Suami Prioritaskan Beli Rumah untuk Orang Tua saat Kondisi Finansial Tidak Baik, Sosok Istri Ini Merasa Sakit Hati

Reza Gunadha | Dita Alvinasari | Suara.com

Kamis, 23 Juni 2022 | 20:53 WIB
Suami Prioritaskan Beli Rumah untuk Orang Tua saat Kondisi Finansial Tidak Baik, Sosok Istri Ini Merasa Sakit  Hati
Ilustrasi berhutang. (Pexels/KarolinaGrabowska)

Suara.com - Suaminya lebih memprioritaskan membelikan rumah orang tuanya ketika kondisi finansial keluarganya sedang tidak baik. Hal ini dialami oleh seorang istri yang kemudian menceritakan kejadian tersebut di akun Instagram @igtainmenttt pada Kamis (23/06/22).

Dalam ceritanya, sosok istri ini menceritakan bahwa dirinya telah menikah sejak 1 tahun yang lalu dan saat ini telah dikaruniai satu orang anak berusia satu bulan.

Selama satu tahun pernikahannya, keluarganya diuji dengan masalah finansial yang hancur berantakan karena usahanya bangkrut akibat Covid-19. Karena bangkrut, keluarganya harus menanggung hutang senilai puluhan juta.

Saat berada di keadaan tersebut, suaminya malah berniat membelikan rumah untuk orang tuanya. Padahal keluarganya sendiri masih ngontrak.

Ia kemudian juga mengungkapkan bahwa selama kurun waktu 6 bulan terakhir, suaminya tidak memberikan nafkah kepada dirinya, karena suaminya bekerja serabutan.

Jika ia meminta pun, pasti untuk membeli pamper anak.

"Saya sebagai istri selama 6 bulan ini tidak diberi nafkah karena emang kerjanya serabutan. Saya hanya meminta jika saya memang butuh. Contohnya beli pamper anak. Alhamdulillah, saya masih ikut orang tua sendiri. Jadi tidak meminta uang untuk makan," jelas sosok istri ini.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya merasa sakit hati dengan perkataan suaminya. Bukan karena tidak ingin membelikan mertuanya rumah, tapi ia merasa bahwa keadaan finansial keluarganya sedang kesulitan. Mereka juga harus membayarkan hutang senilai Rp70 juta. 

Ia kemudian bertanya kepada publik, apakah pemikirannya ini salah.

"Jujur saya sedikit sakit hati dan kecewa waktu suami bilang akan membelikan rumah buat orang tua dulu. Bukan saya tidak mau membelikan rumah mertua, tapi keadaan kami benar-benar sedang susah. Kami harus melunasi hutang dulu yang sekitar 70 juta. Semakin hari, anak juga semakin besar kebutuhannya. Saya ingin suami mendahulukan kami, setelah itu sisihkan untuk orang tuanya. Apa saya salah?" pungkasnya.

Curahan hati seorang istri ini pun menuai beragam tanggapan dari warganet. Warganet membenarkan jika prioritas dari suaminya seharusnya membayar hutang serta memenuhi kebutuhan istri dan anak, bukan orang tua terlebih dulu.

"Kewajiban pokok bayar hutangnya, penuhi kebutuhan anak dan istri, baru belikan rumah orang tuanya. Setahuku alurnya begitu. Berbakti sama orang tua bagus, tapi tidak dengan meninggalkan kewajiban. Mungkin untuk sementara orang tuanya disewakan kontrakan dulu, nanti kalau sudah stabil baru dibelikan," komentar warganet.

"Nafkah anak dan istri diutamakan. Kalau berlebih baru ke orang tua. Bukan kebalikannya," timpal warganet.

"Kalau saranku, bayar hutang dulu. InsyaAllah rezeki akan lebih baik. Setelah itu dahulukan kewajiban, yaitu sandang, pangan, dan papan bagi keluargamu. Memberi orang tua amat sangat baik karena rida Allah terletak pada rida orang tua, tapi sewajarnya, jangan memaksa jika tidak ada," timpal lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris, Sosok Ibu Ini Berikan MPASI  pada Balitanya Sejak Umur 6 Hari, Berujung Masuk UGD

Miris, Sosok Ibu Ini Berikan MPASI pada Balitanya Sejak Umur 6 Hari, Berujung Masuk UGD

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 18:36 WIB

Bejat! Pria di Gresik Lakukan Pelecehan Seksual ke Bocah Kecil Depan Toko Kelontong, Aksinya Terekam CCTV

Bejat! Pria di Gresik Lakukan Pelecehan Seksual ke Bocah Kecil Depan Toko Kelontong, Aksinya Terekam CCTV

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 18:20 WIB

Sakit Hati Ditolak Saudara saat Hendak Elus Perutnya yang Sedang Hamil, Alasannya Takut Ketularan Sifat Pelit

Sakit Hati Ditolak Saudara saat Hendak Elus Perutnya yang Sedang Hamil, Alasannya Takut Ketularan Sifat Pelit

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:30 WIB

Bocah SD Dipukul Anak SMP, Orangtua Menegur Malah Dihina Keluarga Pelaku

Bocah SD Dipukul Anak SMP, Orangtua Menegur Malah Dihina Keluarga Pelaku

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:25 WIB

Nyesek Banget! Lagi Deg-degan Tunggu Hasil UTBK-SBMPTN 2022, Motor Murid Ini Malah Diambil Maling

Nyesek Banget! Lagi Deg-degan Tunggu Hasil UTBK-SBMPTN 2022, Motor Murid Ini Malah Diambil Maling

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:23 WIB

Duh! Pria Ini Ngotot Tolak Putrinya Dilamar Pacar, Ternyata Jalin Cinta dengan Calon Menantu

Duh! Pria Ini Ngotot Tolak Putrinya Dilamar Pacar, Ternyata Jalin Cinta dengan Calon Menantu

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:21 WIB

Terkini

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:25 WIB

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:21 WIB

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:20 WIB

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:15 WIB

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:00 WIB

Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan

Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:52 WIB