Ketua DPR AS Nancy Pelosi Tiba Di Taiwan, China Meradang

Bangun Santoso

Rabu, 03 Agustus 2022 | 08:35 WIB
Ketua DPR AS Nancy Pelosi Tiba Di Taiwan, China Meradang
Ketua DPR AS Nancy Pelosi tiba di Taiwan, Selasa (2/8/2022) malam. (Foto: AFP)

Suara.com - Delegasi anggota Kongres Amerika yang dipimpin Ketua DPR Nancy Pelosi Selasa (2/8/2022) malam mendarat di Taiwan, meskipun ada peringatan dari China yang akan menanggapi secara militer lawatan itu. Delegasi Pelosi tiba di Bandara Songshan Taipei sebelum jam 11 malam waktu setempat, disambut langsung oleh para pejabat Taiwan.

Dalam pernyataan tertulis yang dikeluarkan setelah kedatangannya, Pelosi mengatakan “lawatan delegasi Kongres ke Taiwan adalah untuk menghormati komitmen teguh Amerika guna mendukung demokrasi Taiwan yang menggelora.” Ditambahkannya, “lawatan ini merupakan salah satu dari beberapa lawatan delegasi Kongres ke Taiwan – dan hal ini sama sekali tidak bertentangan dengan kebijakan Amerika sejak lama.”

Menurut laporan media lokal, Pelosi dijadwalkan bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan sejumlah anggota parlemen senior hari Rabu (3/8). Selama beberapa minggu ini media telah berspekulasi soal apakah Pelosi, yang merupakan kritikus terkemuka terhadap China, akan singgah di Taiwan dalam lawatannya ke Asia.

China Meradang

China telah mengingatkan bahwa lawatan itu akan menjadi pelanggaran yang tidak dapat diterima atas apa yang dilihatnya sebagai kedaulatan China di kepulauan yang memiliki pemerintahan sendiri itu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying hari Selasa (2/8) menyebut rencana lawatan itu sebagai hal yang “bodoh, berbahaya dan pertaruhan yang tidak perlu.” “Sulit membayangkan langkah yang lebih ceroboh dan provokatif,” tegas Hua dalam konferensi pers reguler.

Meskipun delegasi Kongres Amerika secara rutin berkunjung ke Taiwan, China mengingatkan akan memberikan tanggapan “keras” terhadap kunjungan semacam itu, sehingga memicu kekhawatiran terjadinya krisis besar di Selat Taiwan. Mengutip sumber-sumber anonim, kantor berita Reuters melaporkan sejumlah pesawat tempur dan kapal perang China mendekati garis atau batas median Selat Taiwan.

Sumber itu mengatakan pesawat tempur China melakukan gerakan taktis yang “sangat provokatif” dengan menyentuh garis pemisah tidak resmi kedua wilayah itu, sebelum akhirnya berputar kembali ke sisi lain di Selat Taiwan. Taiwan menerbangkan sebuah pesawat untuk memantau situasi itu.

China Hukum Taiwan

Dalam suatu upaya nyata untuk menghukum Taiwan menjelang lawatan Pelosi, China melarang pengiriman dari lebih dari 100 eksportir makanan Taiwan, demikian laporan media-media Taiwan hari Selasa. Anggota parlemen dari partai berkuasa di Taiwan, Wang Ting-yu, mengkritisi larangan itu dan menulis di Twitter bahwa “kami tidak akan terintimidasi oleh penggunaan perdagangan sebagai senjata oleh China.”

Taiwan juga menjadi korban serangan dunia maya. Situs utama pemerintah Taiwan tidak dapat diakses dan diganti dengan pesan “502 ERROR.” Situs kepresidenan juga tidak berfungsi. Kantor kepresidenan Taiwan mengatakan pihaknya telah menjadi sasaran serangan siber dari luar negeri.

Pejabat-pejabat Gedung Putih pada hari Senin (1/8) menyerukan kepada China untuk menahan diri dari tindakan provokasi apapun. “Tidak ada alasan bagi China untuk mengubah potensi lawatan yang konsisten dengan kebijakan Amerika sejak lama menjadi semacam konflik krisis atau menggunakannya sebagai alasan untuk meningkatkan kegiatan militer agresif di atau sekitar Selat Taiwan,” ujar pejabat Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby.

