.

"MRT itu bukan murni hasil dari program Pak Anies, Beliau hanya sifatnya meresmikan MRT yang terealisasi pada saat ini saja," tuturnya.

Demikian juga Jakarta Internasional Stadium (JIS) bukanlah murni hasil karya Anies Baswedan, tetapi ada andil dari Gubernur-gubernur terdahulu. Anies hanya mencanangkan untuk melanjutkan pembangunan stadion bertaraf Internasional tersebut pada tanggal 14 Maret 2019.

"Gubernur-gubernur sebelum Anies Baswedan yang sudah membuat kajian dan kemudian dengan susah payah membebaskan lahan untuk pembangunan JIS," kata Kenneth.

Anggota Fraksi PDIP ini juga menyebut kualitas udara di Ibu Kota dinobatkan menjadi terburuk nomor satu di beberapa kesempatan. Hal itu sangat bertolak belakang dengan usainya pagelaran balap mobil listrik atau Formula E di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Penduduk yang berada di Jakarta diperkirakan kehilangan harapan hidup rata-rata 3-4 tahun akibat polusi udara. Tak hanya itu, dampak polusi udara di Jakarta disebut enam kali lebih berbahaya dari pada penyakit AIDS yang disebabkan oleh virus HIV," jelasnya.

Di samping itu, ia mengucapkan ulang tahun kepada Jakarta dan berharap perbaikan bisa dilaksanakan secepatnya. Sehingga, setelah Anies lengser nanti tidak meninggalkan banyak PR pada penggantinya.

"Dirgahayu DKI Jakarta ke-495. Semoga tingkat kebahagiaan warga Jakarta juga semakin baik," ujar Kenneth.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Mau Umumkan Capres 2024 yang akan Diusung PDI Perjuangan, Megawati: Saya Umpetin

Belum Mau Umumkan Capres 2024 yang akan Diusung PDI Perjuangan, Megawati: Saya Umpetin

Surakarta | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:36 WIB

Megawati Ungkap Kriteria Capres 2024, Ganjar Bacakan Hasil Rakernas PDI Perjuangan

Megawati Ungkap Kriteria Capres 2024, Ganjar Bacakan Hasil Rakernas PDI Perjuangan

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:26 WIB

Rakernas II Resmi Ditutup, Ini Empat Poin Rekomendasi Untuk Pemenangan Pemilu PDIP di 2024

Rakernas II Resmi Ditutup, Ini Empat Poin Rekomendasi Untuk Pemenangan Pemilu PDIP di 2024

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:16 WIB

Setelah Tutup Rakernas II PDIP, Megawati Hingga Puan Cicipi Bakso Gerobakan yang Diundang di Sekolah Partai

Setelah Tutup Rakernas II PDIP, Megawati Hingga Puan Cicipi Bakso Gerobakan yang Diundang di Sekolah Partai

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 19:06 WIB

Rekomendasi Rakernas II PDI Perjuangan Mengandung Spirit Kemerdekaan, Ini Penjelasan Hasto

Rekomendasi Rakernas II PDI Perjuangan Mengandung Spirit Kemerdekaan, Ini Penjelasan Hasto

Surakarta | Kamis, 23 Juni 2022 | 18:24 WIB

Terkini

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:00 WIB

Rayakan HUT GarudaMiles, BRI Bagi-Bagi 27.000 Poin Gratis untuk Nasabah Prioritas

Rayakan HUT GarudaMiles, BRI Bagi-Bagi 27.000 Poin Gratis untuk Nasabah Prioritas

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 15:59 WIB

Jasad ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu

Jasad ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Ditemukan di Bengkulu

Video | Rabu, 23 September 2026 | 15:59 WIB

Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up

Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:58 WIB

Cara Kejam Xavi Hernandez Tak Pilih Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert

Cara Kejam Xavi Hernandez Tak Pilih Eks Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:57 WIB

BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium, Jaga Kesehatan dengan Layanan Eksklusif

BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium, Jaga Kesehatan dengan Layanan Eksklusif

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 15:55 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:55 WIB

BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda

BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 15:48 WIB

Cerita di Balik Layar Kepindahan Maarten Paes ke Ajax: Dering Telepon Tengah Malam

Cerita di Balik Layar Kepindahan Maarten Paes ke Ajax: Dering Telepon Tengah Malam

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang

Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:47 WIB

×