Gadis Usia 25 Tahun Jadi Pemimpin KBIHU: Kali Pertama Berhaji, Bawa Puluhan Jemaah

Rifan Aditya, Rendy Adrikni Sadikin

Selasa, 26 Juli 2022 | 06:02 WIB
Gadis Usia 25 Tahun Jadi Pemimpin KBIHU: Kali Pertama Berhaji, Bawa Puluhan Jemaah
Eka Septianingrum (25 tahun), pemimpin Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) (Dok. MCH 2022)

Suara.com - Eka Septianingrum tampak sibuk. Dia langsung bergegas ketika ada seorang jemaah perempuan yang meminta bantuan diantar ke toilet. Dengan cepat, Eka pun lantas menemui perempuan yang tengah duduk di bangku Paviliun Terminal Haji Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah tersebut dan menggandengnya keluar menuju toilet.

Pagi kemarin, di antara ratusan jemaah haji 2022 asal Kota Metro, Lampung yang memadati area paviliun, Eka memang tampak lebih sibuk. Gadis ayu berkacamata ini bahkan aktif berkomunikasi dengan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk menanyakan jam boarding pesawat, tiket jemaah, bagasi dan lain sebagainya.

Eka memang bukan jemaah biasa. Di kloter 9 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) ini, Eka merupakan salah satu pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Dengan berstatus pimpinan, maka Eka pun wara wiri untuk mengatur jemaahnya agar tetap terpantau dan tak terpencar. Apalagi sebagian jemaahnya berusia sudah tua dan memiliki penyakit bawaan, sehingga butuh perhatian tinggi.

Beberapa jemaah juga tampak tak mau berjauhan dengan gadis berusia 25 tahun ini. Ini karena Eka menjadi tumpuan utama jemaah haji karena merupakan Ketua KBIHU Nurul Muttaqin. Di KBIH ini, ada 25 jemaah yang tergabung.

"Alhamdulillah dari awal sampai jelang pulang ini semua bisa saya dampingi dengan baik. Saya lega dan syukur sekali," ujar Eka kepada tim Media Center Haji.

Eka memang begitu bersyukur. Tak hanya karena perjalanan hampir rampung dan tiba di kampung halaman, penyelenggaraan haji kali ini baginya adalah pengalaman sangat berharga. Ini karena meski berstatus pembimbing, haji kali ini sejatinya adalah yang pertama baginya.

Awalnya Eka pun tak menyangka harus menjadi pembimbing haji secepat ini. Selain belum sekalipun berhaji atau umrah, dia juga tak pernah membawa jemaah hingga jumlahnya mencapai puluhan orang. Keberangkatannya ke Tanah Suci tahun ini adalah karena bentuk pertanggung jawaban ke jemaah selepas ayahnya, Ma'ruf Pujiono, meninggal dunia pada 2021 lalu.

Dia sendiri menurut nomor porsi baru akan berhaji pada 2024 mendatang. Namun Eka harus memenuhi undangan Allah untuk menunaikan rukun Islam ke-lima lebih cepat karena mengisi porsi dari ayahnya.

baca juga

"Bapak adalah pemimpin KBIHU. Karena bapak wafat saya mau gak mau menggantikannya dan harus siap," terang perempuan yang kini masih menjalani tugas akhir di Pascasarjana Universitas Aisyiyah Yogyakarta tersebut.

Eka adalah anak sulung dari empat bersaudara. Maka tak ada pilihan lain kecuali meneruskan KBIHU yang sudah dirintis ayahnya sejak 2006 itu.

Mendapat amanat dadakan ini, Eka tak ciut nyali. Dia mantap menggantikan posisi ayahnya. Untuk bimbingan atau manasik di Tanah Air, Eka menyiasati dengan mengundang petugas dari Kementerian Agama Kanwil Lampung dan sejumlah tokoh agama.

Kecekatannya dalam melakukan bimbingan ini membuat jemaah makin menaruh kepercayaan tinggi. Apalagi, di Tanah Suci, Eka juga tampak tak canggung mengurus jemaah untuk umrah sunat, pembayaran dam, tur dan lain sebagainya. Bahkan, khusus tur di Jeddah, Eka memboyong 25 jemaahnya dengan naik kereta cepat dari Mekkah.

"Kebetulan KBIHU kami punya tiga tim yang membantu selama jemaah di Tanah Suci, sebagian sepupu yang sudah lama tinggal di sini sehingga semua bisa lancar," kata alumnus jurusan kebidanan Universitas Malahayati Lampung ini.

Eka mengaku tak terlalu canggung. Apalagi sejak masa kuliah di Universitas Malahayati, dunia jasa travel telah mulai dijalaninya. Dengan memakai bendera Ari Tour, Eka mengaku telah beberapa kali membantu memberangkatkan pelancong backpacker. Tujuannya antara lain di Singapura, Hong Kong, Korea dan sebagainya. Bahkan dalam waktu dekat, Eka bakal memberangkatkan turis ke Turki.

Yang membuat Eka lebih bahagia, banyak jemaah haji senang atas layanannya. Karena selain memberi bimbingan ibadah dan wisata, dia juga membantu menjaga kesehatan jemaah. Keahliannya di bidang kebidanan membuat Eka banyak paham tentang bagaimana mengatasi sejumlah penyakit seperti kolesterol, darah tinggi, hingga diabetes mellitus.

"Bahkan saya bawa sendiri obat-obatan untuk membantu jemaah. Mereka sangat senang karena kapanpun bisa dimintai bantuan obat, konsultasi dan sebagainya," jelas Eka.

Tak hanya itu jemaah juga senang karena dia memberikan sejumlah bonus. Ongkos bus untuk mengambil miqat misalnya, sepenuhnya dia gratiskan. Eka pun tak meminta satu riyal pun uang living cost jemaah. Tiga titik miqat yakni Tan'im, Ji'ranah dan Hudaibiyah semuanya telah dirasakan jemaah. Belum lagi sejumlah destinasi wisata di Madinah dan Jeddah telah didatangi jemaahnya.

Baginya, biaya bimbingan yang dipungut dari jemaah saat di Tanah Air sudah cukup. Untuk itu, dia berkomitmen fokus memberikan pelayanan yang terbaik tanpa membebani jemaah.

Selama ibadah di Tanah Suci pula, Eka memastikan tidak ada jemaah yang sangat kelelahan.

"Umrah sunat misalnya saya batasi maksimal lima kali. Ini demi menjaga agar jemaah bisa beribadah dengan khusyuk, senang dan sehat," terangnya.

Meski muda dan pengalaman pertama, bagi Eka tak ada yang terlalu berat untuk dijalani selama di Tanah Suci. Tantangan yang muncul adalah menjaga kesabaran karena adanya perbedaan pendapat di antara jemaah atau jemaah yang meminta pendampingan khusus lantaran sakit dan sebagainya.

"Tapi selama semuanya dilandasi pikiran positif, semuanya ada jalan keluarnya," tuturnya.

Pengalaman membimbing 25 jemaah tahun ini, diakui Eka, jadi modal kuat baginya membesarkan KBIHU peninggalan ayahnya. Apalagi, pada 2023 sudah ada 20 jemaah yang bergabung ke KBIHU Nurul Muttaqin Kota Metro. Selain itu, Eka juga makin mantap menyelenggarakan perjalanan umrah.

"Saya ambil umrah setelah Agustus, agar ada waktu untuk istirahat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 26 Juli 2022, Ini Daftar Kloternya

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 26 Juli 2022, Ini Daftar Kloternya

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 05:53 WIB

Kisah Zurni Jemaah Haji dengan Alat Kruk di Lintasan Shafa Marwah

Kisah Zurni Jemaah Haji dengan Alat Kruk di Lintasan Shafa Marwah

News | Senin, 25 Juli 2022 | 14:12 WIB

60 Persen Gelombang Pertama Pulang ke Tanah Air, 73 Jemaah Wafat sampai Hari ke-52 Operasional Haji

60 Persen Gelombang Pertama Pulang ke Tanah Air, 73 Jemaah Wafat sampai Hari ke-52 Operasional Haji

News | Senin, 25 Juli 2022 | 14:06 WIB

Selamat Tiba di Tanah Air, Begini Momen Haru Rombongan Jemaah Haji Sujud Syukur Usai Turun dari Pesawat

Selamat Tiba di Tanah Air, Begini Momen Haru Rombongan Jemaah Haji Sujud Syukur Usai Turun dari Pesawat

Hits | Senin, 25 Juli 2022 | 14:34 WIB

Terkini

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×