Penjual Kambing dan Domba Curhat Penjualan Sepi Jelang Idul Adha, Terlebih Ada Imbas Wabah PMK

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 01 Juli 2022 | 17:20 WIB
Penjual Kambing dan Domba Curhat Penjualan Sepi Jelang Idul Adha, Terlebih Ada Imbas Wabah PMK
Ilustrasi hewan ternak, kambing, hewan kurban. (Pixabay/wiethase)

Suara.com - Penjual kambing dan domba mengeluh penjualan sepi karena imbas wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak. Menjelang Idul Adha, penjualan kambing dan domba sepi.

Keluhan itu diungkapkan pedagang pasar hewan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Penjualan mereka merosot.

Salah satunya dikeluhkan oleh Hasyim, seorang pedagang kambing dan domba di pasar hewan Kecamatan Besuk, kabupaten setempat.

Penjualannya tidak seperti tahun sebelumnya. Ia menyiapkan setidaknya belasan domba dan kurang dari 10 kambing untuk dijual pada hari raya kurban nanti.

"Kulakannya sudah beberapa bulan yang lalu. Saat ini masih laku paling dua ekor domba. Kalau domba kan murah, beda sama kambing. Meski begitu, sulit penjualannya," keluh Hasyim, saat ditemui di kandang kambing dan domba miliknya, Jumat (1/7/2022), dikutip dari TimesIndonesia (jaringan Suara.com).

Dengan adanya kesulitan penjualan tersebut, ia mengaku jika dirinya mengalami turun omzet cukup besar.

Bahkan lebih dari separuh dibanding tahun lalu. Biasanya dalam sepekan lagi saat tahun lalu, ia sudah mulai kulakan lagi kambing dan domba untuk dijual.

Meski jumlahnya tidak sebanyak penjualan pertama.

"Biasanya sepekan lagi sudah kembali kulakan. Nah, tahun ini tidak laku. Semua itu pengaruh adanya PMK. Tentunya omzet sangat turun drastis, bahkan kami kelimpungan," keluhnya lagi.

baca juga

"Bahkan rencana saya, mau saya jual dengan mengambil keuntungan minim. Bahkan jika dihitung dengan operasional perawatan dari sebelumnya bisa dikatakan rugi," ungkapnya.

Sejumlah ternak yang ia miliki, tidak ada yang terkena PMK.

Meski begitu, sulitnya penjualan dikhawatirkan, ternaknya lama-lama terserang PMK.

"Ya, sekarang belum kena. Takut belakangan terkena juga. Rugi malah yang didapat. Sebab, pembeli sekarang ngajeni (milih-milih). Mau yang sehat," tutur Hasyim.

Hal senada juga diungkap oleh Lailatul Qodar, salah satu pedagang yang juga asal Besuk.

Adanya PMK menyebabkan sejumlah pembeli enggan membeli ternak.

Para pembeli lebih membeli dari orang yang memang sudah dipercaya dan dikenal.

"Rata-rata pembeli yang pernah ambil ke saya datang lagi. Kalau pembeli baru, masih belum ada. Sekarang, dari sekitar 60 ekor kambing dan domba yang saya siapkan untuk hari raya kurban baru 25 yang terjual," kata Lailatul Qodar.

Ia menuturkan, sulitnya pembeli disebabkan dari maraknya isu daging yang terserang PMK tidak sehat.

Bahkan ada kabar, saat hewan ternak yang terserang PMK disembelih, dari dalam tubuhnya keluar ulat.

Hal ini menurutnya juga mempengaruhi minat pembeli domba dan kambing.

Meski adanya sejumlah kesulitan pada usahanya, ia mengatakan bahwa harga per ekor kambing maupun domba masih relatif stabil. Untuk domba dikisaran Rp 1,5 sampai Rp 2 juta. Sementara kambing berkisar Rp 3 sampai Rp 3,5 juta.

"Ayolah, sama sama cari makan, jangan dikabarkan seperti itu. Pemerintah sudah jelas menyampaikan, bahwa tidak perlu khawatir mengkonsumsi daging, asal dimasak dengan benar. Sekarang masyarakat masih takut untuk konsumsi daging sapi, domba dan kambing. Padahal ini sudah mendekati Hari Raya Idul Adha," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing

Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing

Sport | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?

Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:01 WIB

Mengenal Susu Kambing Etawa, Mulai dari Kandungan hingga Manfaatnya untuk Tubuh

Mengenal Susu Kambing Etawa, Mulai dari Kandungan hingga Manfaatnya untuk Tubuh

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Isu Pratikno Mundur Kembali Berembus, Mensesneg: Sakit Aja Nggak

Isu Pratikno Mundur Kembali Berembus, Mensesneg: Sakit Aja Nggak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Api Masih Berkobar di Bromo, Jalur Wisata Ditutup Sementara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024

Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Apa Arti Weton Tulang Wangi dalam Primbon Jawa?

Apa Arti Weton Tulang Wangi dalam Primbon Jawa?

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Perbandingan Skin Tint Somethinc vs Rose All Day, Mana yang Lebih Tahan Minyak?

Perbandingan Skin Tint Somethinc vs Rose All Day, Mana yang Lebih Tahan Minyak?

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:25 WIB

My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat

My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:25 WIB

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Api Sore Hari

Api Sore Hari

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

×