Akui Makin Intens dengan PKS-NasDem Bangun Koalisi Pilpres, AHY: Mudah-mudahan Ada Jalan Kebersamaan

Ria Rizki Nirmala Sari | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 16:11 WIB
Akui Makin Intens dengan PKS-NasDem Bangun Koalisi Pilpres, AHY: Mudah-mudahan Ada Jalan Kebersamaan
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ditemui di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2022). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, mengatakan kalau partainya kekinian semakin intens melakukan penjajakan membangun koalisi bersama PKS dan Partai NasDem untuk Pilpres 2024. Ia mengaku chemistry ketiga parpol tersebut semakin terbangun.

"Teman-teman juga bisa mengikuti sebetulnya demokrat ini terbuka berkomunikasi dengan semua partai politik. tetapi akhir-akhir ini tentu kami juga cukup Intens untuk berkomunikasi dengan partai PKS dan Partai Nasdem," kata AHY ditemui di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2022).

Ia menyampaikan, intensnya komunikasi yang dibangun tersebut untuk menyatukan visi-misi yang sama, menyatukan platform untuk bisa membawa berbagai perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik untuk Indonesia.

Apalagi, kata dia, kekinian Indonesia sedang menghadapi tantangan di sana-sini. Menurutnya, hal itu menjadi tugas bersama membawa perubahan.

"Karena itu ini tugas kita bersama kami ingin terus membicarakan hal itu sehingga bisa sama-sama mencari solusi karena ini bukan hanya masalah hari ini tetapi juga bisa berdampak sekian tahun mendatang. jadi koalisi yang kami Insya Allah akan terus bangun adalah koalisi yang bisa menghadirkan solusi-solusi terbaik untuk permasalahan masyarakat hari ini dan ke depan," tuturnya.

Adapun memang ia mengakui bahwa pertemuan antar tiga parpol tersebut tidak melulu selalu terpublikasi atau kerap kali dilakukan secara tertutup.

"Ya, sebetulnya pertemuan terus dilakukan tidak selalu terlihat di kamera jadi lebih banyak yang tertutup dan secara parsial. tetapi Kami ingin menyampaikan bahwa komunikasi berjalan dengan sangat baik chemistry semakin terbangun dan mudah-mudahan ada jalan kebersamaan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar ke KPU, AHY Target Demokrat Raih 15 Persen Suara di Pemilu 2024

Daftar ke KPU, AHY Target Demokrat Raih 15 Persen Suara di Pemilu 2024

Jakarta | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:56 WIB

Daftar ke KPU Ikut Pemilu 2024, AHY Beberkan Target Demokrat: Raih 3 Besar, Ingin Bangkit dari Keterpurukan 2014-2019

Daftar ke KPU Ikut Pemilu 2024, AHY Beberkan Target Demokrat: Raih 3 Besar, Ingin Bangkit dari Keterpurukan 2014-2019

News | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:42 WIB

Sebelum Daftar Pemilu 2024 ke KPU, AHY Kumpulkan 34 Ketua DPD Demokrat

Sebelum Daftar Pemilu 2024 ke KPU, AHY Kumpulkan 34 Ketua DPD Demokrat

Jakarta | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 14:51 WIB

Bawa Rombongan Satu Bus, AHY-Ibas Pimpin Langsung Demokrat Daftar Ikut Pemilu 2024 ke KPU

Bawa Rombongan Satu Bus, AHY-Ibas Pimpin Langsung Demokrat Daftar Ikut Pemilu 2024 ke KPU

News | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 14:07 WIB

Sebelum Datangi KPU Daftar Ikut Pemilu 2024, AHY Kumpulkan 34 Ketua DPD Demokrat Serukan untuk Kompak

Sebelum Datangi KPU Daftar Ikut Pemilu 2024, AHY Kumpulkan 34 Ketua DPD Demokrat Serukan untuk Kompak

News | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:53 WIB

Soal Gejolak di Internal, Anggota Majelis Tinggi Demokrat: Kader yang Mundur Itu Tidak Loyal Terhadap Aturan

Soal Gejolak di Internal, Anggota Majelis Tinggi Demokrat: Kader yang Mundur Itu Tidak Loyal Terhadap Aturan

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 17:28 WIB

Terkini

Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi

Benjamin Netanyahu Siap-siap Sidang Korupsi Lagi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:57 WIB

Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino

Bulog: Stok Beras Nasional 4,6 Juta Ton Tersebar Merata, Ketahanan Pangan Aman Hadapi El Nino

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:52 WIB

Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan

Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:52 WIB

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:39 WIB

Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun

Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:33 WIB

Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat

Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:31 WIB

Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap

Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:28 WIB

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:24 WIB

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:44 WIB

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:38 WIB