Kemlu Sebut Jumlah Korban Penyekapan WNI di Kamboja Menjadi 129 Orang

Ria Rizki Nirmala Sari, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:33 WIB
Kemlu Sebut Jumlah Korban Penyekapan WNI di Kamboja Menjadi 129 Orang
Sejumlah tenaga kerja Indonesia atau TKI diduga menjadi korban penyiksaan di Kamboja. Hal tersebut terungkap setelah video diduga TKI disiksa di Kamboja, viral di media-media sosial. [Instagram]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan perkembangan terkini terkait jumlah korban penyekapan, penipuan dan perdagangan manusia di perusahaan online scammer di Kamboja.

Direktur Perlindungan WNI Judha Nugraha mengatakan jumlah korban WNI saat ini menjadi 129 orang. Judha menyebut kalau 129 orang tersebut sudah diselamatkan oleh KBRI.

"Kami mencatat bahwa angkanya terus bertambah dari hari ke hari, kalau teman-teman ikuti, sejak awal awalnya laporan kita terima ada 53 dan kemudian naik menjadi 60, 68, 70 dan hingga hari ini menjadi 129. 129 orang yang telah diselamatkan di KBRI," ujar Judha dalam Press Briefing Kemlu, Jumat (5/8/2022).

Judha menuturkan pada Kamis (4/8/2022), Menlu RI Retno Marsudi telah melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Kamboja Krolahom Sar Kheng di Phnom Penh, Kamboja.

Dalam pertemuan tersebut Retno menyampaikan beberapa hal. Pertama yakni permintaan untuk bisa melakukan percepatan repatriasi para WNI yang menjadi korban penipuan online scam.

Poin kedua yakni terkait dengan penanganan kasus-kasus serupa yang mungkin masih.

"Langkah ketiga adalah langkah-langkah pencegahan. Jadi ada tiga hal, percepatan, penanganan kasus kasus serupa, ketiga adalah langkah-langkah pencegahan," papar Judha.

Secara khusus Retno juga mendorong percepatan penyelesaian perundingan nota kesepahaman antara Indonesia dan Kamboja terkait dengan pemberantasan kejahatan lintas batas.

Judha menyebut dalam hal ini telah disepakati untuk segera bisa mempercepat proses perundingan MoU tersebut.

baca juga

Sehingga dalam pertemuan antara Menlu Retno dan Mendagri Kamboja, diharapkan nota kesepahaman menjadi dasar bagi kerjasama yang lebih erat antara Indonesia dan Kamboja.

"Utamanya terkait dengan langkah-langkah pencegahan, terkait dengan langkah-langkah perlindungan terhadap korban, penegakan hukum dan terkait harmonisasi kebijakan antara Indonesia dan Kamboja sehingga kasus-kasus dugaan TPPO dapat kita tekan seminimal mungkin," ucap Judha.

Selain itu, Judha menyampaikan kalau Mendagri Kamboja menyambut baik hal-hal yang disampaikan Menlu RI Retno.

"Dalam hal ini Mendagri Kamboja, menyambut baik bahwa hal-hal yang sudah disampaikan Bu Menlu dan mendukung proses percepatan repatriasi dan juga percepatan penyelesaian MoU dan juga penanganan kasus-kasus serupa."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Disekap, Situasi Mencekam Ratusan WNI Terpaksa Harus Kencing di Botol

Masih Disekap, Situasi Mencekam Ratusan WNI Terpaksa Harus Kencing di Botol

Poptren | Kamis, 04 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Warga Binjai di Kamboja Diduga Disekap dan Dianiaya

Warga Binjai di Kamboja Diduga Disekap dan Dianiaya

Sumut | Kamis, 04 Agustus 2022 | 17:52 WIB

Tanpa Kepastian, 6 Kru Kapal MV Sky Fortune Asal Indonesia Terlantar di Filipina

Tanpa Kepastian, 6 Kru Kapal MV Sky Fortune Asal Indonesia Terlantar di Filipina

Indotnesia | Kamis, 04 Agustus 2022 | 13:32 WIB

Masih Disekap di Shihanoukville Kamboja, Ratusan WNI Kebingungan dengan Situasi Mencekam

Masih Disekap di Shihanoukville Kamboja, Ratusan WNI Kebingungan dengan Situasi Mencekam

Video | Kamis, 04 Agustus 2022 | 10:30 WIB

Miris! Enam WNI Tertahan di Laut Filipina selama 7 Bulan dan Tak Pernah Terima Gaji, Begini Respon KBRI Manila

Miris! Enam WNI Tertahan di Laut Filipina selama 7 Bulan dan Tak Pernah Terima Gaji, Begini Respon KBRI Manila

Jabar | Kamis, 04 Agustus 2022 | 12:15 WIB

Ratusan WNI Masih Disekap di Shihanoukville Kamboja, Keadaannya Mencekam Hingga Kencing di Botol

Ratusan WNI Masih Disekap di Shihanoukville Kamboja, Keadaannya Mencekam Hingga Kencing di Botol

Jawa Tengah | Kamis, 04 Agustus 2022 | 09:23 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×