Suara.com - Ketika Mary-Anne Paterson kehilangan ibunya karena kanker payudara, dia ingin membuat sesuatu untuk mengenangnya.
Sekarang wanita asal Townsville, Queensland, ini membuat perhiasan manik-manik dari abu jenazah ibunya.
"Ibu saya selalu ingin melakukan sesuatu yang berbeda, dia tak ingin abu jenazahnya terjebak dalam toples," ujar Mary-Anne.
"Untuk pemakamannya dia ingin merujuk ke lagu Another One Bites the Dust... Katanya dia akan menghantuiku jika meninggalkan abu jenazahnya di rak perapian," katanya.
Kini semakin banyak orang Australia memilih kremasi daripada pemakaman.
Sepanjang 2022 ini, sekitar 76 persen warga Queensland yang meninggal dunia dikremasi, bukan dikuburkan.
Meskipun sebagian orang lebih suka menyimpan abu jenazah keluarganya di dalam guci atau menyebarkannya di tempat yang mudah diingat, namun yang lain memilih untuk sedikit "kreatif."
Selain menjadikan abu jenazah sebagai bagian dari perhiasan, ada pula keluarga yang mencampurkannya dengan tinta untuk tato dan bahkan kembang api.
Hanya butuh bubuknya
Mary-Anne berharap untuk mewariskan perhiasan manik-manik yang dia buat itu kepada anak-anaknya.
"Untuk melakukan sesuatu yang istimewa seperti ini, bahkan mungkin saya bisa memakainya. Saya tahu ini terdengar aneh, tapi mengubah abu ini ke sepotong kaca yang indah, itu luar biasa," katanya.
Seorang pengrajin kaca, Alison Velvin, pertama kali mulai membuat "manik-manik kenangan" setelah dia kehilangan kucingnya tahun lalu.
"Saya ingin mengenakan abunya," kata Velvin.
Perhiasan manik-manik hanya membutuhkan sedikit abu, sekitar seperempat sendok teh.
"Kita harus menyaring abunya, jadi hanya bubuknya, jangan memasukkan abu yang kasar," jelsnya.
"Begitu laras kaca cair sudah terbentuk, kita hanya perlu menggulung gelas panas itu ke abu dan kemudian melelehkan lapisan kaca bening di atasnya," ujarnya.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Gempa Bumi Venezuela, PBB Siapkan 10 Ribu Kantong Jenazah
News | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:49 WIB
Pemandi Jenazah: Ketika Ritual Terakhir Menjadi Sumber Teror
Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:00 WIB
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB
Tragis! Jenazah Anak Perempuan Ditinggalkan dengan Surat Haru, Warga Gotong Royong Urus Pemakaman
Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:00 WIB
Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS
News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:03 WIB
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB
Nekat Gali Kuburan, Pria Ini Bawa Kerangka Kakaknya ke Bank Demi Cairkan Uang
Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 11:54 WIB
Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air
News | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:27 WIB
Viral di Madura, Jenazah Disebut Tak Boleh Dikubur Sebelum Utang Rp215 Juta Lunas
Video | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:56 WIB
Salat Jenazah Try Sutrisno Digelar di Masjid Agung Sunda Kelapa, Bahlil dan Prasetyo Hadi Hadir
News | Senin, 02 Maret 2026 | 12:56 WIB
Terkini
Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?
News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:59 WIB
Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG
News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:15 WIB
Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK
News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:06 WIB
Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu
News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:02 WIB
Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo
News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:50 WIB
Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela
News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:40 WIB
Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!
News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:38 WIB
KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut
News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:33 WIB
Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif
News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:31 WIB