Demi Keadilan Sosial, Pemprov DKI Kembangkan dan Kelola Air Bersih bagi Warga

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 11 Juli 2022 | 14:55 WIB
Demi Keadilan Sosial, Pemprov DKI Kembangkan dan Kelola Air Bersih bagi Warga
Ilustrasi Air Bersih. (Envato)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya menjalankan program pengembangan dan pengelolaan air bersih, untuk mewujudkan keadilan sosial berupa pelayanan air bersih kepada warganya. Dalam program ini, Pemprov DKI menugaskan salah satu BUMD, PAM Jaya, untuk melaksanakan program air bersih di Kampung Prioritas, yakni Tanah Merah, Kampung Guji Baru, Kampung  Sekretaris, Kampung Rawa Timur, Kampung Kerang Ijo, Blok Empang, dan Kampung Enceng.

“Pemilihan ketujuh lokasi itu telah sesuai dengan Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 878 Tahun 2018 tentang Gugus Tugas Pelaksanaan Penataan Kampung dan Masyarakat. Pada tahun 2022, PAM Jaya telah melaksanakan pelayanan air bersih di Kampung Prioritas,” kata Direktur Utama PAM Jaya, Syamsul Bachri Yusuf, Senin (11/7). 

Syamsul menerangkan, pekerjaan konstruksi di Kampung Guji Baru dan Kampung Rawa Timur akan dilakukan proses flushing dan pemasangan flow meter control, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan sambungan baru. Sedangkan pengerjaan proyek Tanah Merah II sudah mencapai 100% atau setara dengan 27.467 meter.

Sementara, di Kampung Prioritas Kerang Ijo, Kampung Blok Empang, dan Kampung Enceng, sedang dalam proses model ulang (redesign) terkait telah terbit Pergub No. 83 Tahun 2021 mengenai Tata Rancang Kota Kawasan Muara Angke.

Sebagai upaya pelayanan PAM Jaya hingga menunggu implementasi aturan baru agar masyarakat di wilayah tersebut tetap dapat menikmati layanan air bersih, direncanakan akan dibangun tujuh kios air tambahan tahun ini. Saat ini sudah terdapat tiga kios air eksisting di wilayah Muara Angke.

Kios Air

Selain menyediakan air bersih dengan memasang pipa, Pemprov DKI Jakarta juga menghadirkan air bersih untuk warga dengan program kios air bersih. Ide kios air ini bermula dari keprihatinan Pemprov DKI terhadap keluhan warga yang merasa kesulitan mendapatkan air bersih bagi kebutuhan hidup sehari-hari. Pemprov DKI menugaskan PAM Jaya untuk melaksanakan program yang telah dikembangkan sejak 2019 ini.

Pada rentang waktu 2019-2020, sebanyak 102 kios air telah dibangun yang tersebar di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Ratusan kios air ini memang sengaja disebar ke wilayah-wilayah yang belum dilalui akses perpipaan.

“Tahun ini, progres kios air bersih dilaksanakan secara bertahap. Tahap I, sebanyak 35 kios air siap dibangun. Tahap II, sebanyak 35 kios air sedang dalam proses lelang. Tahap III, masih dalam proses pencarian lokasi kios air. Saat ini, sudah terdapat 12 lokasi yang dipastikan akan segera dibangun,” jelasnya.

baca juga

Pada tahun ini, Pemprov DKI berencana menghadirkan 100 kios air di wilayah-wilayah yang sering mengalami krisis air bersih. Pembangunan 100 kios air bersih diharapkan menjadi salah satu solusi berkelanjutan terkait permasalahan krisis air bersih yang dialami warga di beberapa wilayah Jakarta. Air yang disediakan di kios air akan dijual dengan harga yang sangat terjangkau warga.

Bagi warga Blok Eceng, Muara Angke, misalnya, keberadaan fasilitas air bersih dari kios air PAM Jaya sangat bermanfaat. Masyarakat di kawasan ini sering mengalami banjir rob, yang mengakibatkan air persediaan menjadi payau dan tak layak minum. Bahkan, air setengah asin ini juga tak bisa dipakai untuk mencuci pakaian dan perabot makan minum.

Karena kondisi ini, kebutuhan air bersih warga di Blok Eceng harus dipenuhi dengan sangat mahal. Jumlah uang yang mesti dikeluarkan setiap bulan mencapai ratusan ribu rupiah per bulan hanya untuk air saja. Tak heran bila harga air di kawasan ini mencapai Rp15 ribu per tiga pikul, atau Rp5 ribu per 40 liter.

Selain memenuhi kebutuhan air bersih lewat air pikulan, warga juga rutin membeli air isi ulang dalam galon untuk minum atau air dalam kemasan. Hal ini dilakukan demi menjamin air yang mereka minum benar-benar murni, alias tidak terasa payau. Untuk membeli air galon isi ulang atau air dalam kemasan, satu keluarga bisa menghabiskan Rp13 ribu per hari.

Keprihatinan terhadap air bersih yang minim bagi warga di beberapa kawasan Jakarta membuat Bank DKI melakukan program tanggung jawab sosial (CSR), berupa 200 gerobak dan 1.000 jeriken air kepada warga Semanan, Jakarta Barat. Bantuan ini diberikan melalui pengelola kios air PAM Jaya Semanan pada pertengahan Juni 2022.

Ilustrasi Air Bersih. (Envato)
Ilustrasi Air Bersih. (Envato)

Subsidi Air

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Air Bersih Melanda Warga Kelurahan Gebang Jember Selama Dua Bulan

Krisis Air Bersih Melanda Warga Kelurahan Gebang Jember Selama Dua Bulan

Malang | Sabtu, 09 Juli 2022 | 08:00 WIB

Hari Ini hingga Idul Adha, Pemprov DKI Buka Gerai Vaksinasi di JIS, Catat Jamnya!

Hari Ini hingga Idul Adha, Pemprov DKI Buka Gerai Vaksinasi di JIS, Catat Jamnya!

Jakarta | Jum'at, 08 Juli 2022 | 07:00 WIB

Pemprov DKI Jakarta Evaluasi Izin ACT karena Dugaan Selewengkan Donasi Dana Umat

Pemprov DKI Jakarta Evaluasi Izin ACT karena Dugaan Selewengkan Donasi Dana Umat

Selebtek | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:09 WIB

Diduga Selewengkan Donasi Dana Umat, Izin ACT Dievaluasi Pemprov DKI Jakarta

Diduga Selewengkan Donasi Dana Umat, Izin ACT Dievaluasi Pemprov DKI Jakarta

Bali | Kamis, 07 Juli 2022 | 09:56 WIB

Meski Ada Penolakan, Pemprov DKI Tetap pada Keputusan Ubah 22 Nama Jalan di Jakarta

Meski Ada Penolakan, Pemprov DKI Tetap pada Keputusan Ubah 22 Nama Jalan di Jakarta

Jakarta | Kamis, 07 Juli 2022 | 07:00 WIB

Pemprov DKI Pusatkan Salat Idul Adha di JIS, Khatib KH Syukron Ma'mun dan Imam KH Muhammad Ali

Pemprov DKI Pusatkan Salat Idul Adha di JIS, Khatib KH Syukron Ma'mun dan Imam KH Muhammad Ali

Jakarta | Kamis, 07 Juli 2022 | 06:30 WIB

Terkini

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

Krisna Murti Bandingkan Sony Sanjaya dengan Bharada E: Pelaku Penembakan Saja Dapat JC

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:43 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:22 WIB

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:14 WIB

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:52 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:48 WIB

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:44 WIB

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB