Said Didu Sebut Pemerintah Lakukan Pembiaran dengan Oknum Islamophobia, Mahfud MD Tegas Membantah

Dany Garjito, Fita Nofiana

Rabu, 27 Juli 2022 | 11:23 WIB
Said Didu Sebut Pemerintah Lakukan Pembiaran dengan Oknum Islamophobia, Mahfud MD Tegas Membantah
Menteri Polhukam Mahfud MD - kejanggalan kasus polisi tembak polisi (Instagram/@mohmahfudmd)

Suara.com - Mantan Sekertaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu menyatakan bahwa phobia islam atau islamphobia dibiarkan di oleh pemerintah.

Hal ini dinyatakan sendiri oleh Said Didu melalui akun Twitternya pada Selasa (26/7/2022).

"Sudah terbantahkan, bahwa Islamophobia memang ada di Indonesia dan sepertinya yang melakukan hal tersebut dibiarkan oleh pemerintah," tulis Said Didu.

Cuitan Said Didu sendiri menanggapi pernyataan Mahfud MD yang menyebutkan bahwa pemerintah tidak menebar narasi Islamofobia.

Cuitan Said Didu (Twitter/msaid_didu)
Cuitan Said Didu (Twitter/msaid_didu)

Menurut Mahfud, seorang yang melontarkan Islamofobia adalah Permadi Arya alias Abu Janda, bukan pemerintah.

Ungkapan Said Didu tersebut kemudian ditanggapi langsung oleh Menteri Polhukam, Mahfud MD. Menurutnya, pernyataan Said Didu yang menyatakan bahwa pemerintah melakukan pemberian pada Islamophobia adalah salah.

"Pak Didu, kalau mau komentar baca dulu ya. Anda selalu salah. Saya bilang kalau yang dimaksud Islamophobia itu kebencian dan ketakutan pemerintah terhadap Islam maka itu tidak ada," tulis Mahfud MD.

"Wong umat Islam di Indonesia sudah bebas masuk dalam berbagai lapangan polsosbud dan institusi-institusi Islam tumbuh pesat," tambahnya.

Lebih lanjut Mahfud MD menyebutkan bahwa jika ada yang bilang soal Islamophbia seperti misalnya Abu Janda, itu bukanlah dari pemerintah namun orang secara pribadi.

Cuitan Said Didu dibalas Mahfud MD (Twitter/mohmahfudmd)
Cuitan Said Didu dibalas Mahfud MD (Twitter/mohmahfudmd)

"Ada yang bilang di salib ada jin kafir. Itu bukan fobia negara, tapi pernyataan orng. Yang bilang kadrun, cadar, Arab itu misalnya Abu Janda, bukan Pemerintah," tulis Mahfud MD.

"Kalau dari orang ke orang secara privat fobia itu tertuju terhadap semua agama. Tapi pemerintah tidak benci, tidak takut, tidak fobi terhadap Islam," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngakak! Bingung Minyaknya Berwarna Hijau, Nenek Ini Masak Gunakan Hal Tak Terduga

Ngakak! Bingung Minyaknya Berwarna Hijau, Nenek Ini Masak Gunakan Hal Tak Terduga

Tekno | Rabu, 27 Juli 2022 | 09:18 WIB

Viral MUA Lupa Datang saat Pernikahan, Pengantin Wanita Terpaksa Lakukan Ini

Viral MUA Lupa Datang saat Pernikahan, Pengantin Wanita Terpaksa Lakukan Ini

Lifestyle | Rabu, 27 Juli 2022 | 09:28 WIB

Terpopuler: Viral Kedongkolan Warga kepada ABG Citayam Fashion Week, Heboh Uang Rp 500 Juta Baim Wong untuk Bonge

Terpopuler: Viral Kedongkolan Warga kepada ABG Citayam Fashion Week, Heboh Uang Rp 500 Juta Baim Wong untuk Bonge

Bekaci | Rabu, 27 Juli 2022 | 09:10 WIB

Terkini

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:56 WIB

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:47 WIB

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:42 WIB

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:14 WIB

Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha

Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:13 WIB