Sementara berbicara dalam konferensi pers di Moskow, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengecam lawatan Pelosi ke Taiwan, dan menyebutnya sebagai “satu lagi langkah provokatif pemerintah Amerika yang berharap dapat menambah tekanan pada Beijing."

Kebijakan Satu China

Taiwan dan China berpisah pada tahun 1949 setelah komunis memenangkan perang saudara di daratan. Kedua pihak mengatakan mereka tetap satu negara, tetapi berbeda pandangan soal pemerintah mana yang berhak atas kepemimpinan nasional. Kedua pemerintahan tidak memiliki hubugan resmi, tetapi dihubungkan oleh perdagangan dan investasi bernilai miliaran dolar.

Amerika mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taipeh ke Beijing pada tahun 1979, tetapi mempertahankan hubungan informal dengan pulau itu. Amerika diwajibkan oleh hukum federal untuk memastikan bahwa Taiwan memiliki sarana untuk membela diri.

“Kebijakan Satu China” atau “One China Policy” yang dijalankan Amerika menyatakan bahwa Amerika tidak mengambil sikap pada status kedua pihak tetapi ingin agar perselisihan di antara keduanya diselesaikan secara damai. Beijing mempromosikan kebijakan alternatif “Prinsip Satu China” atau “One China Principle,” yang menyatakan bahwa mereka adalah satu negara dan Partai Komunis adalah pemimpinnya.

Anggota-anggota Kongres Amerika telah secara terbuka mendukung minat Pelosi untuk melawat ke Taiwan meskipun ada tentangan dari China. Mereka tidak ingin terlihat Amerika menyerah pada China.

Beijing menilai kontak resmi Amerika dengan Taiwan sebagai dorongan untuk menjadikan kemerdekaan pulau itu secara de facto selama puluhan tahun sebagai sesuatu yang permanen. Namun, sejumlah pemimpin Amerika telah menyatakan bahwa mereka tidak akan mendukung itu.

Nancy Pelosi – pemimpin salah satu dari tiga cabang pemerintah Amerika saat ini – adalah pejabat terpilih Amerika dengan peringkat tertinggi yang mengunjungi Taiwan sejak Ketua DPR Newt Gingrich pada tahun 1997. (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situs Kepresidenan Taiwan Kena Serangan Siber, Jelang Kunjungan Pelosi

Situs Kepresidenan Taiwan Kena Serangan Siber, Jelang Kunjungan Pelosi

Tekno | Rabu, 03 Agustus 2022 | 08:05 WIB

China Keluarkan Peringatan Navigasi Pra Latihan di Laut Bohai

China Keluarkan Peringatan Navigasi Pra Latihan di Laut Bohai

News | Selasa, 02 Agustus 2022 | 21:11 WIB

Merasa Dimanfaatkan, Jiang Chen Bongkar Kebobrokan Wen Sheng

Merasa Dimanfaatkan, Jiang Chen Bongkar Kebobrokan Wen Sheng

Your Say | Selasa, 02 Agustus 2022 | 18:23 WIB

3 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memutuskan Pelihara Hamster

3 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memutuskan Pelihara Hamster

Your Say | Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:26 WIB

7 Fakta Puing-Puing Roket China Jatuh dan Ditemukan di Kalimantan

7 Fakta Puing-Puing Roket China Jatuh dan Ditemukan di Kalimantan

News | Selasa, 02 Agustus 2022 | 14:29 WIB

Liu Yifei dan Jing Tian Sering Disebut Pakai Kekuatan Orang Dalam, Kenapa?

Liu Yifei dan Jing Tian Sering Disebut Pakai Kekuatan Orang Dalam, Kenapa?

Your Say | Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:58 WIB

Tampan dan Berkepribadian Baik, Xiao Zhan Dipuji oleh Warganet

Tampan dan Berkepribadian Baik, Xiao Zhan Dipuji oleh Warganet

Your Say | Selasa, 02 Agustus 2022 | 12:36 WIB

Terkini

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina

News | Senin, 01 Juni 2026 | 23:46 WIB

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:56 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:41 WIB

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:39 WIB

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:00 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:18 WIB

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:03 WIB