Tak Ikut Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Wapres Maruf Amin Pimpin Indonesia Sementara

Stefanus Aranditio

Minggu, 26 Juni 2022 | 10:47 WIB
Tak Ikut Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Wapres Maruf Amin Pimpin Indonesia Sementara
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Minggu (26/6/2022)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tengah melakukan kunjungan kerja ke Jerman, Ukraina, Rusia, dan Uni Emirat Arab, selama itu kepala pemerintahan dijalankan oleh Wakil Presiden Maruf Amin.

Maruf Amin diperkirakan akan memimpin Indonesia selama sepekan ke depan hingga Jokowi pulang ke tanah air.

"Selama saya di luar negeri pemerintahan akan dipimpin oleh Bapak Wakil Presiden," kata kata Jokowi dalam jumpa pers sebelum berangkat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Minggu (26/6/2022).

berangkat bersama istri, Iriana Jokowi dan rombongan terbatas. Mereka lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Minggu (26/6/2022) sekira pukul 10.30 WIB.

Jokowi diundang Jerman selaku Ketua G7 untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Pertemuan akan berlangsung di Elmau pada 26-27 Juni 2022.

Setelah itu, Jokowi dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy untuk meminta Zelenskyy mau membuka ruang dialog dengan Rusia untuk menghentikan perang.

"Setelah dari Jerman saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan Presiden Zelenskyy, misinya mengajak Presiden Zelenskyy untuk membuka ruang dialog dalam rangka membangun perdamaian karena perang memang harus dihentikan dan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali," ucapnya.

Setelah bertemu Zelenskyy, Jokowi akan bertolak ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, juga dengan misi yang sama yakni meminta Putin melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang.

"Dari Ukraina saya akan menuju ke Rusia untuk bertemu dengan Presiden Vladimir Putin, sekali lagi dengan misi yang sama saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang," tutur Jokowi.

baca juga

Setelah kunjungan ke Ukraina dan Rusia, Presiden Jokowi akan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Terbang ke Ukraina dan Rusia, Minta Zelenskyy dan Putin Dialog Damai Hentikan Perang

Presiden Jokowi Terbang ke Ukraina dan Rusia, Minta Zelenskyy dan Putin Dialog Damai Hentikan Perang

News | Minggu, 26 Juni 2022 | 10:30 WIB

Curhatan SBY ke Presiden Jokowi, Sebut Tak Boleh Arogan Soal Kritik: Dulu Saya Dihujat, Tapi Pemerintahan Tidak Jatuh

Curhatan SBY ke Presiden Jokowi, Sebut Tak Boleh Arogan Soal Kritik: Dulu Saya Dihujat, Tapi Pemerintahan Tidak Jatuh

Surakarta | Minggu, 26 Juni 2022 | 10:29 WIB

Kapan Jokowi ke Rusia dan Ukraina? Kedatangan RI 1 Disebut Jadi Juru Damai

Kapan Jokowi ke Rusia dan Ukraina? Kedatangan RI 1 Disebut Jadi Juru Damai

News | Minggu, 26 Juni 2022 | 06:46 WIB

Terpopuler: Motif 6 Pegawai Holywings Buat Promo Miras Bernada Penistaan Agama, Sejarawan Sebut JIS Predikat Proyek

Terpopuler: Motif 6 Pegawai Holywings Buat Promo Miras Bernada Penistaan Agama, Sejarawan Sebut JIS Predikat Proyek

Jakarta | Minggu, 26 Juni 2022 | 10:10 WIB

Presiden Jokowi akan Kunjungi Medan pada 7 Juli, Berikut Agendanya

Presiden Jokowi akan Kunjungi Medan pada 7 Juli, Berikut Agendanya

Sumut | Minggu, 26 Juni 2022 | 06:35 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×