Kemlu: 12 dari 129 WNI Korban Penyekapan di Kamboja akan Dipulangkan ke Tanah Air pada Tahap Pertama

Ria Rizki Nirmala Sari, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:39 WIB
Kemlu: 12 dari 129 WNI Korban Penyekapan di Kamboja akan Dipulangkan ke Tanah Air pada Tahap Pertama
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Judha Nugraha. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melaporkan total sebanyak 129 WNI yang menjadi korban penyekapan, penipuan dan perdagangan manusia di perusahaan online scammer, Kamboja telah berhasil diselamatkan. Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha mengatakan dari 129 WNI tersebut, 12 diantaranya akan dipulangkan pada hari ini untuk tahap pertama.

"Sebagai hasil konkrit pada hari ini, akan dipulangkan 12 warga negara Indonesia yang menjadi korban penipuan online scam. Ini adalah tahap pertama sebagai hasil konkrit pembahasan kemarin," ujar Judha dalam Press Briefing Kemlu, Jumat secara virtual, Jumat (5/8/2022).

Judha mengungkapkan alasan hanya ada 12 WNI yang dipulangkan pada tahap pertama. Menurutnya hal tersebut dilakukan lantaran ada kendala keterbatasan penerbangan.

Hal tersebut kata Judha karena bersamaan dengan penyelenggaraan ASEAN Ministerial Meeting di Phnom Penh.

"Memang ada kendala yaitu keterbatasan flight. Sebab pada saat yang bersamaan ada AMM yang dilakukan di Phnom Penh sehingga banyak penerbangan yang penuh," tutur dia.

Judha menyebut WNI perempuan menjadi prioritas Kemlu untuk pemulangan tahap pertama. 

"Yang paling cepat yang bisa kita lakukan pemulangan pada hari ini 12 orang kita utamakan adalah perempuan," ungkap Judha.

Selain itu, Judha memaparkan tahap pemulangan WNI korban penyekapan, penipuan dan perdagangan manusia di perusahaan online scammer, Kamboja selanjutnya akan dilakukan pada Sabtu (6/8/2022) dan Senin (8/8/2022)

"Tahap selanjutnya kami akan lakukan, insya Allah pada hari Sabtu dan Senin," ucap Judha.

baca juga

Lebih lanjut, Judha menyebut pasca ketibaan 12 WNI tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kementerian lembaga terkait, untuk proses rehabilitasi dan reintegrasi korban ke keluarga masing-masing. Adapun Kemlu dalam hal ini bekerjasama dengan Kementerian Sosial.

"Jadi 12 orang tersebut akan diinapkan sementara waktu di rumah perlindungan trauma center," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemlu Sebut Jumlah Korban Penyekapan WNI di Kamboja Menjadi 129 Orang

Kemlu Sebut Jumlah Korban Penyekapan WNI di Kamboja Menjadi 129 Orang

News | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:33 WIB

Masih Disekap, Situasi Mencekam Ratusan WNI Terpaksa Harus Kencing di Botol

Masih Disekap, Situasi Mencekam Ratusan WNI Terpaksa Harus Kencing di Botol

Poptren | Kamis, 04 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Masih Disekap di Shihanoukville Kamboja, Ratusan WNI Kebingungan dengan Situasi Mencekam

Masih Disekap di Shihanoukville Kamboja, Ratusan WNI Kebingungan dengan Situasi Mencekam

Video | Kamis, 04 Agustus 2022 | 10:30 WIB

Ratusan WNI Masih Disekap di Shihanoukville Kamboja, Keadaannya Mencekam Hingga Kencing di Botol

Ratusan WNI Masih Disekap di Shihanoukville Kamboja, Keadaannya Mencekam Hingga Kencing di Botol

Jawa Tengah | Kamis, 04 Agustus 2022 | 09:23 WIB

Bertemu 62 WNI Korban Penipuan di Kamboja, Menlu Retno Sampaikan ini

Bertemu 62 WNI Korban Penipuan di Kamboja, Menlu Retno Sampaikan ini

Purwokerto | Selasa, 02 Agustus 2022 | 21:32 WIB

Menlu RI Bertemu 62 WNI Korban Penyekapan di Kamboja

Menlu RI Bertemu 62 WNI Korban Penyekapan di Kamboja

Sumbar | Selasa, 02 Agustus 2022 | 18:09 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×