Sebut Wajar Gerindra Ambil Posisi Capres jika Koalisi, Elite PKB: Cak Imin Cawapres

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 28 Juli 2022 | 15:07 WIB
Sebut Wajar Gerindra Ambil Posisi Capres jika Koalisi, Elite PKB: Cak Imin Cawapres
Ketum Gerindra Prabowo Subianto disebut wajar dapat posisi capres dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar cawapres. [Foto: Antara]

Suara.com - Elite Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut tidak masalah kalau Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin jadi calon wakil presiden jika berkoalisi dengan Gerindra. Ini dikarenakan kursi gerindra di parlemen lebih banyak dari PKB.

"Ya kalau koalisi PKB Gerindra, tentu fatsun politiknya Gerindra secara kursi 78. Artinya, ketika koalisi dibangun tentu juga berbasis pada fatsun politik. PKB 58 kursi," kata Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Syaiful Huda saat dihubungi wartawan, Kamis (28/7/2022).

"Jadi kalau Gerindra ngambil kursi capres ya itu wajar. Dan PKB ngambil posisi cawapres sangat wajar. Karena bagian dari fatsun politik," sambungnya.

Huda menyebut sampai sejauh ini tak ada nama lain selain Cak Imin yang akan dimajukan PKB dalam Pilpres 2024 nanti.

"Ya kalau sampai hari ini kita nggak ada figur lain PKB," tuturnya.

Kendati begitu, Huda menyebut terkait rencanan kalisi dengan PKB - Gerindra belum belum ada keputusan soal pasangan calon yang akan diusung di Pilpres 2024 mendatang. Namun, nama yang sama-sama didorong dari kedua partai itu belum berubah.

"Ya tentu sampai hari ini kan dari berbagai pertemuan kita tidak ada (deal soal capres-cawapres), belum ada figur lain selain pak Prabowo dan Gus Muhaimin," tandasnya.

Rencana Deklarasi

Sebelumnya, dua partai yakni Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) siap melakukan deklarasi berkoalisi di Pilpres 2024. Namun, yang menjadi pertanyaan siapa figur yang akan menjadi pasangan calon presiden dan calon wakil presidennya.

baca juga

Berdasarkan peluang dua tokoh yang kerap didorong maju dari dua parpol tersebut yakni Prabowo Subianto dan Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Menanggapi hal itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut memang Gerindra dan PKB akan mendeklarasikan berkoalisi pada 13 Agustus 2022 mendatang.

Namun soal siapa yang akan diusung menjadi pasangan calon presiden dan wakil presidennya, Dasco meminta semua pihak menunggu.

"(Soal capres-cawapresnya) Nanti tunggu tanggal mainnya kalau itu, soal deklarasi kan," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/7/2022).

Sementara di sisi lain, Dasco menjelaskan, bahwa rencana deklarasi itu akan dibarengi dengan agenda Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra. Dalam forum itu, nantinya Prabowo akan diumumkan sebagai calon presiden.

Menurut Dasco, pelaksanaan Rapimnas Gerindra sedianya digelar 30 Juli 2022, namun usai bertemu pihak PKB, Gerindra memutuskan untuk menunda agenda tersebut dan menggesernya berbarengan dengan deklarasi berkoalisi.

"Akhirnya kemudian Rapimnas pencapresan dan pengumuman koalisi akan dilakukan pada tanggal 13 Agustus," tuturnya.

Lebih lanjut, Dasco mengatakan, forum Rapimnas Gerindra hanya akan ambil keputusan untuk mengumumkan siapa calon presiden. Sementara soal calon wakil presiden, menurutnya ada forum lagi tersendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai 17 Agustus KIB Mulai Bicara Capres, Cari Sosok yang Bisa Teruskan Legacy Jokowi

Usai 17 Agustus KIB Mulai Bicara Capres, Cari Sosok yang Bisa Teruskan Legacy Jokowi

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 14:06 WIB

Terpopuler: Pecah Tangis Ibunda Brigadir J, Sekolah di Kaki Gunung Tangkuban Perahu Terancam Bubar

Terpopuler: Pecah Tangis Ibunda Brigadir J, Sekolah di Kaki Gunung Tangkuban Perahu Terancam Bubar

Jabar | Kamis, 28 Juli 2022 | 09:18 WIB

Ahmad Muzani Ungkap Alasan Lain Di Balik Mundurnya Rapimnas Gerindra

Ahmad Muzani Ungkap Alasan Lain Di Balik Mundurnya Rapimnas Gerindra

News | Kamis, 28 Juli 2022 | 09:14 WIB

Wacana PDI Perjuangan Koalisi dengan Nasdem, Surya Paloh Kasih Jawaban Mengejutkan

Wacana PDI Perjuangan Koalisi dengan Nasdem, Surya Paloh Kasih Jawaban Mengejutkan

Jabar | Kamis, 28 Juli 2022 | 09:09 WIB

Terpopuler: Jubir Prabowo Soal Aksi Cinta Laura Pungut Sampah, Komnas HAM Beberkan Hasil Investigasi Kematian Brigadir J

Terpopuler: Jubir Prabowo Soal Aksi Cinta Laura Pungut Sampah, Komnas HAM Beberkan Hasil Investigasi Kematian Brigadir J

Bekaci | Kamis, 28 Juli 2022 | 09:30 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB