Laporan Keuangan 2021, Baznas Kembali Raih Opini WTP

Kamis, 07 Juli 2022 | 21:57 WIB
Laporan Keuangan 2021, Baznas Kembali Raih Opini WTP
Baznas mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). (Dok: Baznas)

Suara.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2021, setelah melalui proses audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) AR Utomo. Raihan ini menjadi pelengkap prestasi Baznas yang selalu memetik hasil WTP sejak berdiri tahun 2001 hingga kini. 

Penyerahan hasil audit laporan keuangan BAZNAS dilakukan, Kamis (7/7/2022), dihadiri oleh Ketua Baznas, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, Managing Partner Kantor Akuntan Publik (KAP) AR Utomo Ahmad Toha, serta Pimpinan Baznas RI.

"Bismillahirrahmanirrahim, atas berkat rahmat Allah, dengan ini secara simbolis kami menyerahkan laporan Hasil Audit atas Laporan Keuangan Baznas Tahun 2021 kepada ketua Baznas," ujar Managing Partner Kantor Akuntan Publik (KAP) AR Utomo Ahmad Toha. 

Ahmad menyampaikan, proses audit ini telah dilakukan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh institut Akuntan Publik Indonesia yang juga menjadi anggota dari International Audit Standards. 

"Sehingga dapat dikatakan bahwa hasil audit yang hari ini kami sampaikan adalah suatu proses audit yang sudah sesuai standar di Indonesia maupun internasional. Proses panjang itu kami lalui dari November 2021," ujar Toha. 

Dalam audit ini, Toha menjelaskan, pihaknya juga melakukan serangkaian perencanaan, verifikasi kepada pihak-pihak terkait dan diskusi-diskusi. "Sehingga kami cukup mengambil kesimpulan yakni suatu hasil berupa opini yang kami serahkan hari ini," terangnya.

"Alhamdulillah kami terima hasil audit Laporan Keuangan Baznas Tahun 2021 dari KAP AR Utomo. Semoga apa yang kita sudah lakukan ini dapat kita lanjutkan di masa-masa yang akan datang, dan insyaAllah Baznas akan mempertahankan audit dengan hasil WTP," papar Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA.

Noor mengatakan, dari mulai perencanaan sampai dengan pelaporan, hasil audit Laporan Keuangan Baznas tahun 2021 meraih opini WTP sebuah prestasi tertinggi di bidang keuangan yaitu Wajar Tanpa Pengecualian. 

"Dengan perolehan ini, apa yang sudah kami canangkan Baznas akan selalu mengedepankan prinsip Aman Syari, Aman Regulasi Aman NKRI yang dibuktikan secara administratif dengan audit syariah maupun audit independen," jelasnya.

Baca Juga: Masih Diperdebatkan, Begini Hukum Memberi Daging Kurban kepada Non Muslim

Menurutnya, hasil ini juga tentu untuk perbaikan dan sekaligus untuk memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Baznas. 

"Terima kasih kepada KAP AR Utomo yang telah berkenan secara profesional mengaudit Baznas. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan Baznas, Sestama, Deputi, Direktur, Kepala Divisi, Kepala Bagian, Kepala Biro yang selama ini telah melakukan kegiatan yang telah menjadi garis bersama Baznas sehingga tidak ada penyimpangan dan harus kita pertahankan bersama-sama di masa mendatang," kata Noor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI