Rumah Padat Karya Surabaya Serap Ratusan Tenaga Kerja dari Keluarga MBR untuk Entaskan Kemiskinan

Fabiola Febrinastri

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:00 WIB
Rumah Padat Karya Surabaya Serap Ratusan Tenaga Kerja dari Keluarga MBR untuk Entaskan Kemiskinan
Ilustrasi Rumah Padat Karya. (Dok: Pemprov Surabaya)

Suara.com - Masyarakat Surabaya terus menuai manfaat. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memaksimalkan keberadaan lahan aset yang tersebar di 31 kecamatan untuk Rumah Padat Karya. Bahkan lahan aset yang digunakan tersebut sudah menyerap ratusan tenaga kerja dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah sekitar.

Dari mulai lahan kosong, Bekas Tanah Kas Desa (BTKD), tambak, hingga Taman Hutan Raya (Tahura), dikelola MBR dengan bermacam-macam klasifikasi bidang usaha. Ada pertanian, perikanan, peternakan, laundry, cuci motor, jahit, potong rambut, kafe hingga budi daya maggot.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pola akhir dari Program Padat Karya adalah untuk mengentas kemiskinan di Kota Pahlawan. Caranya dengan memanfaatkan lahan aset yang ada di setiap wilayah untuk membuka lapangan kerja sebagai sumber pendapatan warga.

"Padat Karya adalah memancing. Bagaimana warga Surabaya dari MBR mau berusaha, mau bekerja. Dan ketika mereka bekerja, kita pastikan mendapatkan pendapatan yang layak Rp2-3 juta per bulan," kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Ilustrasi Rumah Padat Karya. (Dok: Pemprov Surabaya)
Ilustrasi Rumah Padat Karya. (Dok: Pemprov Surabaya)

Menurut dia, bentuk klasifikasi usaha di Rumah Padat Karya ini dapat disesuaikan dengan potensi yang ada di masing-masing wilayah. Misalnya, ketika ada lahan aset berupa tambak, maka itu dapat dikelola untuk bidang usaha perikanan. Demikian pula jika aset itu berupa lahan kosong, maka bisa dimanfaatkan untuk pertanian atau bidang lain.

"Pertama kita lihat, apa yang bisa kita lakukan untuk aset itu. Kedua, MBR atau yang belum mendapat pekerjaan kita tawarkan apa yang mereka inginkan. Nah kita sampaikan, bisa tidak kalau model (usaha) seperti ini," katanya.

Akan tetapi, dia menegaskan, bahwa keberadaan Rumah Padat Karya ini, yang lebih penting adalah bagaimana dapat menjadi sumber pendapatan warga, khususnya dari keluarga MBR. Wali Kota Eri Cahyadi menargetkan, setiap warga yang terlibat di Rumah Padat Karya dapat memperoleh pendapatan minimal Rp2 juta per bulan.

"Kalau sudah bisa berjalan, baru ditambah lagi. Nah kita utamakan yang MBR dulu, setelah itu baru kita bergerak ke yang lainnya," jelas dia.

Di sisi lain, wali kota yang lekat disapa Cak Eri ini juga meminta jajarannya untuk bisa membaca peluang ketika membuka Rumah Padat Karya di masing-masing wilayah. Misalnya, ketika di suatu wilayah sudah ada jenis usaha laundry, maka di lokasi lainnya diusahakan tidak membuka usaha serupa. Kecuali peluang jenis usaha itu memang masih ada.

baca juga

“Jadi kita juga harus pandai membaca marketnya, dan yang paling penting bagaimana warga ini bisa bergerak,” ujarnya.

Bagi dia, untuk membangun dan mensejahterakan warga Kota Surabaya tidak bisa menggunakan ego sektoral. Tapi harus dengan kekuatan kebersamaan dan gotong-royong. Nah ketika warga Surabaya bergotong-royong menggerakkan ekonomi kerakyatan, maka dia meyakini kota ini akan semakin maju dan makmur.

Ilustrasi Rumah Padat Karya. (Dok: Pemprov Surabaya)
Ilustrasi Rumah Padat Karya. (Dok: Pemprov Surabaya)

"Semoga Rumah Padat Karya ini dapat memberikan manfaat yang luar biasa kepada warga Surabaya," tuturnya.

Sekarang ini, Rumah Padat Karya sudah terdata di sistem aplikasi pemkot, sebanyak 20 jenis usaha. Dari 20 jenis usaha tersebut, sebanyak 305 jiwa dari keluarga MBR telah terserap sebagai tenaga kerja.

Akan tetapi, data tersebut masih bersifat dinamis, sebab Perangkat Daerah (PD) terkait di lingkup pemkot bersama dengan kecamatan masih terus melakukan entry data. Artinya, tenaga kerja yang sudah terserap melalui Program Padat Karya ini jumlahnya dimungkinkan bisa mencapai lebih dari ratusan jiwa.

Sejumlah Rumah Padat Karya yang telah terdata itu lokasinya tersebar di 31 kecamatan Surabaya. Diantaranya berada di Tahura Jeruk, Kecamatan Lakarsantri Surabaya, yang digunakan untuk usaha ayam pedaging, budidaya ikan patin dan pertanian jagung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Surabaya Buat Program Rumah Padat Karya, UMKM Cuci Mobil Ikut Buka Layanan Jasa

Pemkot Surabaya Buat Program Rumah Padat Karya, UMKM Cuci Mobil Ikut Buka Layanan Jasa

Otomotif | Kamis, 23 Juni 2022 | 08:43 WIB

Eri Cahyadi-Baznas Tebus Ijazah Pelajar SMA Sederajat Senilai Rp1,7 Miliar

Eri Cahyadi-Baznas Tebus Ijazah Pelajar SMA Sederajat Senilai Rp1,7 Miliar

News | Senin, 20 Juni 2022 | 12:00 WIB

Eri Cahyadi Perintahkan Para Pejabatnya Pasang Nomor Telepon di Balai RW

Eri Cahyadi Perintahkan Para Pejabatnya Pasang Nomor Telepon di Balai RW

Jatim | Kamis, 02 Juni 2022 | 19:00 WIB

Langka! Gubernur Khofifah dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Kian "Mesra"

Langka! Gubernur Khofifah dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Kian "Mesra"

Jatim | Rabu, 01 Juni 2022 | 11:39 WIB

E-Peken Go Publik, Belanja Kebutuhan Pokok di Surabaya Makin Mudah

E-Peken Go Publik, Belanja Kebutuhan Pokok di Surabaya Makin Mudah

News | Sabtu, 16 April 2022 | 20:00 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Masuk ke Mal Tunjungan Plaza Lihat Lokasi Kebakaran

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Masuk ke Mal Tunjungan Plaza Lihat Lokasi Kebakaran

Jatim | Rabu, 13 April 2022 | 21:47 WIB

Terkini

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:26 WIB

Imigrasi Sumut Jalin Sinergi dengan Pemkab Batubara untuk Hadirkan Layanan Keimigrasian

Imigrasi Sumut Jalin Sinergi dengan Pemkab Batubara untuk Hadirkan Layanan Keimigrasian

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:24 WIB

Tak Lagi Malu-malu, Haji Isam Kini Jadi Pengusaha Paling Banyak Mondar-mandir di Istana

Tak Lagi Malu-malu, Haji Isam Kini Jadi Pengusaha Paling Banyak Mondar-mandir di Istana

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:23 WIB

John Herdman Pusing Pilih 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persaingan Makin Ketat

John Herdman Pusing Pilih 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persaingan Makin Ketat

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:20 WIB

Cari Tablet 9,7 Inch Nyaman Digenggam? Ini 3 Pilihan Terbaik dengan Layar 120Hz, Harga Rp1 Jutaan

Cari Tablet 9,7 Inch Nyaman Digenggam? Ini 3 Pilihan Terbaik dengan Layar 120Hz, Harga Rp1 Jutaan

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:20 WIB

Transpuan Tak Minta Dilegalkan, Tapi Butuh Perlindungan Warga Negara

Transpuan Tak Minta Dilegalkan, Tapi Butuh Perlindungan Warga Negara

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:18 WIB

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Video | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:17 WIB

Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul

Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:14 WIB

Sebelum Pakai Cushion Harus Pakai Apa? Ini Urutannya agar Makeup Flawless dan Tahan Lama

Sebelum Pakai Cushion Harus Pakai Apa? Ini Urutannya agar Makeup Flawless dan Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:14 WIB

Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi

Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi

Kaltim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:13 WIB

×