facebook

Duh! Emak-emak Tolak Paket COD Gegara Tak Punya Uang, Saat Didebat Malah Pukuli Kurir Pakai Pengki

Dany Garjito | Elvariza Opita
Duh! Emak-emak Tolak Paket COD Gegara Tak Punya Uang, Saat Didebat Malah Pukuli Kurir Pakai Pengki
Ilustrasi Kurir Mengantar Paket (Pexels/Kindel Media)

'Kan gue bilang, nggak ada uangnya. Lu udah disuruh pergi. Lu tuh bikin gue emosi, Bang,' kata ibu itu kala menolak paket COD yang dikirimkan kurir.

Suara.com - Paket cash on delivery alias COD kembali memakan korban. Kali ini bahkan kurir mengaku sampai dipukuli penerima paket menggunakan pengki.

Pemicu permasalahannya pun masih sama, yakni lantaran pembeli yang tidak berkenan menerima paket COD tersebut karena tidak mempunyai uang.

Perdebatan kurir dan ibu-ibu penerima paket inilah yang terlihat pada video unggahan akun Twitter @ndagels. Sejak awal durasi video, si kurir lantang mengkritik ibu-ibu yang dihadapinya karena sampai melakukan aksi anarkis semata demi menolak paket yang dikirimkannya.

"Nih, gebuk lagi, nih, nih," ujar sang kurir, seperti dikutip Suara.com pada Rabu (6/7/2022). "Digebuk pakai ginian, astaga."

Baca Juga: Idaman! Viral Ibu Kos Bagi-bagi Bingkisan ke Penghuni yang Ujian, Banjir Pujian

Tampak sang kurir menunjuk sebuah pengki merah di teras rumah, sementara si wanita penerima paket bersikeras menolak seluruh protes yang disampaikan kurir.

"Lu tuh bikin gua emosi, Bang," balas ibu-ibu itu, tidak terima sepenuhnya disalahkan oleh sang kurir. "Kan gua bilang, lu (udah disuruh) pergi, lu malah nanya ke orang."

"(Padahal) saya cuma nganter paket doang (tapi) digebuk. Orang tua saya aja nggak ngajarin gini."

"Kan gua bilang (paket ditolak karena) nggak ada uangnya."

Rupanya si pembeli merasa risih lantaran kurir yang tak kunjung pergi setelah paketnya ditolak. Sementara kurir dengan seragam merah itu mengaku masih mengonfirmasi kepada pihak-pihak terkait mengenai paket COD yang ditolak pembeli.

Baca Juga: Senam Agar Perut Rata dan Tanpa Lemak, Lelaki Ini Malah Bikin Warganet Salah Fokus

Ketika perkara pukul-memukul itu kembali diungkit, sang penerima paket menolak mengakuinya. "Nggak ada, nggak ada bukti videonya, jangan gitu deh," balas ibu-ibu itu.

Komentar